Wirotaman, Ampelgading, Malang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Wirotaman
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Timur
Kabupaten Malang
Kecamatan Ampelgading
Pemerintahan
 • Kepala desa ahmad Sholeh
Kodepos 65183
Luas ... km²
Jumlah penduduk ... jiwa
Kepadatan ... jiwa/km²

Selayang Pandang Desa Wirotaman

Wirotaman adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Terletak di sebelah barat Kecamatan Ampelgading dengan batas-batas wilayah sebagai berikut: Sebelah barat =Kecamatan Tirtoyudo Sebelah Utara =Desa Tamanasri dan Desa Sonowangi Sebelah Timur =Desa Sonowangi Sebelah Selatan = Sungai Kromo (kedung kromo, Kecamatan Tirtoyudo) Sebagian besar penduduknya ber-mata pencaharian sebagai Petani, Buruh tani, Pedagang, dan sebagian kecil sebagai Pedagang. Hasil Bumi terbesar adalah Kopi, Pisang, Cengkeh, Nilam (minyak nilam, dll. Pada sektor peternakan, produksi hewan ternak adalah Kambing, Sapi, Lele Ayam, dll. Sarana-Sarana: Sarana Pendidikan: Terdapat tiga sekolah dasar di Desa tersebut, yaitu: SDN Wirotaman 01, SDN Wirotaman 02, SDN Wirotaman 03, sedang untuk Tingkat SMP berada di Desa lain. Listrik: Listrik PLN telah menjangkau di seluruh Desa Wirotaman Air: Sarana air bersih PAM-Desa telah menjangkau di 86% wilayah Desa yang sebelumnya merupakan daerah susah air bersih. merupakan perjuangan Kepala Desa Wirotaman Bapak Sugeng Harianto Kepala Desa Ke 5 (lima) yang juga masih Menantu Bpk Senari Kepala Desa ke 2 yang sebelumnya dipimpin Oleh Bpk Suradi kepala Desa ke 2 (dua)sebelumnya Desa Wirotaman di pimpin oleh Bpk Siswo seorang TNI asal lumajang Namun Hanya kurang lebih empat bulan dia kembali ke Lumajang PAM-Desa juga merupakan hasil Swadaya Masyarakat Desa dan Dana bantuan dari Pemerintah melalui Program WISLIC. Pengambilan air sangat jauh, karena mata air berada di sekitar lereng Gunung Semeru. Sedangkan untuk 14% daerah yang tidak terjangkau oleh PAM-Desa adalah wilayah yang mudah mendapatkan air bersih. Jalan: pada tanggal 06 April 2014 Kabupaten Malang mengelar Pemilihan Kepala Desa secara serentak yang diikuti 225 Desa di antaranya desa wirotaman PILKADES pada tanggal tersebut di Desa Wirotaman di ikuti oleh 3 (tiga) orang calon 1. Ahmad Sholeh seorang Pemuda Desa wirotaman Pengurus UPK PNPM-MP Kecamatan Ampelgading 2. Ibu Suliswati yang tak lain istri bpk Sugeng Hariyanto (kades red) 3. SUWITO seorang Warga Desa Wirotaman yang juga Sebagai Ketua RT 03 saat itu dari hasil akhir PILKADES Desa wirotaman di menangkan oleh Calon Nomor satu dengan perolehan 830 suara, Jalan Desa dan jalan lingkungan Hampir keseluruhan sudah terbangun Rabat beton dan HRS hanya jalan-jalan kecil saja yang berbatu, sesuai Visi Misi Bpk Ahmad Sholeh yang ingin merealisasikan Amanat RPJM Desa dan RKP Desa dengan semangat ingin melanjutkan Program Kepala Desa Sebelumnya "JABATAN ADALAH AMANAH" kata-kata itu yang muncul setiap kali ada pertanyaan yang di arahkan kepada Kepala Desa yang sekaligus Seorang Ustadz (Guru Ngaji red)dan Ketua MWC NU Kecamatan Ampelgading,dengan bekal Pengalaman Organisasi yang di miliki baik organisasi keagamaan maupun organisasi masyarakat yang lain dari latar belakang pendidikan pesantren dan pendidikan formal pemuda Tamatan pesantren tersebut memulai merealisasikan Visi Misinya, Jiwa Nasionalis,Religius sebutan paling pas bagi kepala Desa Wirotaman Periode 2013-2019 ini Pendidikanya di ASWAJA Ala NAHDLATUL ULAMA' yang tidak Kaku (jawa red) ternyata bisa di terima oleh Masyarakat yang majmuk penampilan yang sederhana dengan kebiasaan Busana ala Santri (sarung dan Kopyah red.) saat tidak sedang Dinas bisa bekerjasama dengan berbagai macam agama bahkan pada tahun 2014 Desa Wirotaman Mulai SDN WIROTAMAN 01, SDN WIROTAMAN 02, dan SDN WIROTAMAN 03 beragama Kristen namun sama Sekali dia tidak mempermasalahkanya tetapi dalam keagamaan tetap "FASTABIQUL KHOIROT" (red) Berlomba-lomba dalam kebaikan.

Kegiatan Kemasyarakatan

  • Peringatan HUT RI ke-70

Pada Peringatan HUT RI ke-70, Masyarakat Desa Wirotaman (MASDEWI) menggelar pawai budaya yang diikuti oleh sembilan belas Rukun Tetangga. Pawai ini berjalan dimulai dari Dusun Sukoanyar menuju Dusun Krajan.