Asam laurat
| Asam laurat | |
|---|---|
|
Asam dodekanoat
|
|
|
Nama lain
asam n-dodekanoat; asam dodesilat; asam dodekoat; asam laurostearat; asam vulvat; Asam 1-Undekanakarboksilik; ;
C12:0 (Jumlah lipid) |
|
| Identifikasi | |
| Nomor CAS | [143-07-7] |
| PubChem | |
| Sifat | |
| Rumus molekul | C12H24O2 |
| Massa molar | 200.31776 |
| Penampilan | bubuk putih |
| Bau | slight odor of bay oil |
| Densitas | 0.880 g/cm3 |
| Titik lebur |
43.2 °C[1] |
| Titik didih |
298.9 °C |
| Kelarutan dalam air | 0.006 g/100 mL (20 °C) |
| Indeks bias (nD) | 1.423 |
| Viskositas | 7.30 mPa·s at 323 K |
| Bahaya | |
| NFPA 704 | |
| Titik nyala | ≥ 110 °C |
| Senyawa terkait | |
| Senyawa terkait | Gliseril laurat |
| Kecuali dinyatakan sebaliknya, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25°C, 100 kPa) |
|
Asam laurat atau asam dodekanoat adalah asam lemak jenuh berantai sedang (Ing. middle-chained fatty acid, MCFA) yang tersusun dari 12 atom C. Sumber utama asam lemak ini adalah minyak kelapa, yang dapat mengandung 50% asam laurat, serta minyak biji sawit (palm kernel oil). Sumber lain adalah susu sapi.
Asam laurat memiliki titik lebur 44 °C dan titik didih 225 °C sehingga pada suhu ruang berwujud padatan berwarna putih, dan mudah mencair jika dipanaskan. Rumus kimia: CH3(CH2)10COOH, berat molekul 200,3 g.mol-1. Asam ini larut dalam pelarut polar, misalnya air, juga larut dalam lemak karena gugus hidrokarbon (metil) di satu ujung dan gugus karboksil di ujung lain. Perilaku ini dimanfaatkan oleh industri pencuci, misalnya pada sampo. Natrium laurilsulfat adalah turunan yang paling sering dipakai dalam industri sabun dan sampo.
Pada Industri Kosmetik, Asam Laurat ini berfungsi sebagai Pengental, pelembab dan pelembut
Referensi [sunting]
- ^ Lide, D. R., ed. (2005). CRC Handbook of Chemistry and Physics (ke-86 ed.). Boca Raton (FL): CRC Press. ISBN 0-8493-0486-5.
