Virus hepatitis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Gambar mikrograf yang menunjukkan sel-sel hati yang mengalami infeksi kronis oleh virus hepatitis B.

Virus hepatitis adalah beberapa jenis virus yang dapat menyebabkan hepatitis.[1]

Klasifikasi[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan karakteristik virus dan sifat patogenesis yang ditimbulkan virus, terdapat 5 tipe hepatitis yaitu virus hepatitis A, virus hepatitis B, virus hepatitis C, virus hepatitis D, dan virus hepatitis E.[1] Ada juga virus hepatitis G namun hingga saat ini masih belum teridentifikasi.[1]

Virus Hepatitis A[sunting | sunting sumber]

Virus hepatitis A adalah picornavirus dengan genom berupa RNA positif utas tunggal yang berbentuk linear.[2] Virus ini tidak memiliki selubung.[2] Transmisi penyebaran virus ini adalah melalui jalur feses dan oral, sedangkan tempat replikasinya adalah pada sel-sel hati.[2] Pencegahan infeksi dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan dan telah tersedia vaksinasi untuk virus ini.[2]

Virus Hepatitis B[sunting | sunting sumber]

Virus hepatitis B adalah hepadnavirus dan satu-satunya virus hepatitis yang memiliki genom berupa DNA.[2] Karakteristik virus ini adalah memiliki selubung dan bereplikasi melalui perantaraan RNA.[2] Transmisi penyebaran virus ini adalah melalui semua cairan tubuh, dan dapat ditularkan dari ibu ke janin.[2] Sifat patogen virus ini adalah membuat hancurnya sel-sel hati karena antigen spesifik dari sel yang terinfeksi dan akan mengikat sel limfosit T sitotoksik.[2] Virus ini sudah dapat diatasi dengan metode vaksinasi.[2]

Virus Hepatitis C[sunting | sunting sumber]

Virus Hepatitis C adalah anggota dari keluarga Flaviviridae yang memiliki genom berupa RNA utas tunggal yang berbentuk linear.[2] Virus ini memiliki selubung.[2] Infeksi dari virus ini dapat menyebabkan infeksi kronis dan serosis hati.[2]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Sweet RL, Gibbs RS. 2009. Infectious Diseases of the Female Genital Tract. Philadelphia : Lippincott Williams & Wilkins.
  2. ^ a b c d e f g h i j k l Harvey RA, Cornelissen CN, Fisher BD. 2013. Microbiology. Philadelphia : Lippincott Williams & Wilkins.