Astra Daihatsu Motor

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

PT Astra Daihatsu Motor atau biasa disingkat dengan ADM adalah Agen Tunggal Pemegang Merk mobil Daihatsu di Indonesia. Sebagai ATPM, ADM merupakan satu-satunya perusahaan yang berhak mengimpor, merakit dan membuat kendaraan bermerk Daihatsu di Indonesia. ADM merupakan perusahaan joint venture antara Daihatsu Motor Company dengan Astra International yang ada sejak tahun 1978.

Kendaraan bermerk Daihatsu yang di jual di Indonesia dan dipasarkan oleh Astra adalah Daihatsu Zebra, Ceria, Charade, Taft, Feroza, Taruna, Xenia, Terios, Sirion, Gran Max, Luxio dan Ayla.

Kendaraan Daihatsu sepenuhnya didistribusikan oleh Astra melalui Divisi Daihatsu Sales Operation yang memiliki 137 jaringan penjualan di seluruh Indonesia, di mana 71 outlet penjualan merupakan cabang langsung dari Astra.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengawali sejarahnya pada tahun 1973. Pada tahun 1973, Astra mendapatkan hak untuk mengimpor kendaraan Daihatsu ke Indonesia. Pada tahun 1976, PT Astra International ditunjuk menjadi agen tunggal, importir dan distributor tunggal kendaraan Daihatsu di Indonesia.

PT Astra International, Daihatsu Motor Co., Ltd. dan Nichimen Corporation bersama-sama mendirikan pabrik pengepresan plat baja, PT Daihatsu Indonesia pada tahun 1978. Kemudian pada tahun 1983, pabrik mesin PT Daihatsu Engine Manufacturing Indonesia (DEMI) didirikan. Pada tahun 1987, PT Nasional Astra Motor didirikan sebagai agen tunggal dan pengimpor kendaraan Daihatsu menggantikan posisi PT Astra International. Kemudian pada tahun 1992, PT Astra Daihatsu Motor didirikan melalui penggabungan 3 perusahaan yaitu PT Daihatsu Indonesia, PT Daihatsu Engine Manufacturing Indonesia dan PT National Astra Motor.

Milestone[sunting | sunting sumber]

  • 1973 : Astra mendapat hak untuk mengimpor produk Daihatsu ke Indonesia.
  • 1976 : PT Astra International ditunjuk sebagai agen tunggal, importir, dan distributor tunggal kendaraan Daihatsu di Indonesia.
  • 1978 : Didirikan pabrik pengepresan plat baja, PT Daihatsu Indonesia sebagai perusahaan patungan PT Astra International, Daihatsu Motor Co.,Ltd. dan Nichimen.
  • 1983 : Didirikan Pabrik Mesin, PT Daihatsu Engine Manufacturing.
  • 1987 : PT Nasional Astra Motor didirikan sebagai agen tunggal dan importir kendaraan Daihatsu di Indonesia menggantikan PT Astra International.
  • 1992 : PT Astra Daihatsu Motor didirikan melalui merger 3 perusahaan, yaitu PT Daihatsu Indonesia, PT Daihatsu Engine Manufacturing Indonesia, dan PT National Astra Motor.
  • 1996 : Didirikan pabrik pengecoran alumunium di KIIC, karawang, Jawa Barat.
  • 1998 : Pembelian Pabrik perakitan dari PT Gaya Motor. Sejak saat itu ADM memiliki 4 pabrik yaitu, pabrik pengepresan plat baja, mesin, pengecoran, dan perakitan
  • 2004 : Diluncurkan Xenia Avanza yang merupakan produk kolaborasi antara Toyota Astra Motor dan Astra Daihatsu Motor.
  • 2005 : Produksi Astra Daihatsu Motor yang ke 1 juta kendaraan.
  • 2006 : Meluncurkan Rush dan Terios yang merupakan produk kolaborasi kedua antara Toyota dan Daihatsu.
  • 2007 : Peningkatan kapasitas produksi menjadi 211.000 unit per tahun sekaligus memperingati ulang tahun Daihatsu ke 100 tahun.
  • 2008 : Ekspor perdana Daihatsu Gran Max ke Jepang.
  • 2013 : Produksi Astra Daihatsu Motor Yang ke 3 juta kendaraan, dimana 1.518.726 kendaraan adalah Avanza dan Xenia.[1], Peluncuran Kendaraan LCGC Ayla dan Agya bentuk Kolaborasi ketiga Daihatsu dan Toyota

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]