Bangsa Yunani Bizantium

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Yunani Bizantium)
Lompat ke: navigasi, cari

Bangsa Yunani Bizantium atau Bangsa Bizantium adalah warga negara Yunani atau yang di-Helenisasi-kan pada abad pertengahan di Kekaisaran Bizantium (Kekaisaran Romawi Timur), yang utamanya terpusat di Konstantinopel, selatan Balkan, kepulauan Yunani, Asia Minor (sekarang Turki), Siprus dan pusat-pusat perkotaan besar di Levant dan utara Mesir. Sepanjang Abad Pertengahan, bangsa Yunani Bizantium mengidentifikasikan dirinya sendiri sebagai Romaioi atau Romioi (bahasa Yunani: Ῥωμαῖοι, Ρωμιοί, artinya "bangsa Romawi") dan Graikoi (Γραικοῖ, artinya "bangsa Yunani"), namun disebut sebagai "bangsa Bizantium", "bangsa Romawi Bizantium" dan "bangsa Yunani Bizantium" dalam historiografi modern.

Terminologi[sunting | sunting sumber]

Pada kebanyakan masa pada Abad Pertengahan, bangsa Yunani Bizantium mengidentifikasikan diri mereka sendiri sebagai Romaioi (Yunani: Ρωμαίοι, "bangsa Romawi", yang artinya warga negara Kekaisaran Romawi), sebuah istilah yang berasal dari bahasa Yunani yang menjadi sinonim dari bangsa Kristen Yunani.[1][2] Mereka juga mengidentifikasikan diri mereka sendiri sebagai Graikoi (Yunani: Γραικοί, "bangsa Yunani");[3] sebuah etnonim yang digunakan untuk keperluan referensial dirikecuali dalam korespondensi politik Bizantium resmi sebelum Perang Salib Keempat pada 1204.[4] Nama kuno Hellene secara umum digunakan sebagai sinonim dari "pagan" dan digunakan kembali sebagai etnonim pada zaman Bizantium Pertengahan (abad ke-11).[5]

Budaya[sunting | sunting sumber]

Bahasa[sunting | sunting sumber]

Naskah Uncial, dari sebuah manuskrip Alkitab abad ke-4.

Secara linguistik, bahasa Bizantium atau bahasa Yunani abad pertengahan berada di antara fase Hellenistik (Koine) dan modern dari bahasa tersebut.[6] Sejak awal zaman Hellenistik, bahasa Yunani menjadi bahasa perdagangan dari kalangan elit terdidik dari Mediterania Timur, yang aslinya digunakan di selatan Balkan, kepulauan Yunani, Asia Minor, dan koloni-koloni Yunani kuno dan Hellenistik dari Selatan Italia, Laut Hitam, barat Asia dan utara Afrika.[7] Pada permulaan milenium Bizantium, bahasa koine (Yunani: κοινή) masih menjadi dasar dalam penulisan Yunani dan Kristen, sementara bahasa Attik menjadi bahasa filsuf dan orator.[8]

Karena agama Kristen menjadi agama dominan, bahasa Attik mulai digunakan dalam penulisan Kristen sebagai tambahan dan sering diintersperserkan dengan bahasa Yunani koine.[8] Selain itu, dari abad ke-6 sampai abad ke-12, Attik masih dimasukkan dalam sistem pendidikan; sementara perubahan tambahan dari pemakaian bahasa tersebut terjadi pada awal dan pertengahan zaman Bizantium.[8]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pembentukan etnis, keagamaan dan politik[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Kutipan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Harrison 2002, hlm. 268: "Romawi, Yunani (jika tidak digunakan dalam esensi 'pagan'-nya) dan Kristen menjadi istilah sinonim, berlawanan dengan kata 'bangsa asing', 'bangsa barbar', 'infidel'. Warga negara Kekaisaran tersebut, yang saat ini kebanyakan beretnis dan berbahasa Yunani, sering disebut ό χριστώνυμος λαός ['bangsa yang berlambangkan nama Kristus']."
  2. ^ Earl 1968, hlm. 148.
  3. ^ Dindorfius 1870, "Prisci Fragmenta", hlm. 305 ("Γραικὸς μὲν εἴναι τὸ γένος"); Paulus orang Silentiari. Descriptio S. Sophiae et Ambonis, 425, Line 12 ("χώρος όδε Γραικοίσι"); Theodore the Studite. Epistulae, 419, Line 30 ("ἐν Γραικοίς").
  4. ^ Angelov 2007, hlm. 96 (including footnote #67); Makrides 2009, Chapter 2: "Christian Monotheism, Orthodox Christianity, Greek Orthodoxy", p. 74; Magdalino 1991, Chapter XIV: "Hellenism and Nationalism in Byzantium", p. 10.
  5. ^ Cameron 2009, hlm. 7.
  6. ^ Alexiou 2001, hlm. 22.
  7. ^ Goldhill 2006, hlmn. 272–273.
  8. ^ a b c Alexiou 2001, hlm. 23.

Sumber[sunting | sunting sumber]

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]

Templat:Yunani Bizantium Templat:Topik Kekaisaran Bizantium