Welang kepala-merah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Welang Kepala-merah
Red-headed Krait.jpg
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Famili: Elapidae
Subfamili: Elapinae
Genus: Bungarus
Spesies: B. flaviceps
Nama binomial
Bungarus flaviceps
Reinhardt, 1843[2]
Sinonim
  • Megærophis formosus Gray, 1849
  • Megærophis flaviceps Günther, 1864

Welang kepala-merah[3][4] (Bungarus flaviceps Reinhardt) adalah sejenis ular berbisa dari suku Elapidae. Ular penghuni hutan yang panjangnya mencapai 2 m ini menyebar luas di Asia Tenggara hingga Indonesia.[5][6] Ada pula yang menyebutnya ular tedung abu.

Lokasi tipe: Jawa.

Deskripsi fisik[sunting | sunting sumber]

Untuk peristilahan teknis, lihat pada Sisik ular

Panjang hewan ini mencapai 2 meter. Bibir atasnya terdiri dari 7 sisik, yang ketiga dan keempat menyentuh mata. Sisik nasal terbagi dua oleh nostril. Sisik preocular 1. Sisik postocular 2. Sisik temporal 1+2. Sisik dorsal pada bagian tengah badannya terdiri dari 13 baris dan tanpa lunas. Sisik-sisik ventral berjumlah 192-230. Sisik anal tunggal. Sisik-sisik subcaudal berjumlah 42-54 dan pada bagian anterior tunggal sedangkan posterior berpasangan. Warna tubuh ular ini hitam dengan kepala berwarna merah. Kadangkala ekor juga berwarna kemerahan. Perut berwarna abu-abu kusam.[7][8][9]

Agihan dan perilaku[sunting | sunting sumber]

Ular ini tersebar di Myanmar bagian tengah hingga selatan, Thailand, Laos selatan, Vietnam selatan, Kamboja, Malaysia dan di Indonesia tersebar di Sumatera (termasuk Kepulauan Mentawai, Nias, Kepulauan Riau, dan Bangka-Belitung), Jawa (termasuk Kepulauan Karimunjawa dan Pulau Bawean), Bali, dan Kalimantan.[10][11]

Ular ini sangat jarang ditemukan. Biasanya ditemukan di hutan atau tepian hutan. Makanannya adalah tikus, kadal, dan ular lain. Berkembang biak dengan bertelur.[7][12][6]

Bisa[sunting | sunting sumber]

Bungarus flaviceps, sebagaimana umumnya kerabat welang, memiliki bisa yang amat kuat dan bersifat neurotoksin.[3][4] Bisa ini terutama melumpuhkan otot-otot pernafasan, sehingga akhirnya si korban mengalami kematian akibat asfiksia.[12]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Grismer, L. & Chan-Ard, T. (2012). Bungarus flaviceps. In: IUCN 2012. IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.2
  2. ^ Reinhardt, J.T. (1843). "Beskrivelse af Nogle Nye Slangearter". Det Kongelige Danske videnskabernes selskabs. Naturvidenskabelige og mathematiske afhandlinger. Ser. 4 no. 10: 267, Tab. III fig. 4. København (Copenhague).
  3. ^ a b Supriatna, J. (1981). Ular berbisa Indonesia: 34-5. Jakarta :Bhratara Karya Aksara.
  4. ^ a b Suhono, B. (1986). Ular-ular berbisa di Jawa: 64-5. Jakarta :Pustaka Antar Kota.
  5. ^ Snakes od Thailand – Krait. Siam-info.com. Retrieved on 2013-01-03.
  6. ^ a b Red-headed krait. Naturemalaysia.com. Retrieved on 2013-01-03.
  7. ^ a b http://biologi.lipi.go.id/bio_bidang/file_zoo/snake/elapidae_bungarus_flaviceps.htm
  8. ^ Tan NH; Fung SY; Ponnudurai G (2010). "Enzymatic and immunological properties of 'Bungarus flaviceps' (red-headed krait) venom". Journal of Venomous Animals and Toxins including Tropical Diseases 16 (1): 147. doi:10.1590/S1678-91992010005000009. 
  9. ^ Morris P (1948). Boy's Book of Snakes. pp. 151, 152. 
  10. ^ www.reptile-database.org
  11. ^ Bungarus flaviceps REINHARDT 1843. catalogueoflife.org
  12. ^ a b Sterling E & Hurley M (2006). Vietnam: a natural history. pp. 303–4. ISBN 0-300-10608-4. 

Sumber lain[sunting | sunting sumber]