1 (angka)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
0 1 2
−1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Kardinal satu
Ordinal ke-1
(kesatu; pertama)
Faktorisasi 1
Pembagi 1
Romawi I
Angka Romawi (unicode) Ⅰ, ⅰ
Yunani prefix mono- /haplo-
Latin prefix uni-
Biner 12
Ternary 13
Quaternary 14
Quinary 15
Senary 16
Oktal 18
Duodesimal 112
Heksadesimal 116
Vigesimal 120
Base 36 136
Greek numeral α'
Persian ١ - یک
Arabic ١
Urdu ۱
Ge'ez
Bengali & Assamese
Chinese numeral 一,弌,壹
Korean 일, 하나
Devanāgarī (ek)
Telugu
Tamil
Kannada
Ibrani א (alef)
Khmer
Thai
Malayalam

1 (satu) adalah sebuah angka, sistem bilangan, dan nama dari glyph yang mewakili angka tersebut. Angka ini merupakan bilangan asli di antara 0 dan 2.
Angka ini mewakili hal tunggal. Satu kadang-kadang disebut sebagai tunggal atau unit. Sebagai angka ordinal ditulis: ke-1 dan dibaca kesatu, atau juga dipakai istilah-istilah pertama dan sulung.

Dalam matematika[sunting | sunting sumber]

Untuk angka x:

x·1 = 1·x = x (Hal ini menunjukkan bahwa 1 merupakan angka identitas dalam perkalian - semua bilangan dikali 1 hasilnya adalah bilangan itu sendiri).
x/1 = x (Semua bilangan dibagi 1 hasilnya adalah bilangan itu sendiri)
x1 = x (Semua bilangan pangkat 1 hasilnya adalah bilangan itu sendiri)
1x = 1 (1 pangkat bilangan apapun hasilnya tetap 1)
Untuk x yang bukan 0, x0 = 1
x↑↑1 = x dan 1↑↑x = 1 (lihat tetrasi).

Di dalam sistem bilangan riil, angka 1 dapat diwakili oleh dua macam cara sebagai angka desimal berulang: 1,000... dan 0.999... . Lihat artikel tentang 0,999... untuk penjelasan lebih lanjut mengenai hal ini.

Di dalam axiom Peano atau representasi Von Neumann tentang bilangan natural, angka 1 didefinisikan sebagai himpunan {0}. Himpunan ini memiliki kardinalitas 1 dan urutan hereditas 1. (Himpunan yang hanya memiliki satu anggota saja disebut himpunan tunggal).

Di dalam buku Principia Mathematica, matematikawan Alfred North Whitehead dan Bertrand Russell mendefinisikan angka 1 sebagai himpunan seluruh himpunan tunggal.

Angka 1 merupakan faktorial, pangkat dua, pangkat tiga (dan seterusnya) angka itu sendiri (karena 1 × 1 × ... × 1 = 1). Angka 1 juga merupakan angka figurasi yang pertama untuk setiap jenisnya (baik itu angka segitiga, angka segilima, angka segienam beraturan, maupun yang lainnya).

Karena identitas perkalian yang dimilikinya, maka jika f(x) adalah sebuah fungsi perkalian, maka f(1) pasti hasilnya 1.

Angka 1 juga merupakan angka pertama dan kedua dalam deretan Fibonacci, dan merupakan angka pertama dalam banyak deretan-deretan yang lain di dalam matematika.

Angka 1 merupakan perkalian kosong.

Angka 1 adalah bilangan bulat positif ganjil terkecil.

Angka 1 merupakan salah satu angka pembagi harmonis.

Angka 1 seringkali dipakai untuk mewakili pernyataan 'benar' dalam sistem Boolean pada ilmu komputer.

Angka 1 merupakan sebuah bilangan prima (walaupun saat ini sedang dikaji ulang apakah benar 1 termasuk di dalam bilangan prima dan bilangan komposit). Definisi bilangan prima adalah bahwa bilangan tersebut hanya dapat dibagi oleh angka 1 dan bilangan itu sendiri. Angka 1 dapat tidak dianggap sebagai bilangan prima karena angka 1 merupakan satu-satunya bilangan prima yang hanya memiliki satu pembagi.

Angka 1 merupakan satu dari tiga kemungkinan hasil dari fungsi Möbius. Jika sebuah bilangan bulat yang tanpa kuadrat dengan jumlah faktor prima genap dimasukkan ke dalam fungsi Möbius, maka hasilnya adalah satu. (Kemungkinan lain dari fungsi tersebut menghasilkan -1 atau 0).

Angka 1 merupakan satu-satunya bilangan ganjil yang di dalam batas fungsi Euler φ(x), untuk x = 1 dan x = 2.

Angka 1 termasuk salah satu dari angka perkalian sempurna.

Angka 1 merupakan hasil dari sinus π/2 radian dan cosinus 0 radian.

Angka 1 merupakan digit pertama paling umum di dalam berbagai himpunan data, sebagai konsekuensi dari hukum Benford.

Deretan bilangan natural selalu berakhir dengan angka 1 (konjektur Collatz).

Lihat pula −1.

Daftar perhitungan sederhana[sunting | sunting sumber]

Perkalian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 50 100 1000
1 \times x 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 50 100 1000
Pembagian 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 \div x 1 0.5 0.\overline{3} 0.25 0.2 0.1\overline{6} 0.\overline{1}4285\overline{7} 0.125 0.\overline{1} 0.1 0.\overline{0}\overline{9} 0.08\overline{3} 0.\overline{0}7692\overline{3} 0.0\overline{7}1428\overline{5} 0.0\overline{6}
x \div 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
Pemangkatan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 ^ x\, 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
x ^ 1\, 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Dalam ilmu pengetahuan[sunting | sunting sumber]

Fisika[sunting | sunting sumber]

  • Disama-dengankan 'c' atau kecepatan cahaya, dalam notasi Heaviside untuk meringkaskan perhitungan.
  • Faktor dalam rasio untuk konversi unit.
  • Jumlah rasio kepadatan untuk sebuah alam semesta datar.

Kimia[sunting | sunting sumber]

Biologi[sunting | sunting sumber]

Astronomi[sunting | sunting sumber]

Dalam agama[sunting | sunting sumber]

Dalam kebudayaan[sunting | sunting sumber]

  • Orang Yunani Kuno tidak menganggap '1' sebagai angka; mereka menganggapnya sebagai 'unit', angka 2 merupakan angka yang pertama karena mewakili perkalian.
  • Pada zaman modern, '1' melambangkan persatuan, kebersamaan, tidak adanya perbedaan atau diskriminasi, misalnya "Kita adalah satu".
  • Sesuatu disebut unik jika hanya ada satu saja di dunia.
  • Dalam kebudayaan yang berlatar belakang Kristen, seseorang hanya dapat memiliki satu orang pacar saja dan hanya dapat menikah pada satu orang istri/suami saja - ini disebut dengan istilah monogami. Menikah dengan istri/suami lebih dari satu (poligami) biasanya dilarang oleh hukum di dalam kelompok masyarakat ini.
  • Di dalam sistem jam, jam 1:00 menandakan bahwa tepat satu jam telah berlalu sejak tengah malam (tengah malam atau tengah hari pada sistem 12-jam).

Dalam musik[sunting | sunting sumber]

  • 1 menandakan nada do.

Dalam olahraga[sunting | sunting sumber]

  • 1 biasanya merupakan nomor punggung penjaga gawang dalam olahraga sepak bola.
  • Di dalam kejuaraan balam mobil Formula 1, nomor 1 biasanya digunakan untuk mobil yang menjuarai kejuaraan tersebut tahun lalu.

Dalam teknologi[sunting | sunting sumber]

  • 1 merupakan nomor regional DVD untuk Amerika Serikat dan Kanada.
  • Di dalam komputer bersistem Windows, tombol F1 biasanya digunakan untuk menampilkan jendela bantuan.
  • Dalam telepon genggam, nomor 1 biasanya digunakan untuk bermacam-macam tanda dalam menulis SMS.
  • 1 merupakan kode telepon negara AS.
  • Dalam ASCII, 1 merupakan karakter kosong yang melambangkan awal tulisan (Start of Heading - SOH).
  • Lebar rel kereta api normal adalah 1 meter.

Dalam bidang-bidang lain[sunting | sunting sumber]

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Ejaan Indonesia lama menggunakan kata satoe sebelum akhirnya diganti menjadi satu dengan ejaan Soewandi.

Penulisan[sunting | sunting sumber]

een Bahasa Afrikaan
një Bahasa Albania
(واحد (١ wahed Bahasa Arab
een (één) Bahasa Belanda
jedan Bahasa Bosnia
едно Bahasa Bulgaria
jedna Bahasa Ceko
en Bahasa Denmark
üks Bahasa Estonia
yksi Bahasa Finlandia
ien Bahasa Frisia
ek Bahasa Hindi
egy Bahasa Hungaria
אחד (ז), אחת (נ)י Bahasa Ibrani
one Bahasa Inggris
einn Bahasa Islandia
aon (a haon) Bahasa Irlandia
uno Bahasa Italia dan Bahasa Spanyol
一(いち), 一つ(ひとつ) Bahasa Jepang
eins Bahasa Jerman
ondu Bahasa Kannada
하나, 일(一) Bahasa Korea
jedan Bahasa Kroasia
unum Bahasa Latin
viens Bahasa Latvia
vienas Bahasa Lithuania
еден Bahasa Makedonia
satu Bahasa Melayu
wieħed Bahasa Malta
нэг Bahasa Mongolia
chhi Bahasa Nepal
en (ein) Bahasa Norwegia
un Bahasa Perancis
yek Bahasa Persia
jeden Bahasa Polandia
um Bahasa Portugal
unu Bahasa Romania dan Bahasa Esperanto
один Bahasa Russia
jeдaн Bahasa Serbia
ena Bahasa Slovenia
moja Bahasa Swahili
en (ett) Bahasa Swedia
isa Bahasa Tagalog (Filipina)
ondru Bahasa Tamil
okati Bahasa Telugu
หนึ่ง Bahasa Thai
一(yī) Bahasa Tionghoa
bir Bahasa Turki
một Bahasa Vietnam
ένας Bahasa Yunani

Lihat pula[sunting | sunting sumber]