Yusuf bin Abdurrahman al-Fihri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Yusuf bin Abdurrahman al-Fihri (711-759) adalah wali (gubernur) Narbonne di Septimania dan nantinya gubernur Al-Andalus dari tahun 747 hingga 756, yang berkuasa secara merdeka setelah runtuhnya kekhalifahan Umayyah di Damaskus pada 750.

Dalam masa jabatannya, Al-Fihri menyelenggarakan sebuah sensus,[1] yang termasuk pembuatan daftar pembayar pajak dan jizyah oleh Uskup Hostegesis. Uskup Hostegesis selanjutnya berkunjung setiap tahun untuk memastikan pajak-pajak dibayar dengan benar.[2]

Al-Fihri juga memimpin perang melawan bangsa Basque di Pamplona pada 755, tetapi gagal.[3] Sejarawan P. Guichard menuduhnya memiliki sentimen kesukuan yang mengerikan dan konon memperkosa dua budak Abdurrahman I untuk menjatuhkan kehormatannya, dalam pertikaian faksi-faksi di Al-Andalus pada masa itu.[4]

Yusuf al-Fihri dikalahkan oleh Abdurrahman I pada Pertempuran Musarah (Maret 756) di luar kota Kordoba.[5] Abdurrahman I adalah bangsawan Bani Umayyah yang melarikan diri dari Bani Abbasiyah yang berkuasa di Timur Tengah. Abdurrahman I kemudian menjadi amir pertama Kordoba dengan julukan Ad-Dakhil (yang masuk).

Silsilah[sunting | sunting sumber]

Silsilahnya adalah Yusuf bin Abdurrahman bin Habib bin Abi Ubaidah bin Uqbah bin Nafi' al-Fihri. Kakeknya, Uqbah bin Nafi', adalah penakluk Arab Maghrib, pendiri kota Kairouan, dan gubernur Ifriqiya pada masa kekhalifahan Muawiyah bin Abu Sufyan. Kakeknya, Habib, adalah pembunuh Abdul Aziz bin Musa bin Nushair. Ayahnya, Abdurrahman adalah salah satu dari mereka yang memasuki Al-Andalus dengan pasukan Balj bin Bisyr al-Qusyairi. Dia mencoba untuk mendapatkan kursi pemerintahan, dan ketika gagal, dia melarikan diri ke Ifriqiya. Di sana dia bisa melengserkan gubernurnya dan berhasil menjadi pemimpinnya. Yusuf sendiri mengambil alih kota Narbonne pada masa pemerintahan gubernur Abdul Malik bin Qathan, dan bersekutu dengan Maurontus, Adipati Provence. Dan dia bertempur dengan kaum Frank, di mana dia merebut Arles dan Avignon.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Wolf, Kenneth Baxter (2000). Conquerors and Chroniclers of Early Medieval Spain. Liverpool University Press, ISBN 0-85323-554-6, p. 156.
  2. ^ Imamuddin, S. M. (1981). Muslim Spain - 711-1492 A.D: A Sociological Study. Brill Academic Publishers. ISBN 90-04-06131-2, p. 58.
  3. ^ Trask, R. Larry (1996). The History of Basque. London: Routledge. ISBN 0-415-13116-2, p. 12.
  4. ^ Scales, Peter C. (1994). The Fall of the Caliphate of Cordoba: Berbers and Andalusis in Conflict Diarsipkan 2022-08-19 di Wayback Machine.. Brill Academic Publishers. ISBN 90-04-09868-2, p. 66.
  5. ^ Al-Sulami, Mishal Fahm (2004). The West and Islam: Western Liberal Democracy Versus the System of Shura. London: Routledge. ISBN 0-415-31634-0, h. 207.
Didahului oleh:
Tsuabah bin Salamah Al-Judzami
Wali Al-Andalus
747–756
Diteruskan oleh:
Abdurrahman I
(sebagai Amir Kordoba)