Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Didirikan 1982
Jenis Perguruan Tinggi Swasta
Rektor Ir. H. L.M. Sjamsul Qamar, M.T
Lokasi Bau-bau
Situs web http://www.unidayan.ac.id
Unidayan.jpg
Halaman Unidayan.

Universitas Dayanu Ikhsanuddin (bahasa Inggris: Dayanu Ikhsanuddin University) atau yang lebih dikenal dengan nama Unidayan merupakan universitas swasta pertama di Pulau Buton, terletak di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara yang didirikan pada tahun 1982. Unidayan mencetak sejarah sebagai perguruan tinggi swasta pertama yang mengelola Program Pascasarjana di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Unidayan pada awal tahun 2012, menduduki peringkat kedua perguruan tinggi terbaik yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara yang juga berarti sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Provinsi Sulawesi Tenggara versi 4 International Colleges and Universities (4ICU) sebuah web yang sering memberikan update tentang peringkat webranking universitas di seluruh belahan dunia. Bukan hanya pada 4ICU, Unidayan juga mendapat pengakuan yang sama versi Webometrics.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Melalui pertimbangan bahwa para pemuda-pemudi di Buton setamat SMA harus keluar pulau Buton untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Kendari, Makassar dan di pulau Jawa. Keadaan tersebut pasti membutuhkan dana yang cukup besar dan memberatkan para orang tua sedangkan kondisi masyarakat Buton pada umumnya masih sederhana dengan kemampuan ekonomi sangat terbatas. Atas pertimbangan tersebut maka:

  • Tahun 1982, Drs. H. La Ode Manarfa, Drs. La Ode Malim dan beberapa tokoh masyarakat Buton di Jakarta berinisiatif mendirikan sebuah perguruan tinggi di Bau-Bau, guna meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di daerah Buton dan sekitarnya.
  • Dibentuklah Yayasan Pembina Universitas Dayanu Ikhsanuddin dihadapan Notaris Bebasa Daeng Lewang pada tanggal 23 Januari 1982 (No. 122 tanggal 23 Januari 1982). Susunan para pendiri Yayasan adalah:
    • Drs. H La Ode Manarfa
    • Drs. La Ode Malim
    • Ny. Hj. Wa Ode Daawia Manarfa
    • La Ode Rasyid Manarfa
    • Ir. H. Abdul Madjid Sarah
    • Ny. Hj. Wa Ode Almama Manarfa Madjid
    • Ir. Madjid Ige
  • Sebagai Rektor Pertama ditunjuk Drs. La Ode Malim yang mulai merintis pembukaan Universitas Dayanu Ikhsanuddin di Bau-Bau sejak awal 1983 hingga akhir hayatnya tahun 1985.
  • Izin Terdaftar Universitas Dayanu Ikhsanuddin di peroleh pada tahun 1986 sesuai Surat Keputusan Mendikbud No. 0533/O/1986 tanggal 5 Agustus 1986.
  • Pada tahun 1995 diadakan perubahan susunan pengurus Yayasan Pembina Universitas Dayanu Ikhsanuddin sesuai akta Notaris (Pembantu) AM. Kasim Siruhu SH No. 25 tanggal 22 Mei 1995, menjadi sebagai berikut :
    • Penasehat : Drs. H. La Ode Manarfa
    • Ketua Umum : Wa Ode Maasra Manarfa Sjamsul Qamar, S.Sos
    • Ketua I : dr. H. L.M Izzat Manarfa M.Sc
    • Ketua II : Wa Ode Muzida Asis, S.Sos
    • Sekretaris I : Hj. Wa Ode Zalmat Manarfa, S.H
    • Sekretaris II : Drs. Rasiu
    • Bendahara I : Hj. Wa Ode Almama Abdul Madjid Sarah
    • Bendahara II : L.A Banioe
    • Komisaris Utama : Ir. Abdul Madjid Sarah (mengundurkan diri dari Yayasan pada bulan Oktober 2002 berkenan dengan pencalonan diri sebagai Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin 2002)
    • Anggota : Hj. Wa Ode Daawia Manarfa
  • Setelah meninggalnya Drs. La Ode Malim pada tahun 1985, Ir. L.M Sjamsul Qamar. MT ditunjuk sebagai pelaksana Rektor sampai ditetapkan Rektor Definitif yakni Drs. H. La Ode Manarfa pada tahun 1986. Drs. H. La Ode Manarfa menjalankan tugas sebagai Rektor ke-2 sampai akhir tahun 2002.
  • Dengan berakhirnya masa tugas Drs. La Ode Manarfa sebagai Rektor ke-2, pada akhir Tahun 2002 dilakukan pemilihan Rektor untuk menetapkan jabatan Rektor ke-3 Universitas Dayanu Ikhsanuddin. Sesuai keputusan Rapat Senat Universitas tanggal 30 Desember 2002 ditetapkan Ir. H. Abdul Madjid Sarah sebagai Rektor ke-3. Pelantikan Ir. Abdul Madjid Sarah sebagai Pejabat Rektor ke-3 dilakukan oleh Ketua Yayasan Pembina Unidayan pada tanggal 06 Januari 2003 yang dihadiri oleh Koordinator Kopertis Wil. IX Sulawesi (Dr. H. Abdul Rauf Patong ) dan beberapa petinggi daerah Buton.
  • Nama Universitas Dayanu Ikhsanuddin diambil dari nama Sultan Buton ke ke-6 yaitu La Elangi dengan gelar "Sultan Dayanu Ikhsanuddin". Dayanu Ikhsanuddin adalah seorang tokoh besar [Buton] yang melahirkan konsep Murtabat Tujuh yang dikenal hingga kini. Konsep yang dilahirkannya terimplementasi ke dalam sistem ketatanegaraan [Kesultanan Buton] dan sistem adat istiadat masyarakat [Buton] dan pada masa kini menjadi objek penelitian dari berbagai pakar baik dalam maupun luar negeri.

Profil[sunting | sunting sumber]

Saat ini UNIDAYAN membina 8 fakultas dengan 15 program studiuntuk jenjang S1 dan 1 program studi untuk jenjang S2 dengan jumlahmahasiswa 5.792. Tenaga pendidik atau dosen di UNIDAYAN memilikikualifikasi pendidikan S3 sebanyak 10 orang, S2 sebanyak 170 orang,dan S1 sebanyak 10 orang. Saat ini, 9 orang dosen yang berkualifikasiS1 sedang melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2, dan 18 orang dosen sedang melanjutkan kuliah ke jenjang S3. Berdasarkankualifikasi pangkat akademik, UNIDAYAN memiliki 1 Guru Besar, 17Lektor Kepala, 57 Lektor, 80 Asisten Ahli, dan 35 Tenaga Pengajar.Dalam hal sarana dan prasarana, UNIDAYAN memiliki 3 gedungperkuliahan, perpustakaan pusat, laboratorium komputer,laboratorium Bahasa Inggris, laboratorium Fisika dan Kimia, lapanganolah raga, baruga, dan masjid.

sedang melanjutkan kuliah ke jenjang S3. Berdasarkankualifikasi pangkat akademik, UNIDAYAN memiliki 1 Guru Besar, 17 Lektor Kepala, 57 Lektor, 80 Asisten Ahli, dan 35 Tenaga Pengajar.Dalam hal sarana dan prasarana, UNIDAYAN memiliki 3 gedungperkuliahan, perpustakaan pusat, laboratorium komputer,laboratorium Bahasa Inggris, laboratorium Fisika dan Kimia, lapanganolah raga, baruga, dan masjid.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berdiri di pusat eksKesultanan Buton, UNIDAYAN memiliki kebanggaan tersendiri untukmenjadikan nilai-nilai moral dan kearifan lokal sebagai hal yangfundamental dalam penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi. Olehkarena itu, UNIDAYAN memiliki ciri khas Akhlak dan Budaya sebagaiperwujudan komitmen untuk melestarikan nilai-nilai budaya Buton(Wolio) di tengah kepungan budaya modern dan sekularisme.

Sementara itu, untuk menampung dan menyalurkan aspirasimahasiswa, serta meningkatkan kemampuan penalaran, minat bakat,dan kesejahteraan mahasiswa telah dibentuk berbagai organisasikemahasiswaan baik di tingkat universitas maupun tingkat fakultas,diantaranya Presiden Mahasiswa (PRESMA) dan Badan EksekutifMahasiswa (BEM), serta puluhan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yangtelah banyak mengukir prestasi di tingkat Kota ataupun Provinsi.

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta tertua di Kota Baubau,UNIDAYAN senantiasa melakukan evaluasi secara terus-menerus dalamrangka penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran berstandar mutunasional sesuai dengan kebutuhan pengguna jasa lulusan, penelitianberstandar mutu nasional berbasis sumber daya lokal dan pengabdianp

ppada masyarakat berbasis pemberdayaan masyarakat, sertaeningkatan sarana dan prasarana pembelajaran. Saat ini, UNIDAYANtelah menghasilkan 9.672 alumni yang tersebar di berbagai institusinegeri atau pun swasta. Alumni UNIDAYAN berintegritas dan berdayasaing tinggi, berkarakter dan berkepribadian budaya lokal sertamampu mengembangkan bidang entrepreneurship sesuai bidangilmunya. Di dunia kerja, tidak sedikit alumni UNIDAYAN yang menjadipemimpin, baik pada institusi negeri atau pun swasta.

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Seiring dengan perjalanannya, UNIDAYAN terus berbenah untukmeningkatkan kapasitasnya, melalui: peningkatan kualitas SDM Dosen,Manajemen, kegiatan mahasiswa, enelitian dan publikasi, sertaperbaikan sarana dan prasarana kampus. Sehingga, pada tahun 2016atau di usianya yang lebih dari tiga dasa warsa, UNIDAYAN telahmampu mencetak banyak prestasi. Tiga prestasi utama diantaranya:

Klasifikasi dan Peringkat Perguruan Tinggi[sunting | sunting sumber]

Menurut Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan PendidikanTinggi Republik Indonesia (Menristek Dikti RI) Nomor492.a/M/Kp/VIII/2015 Tentang Klasifikasi dan PemeringkatanPerguruan Tinggi di Indonesia Tahun 2015, (sumber:http://ristekdikti.go.id), UNIDAYAN berada pada Peringkat 441 dari3320 Perguruan Tinggi di Indonesia dengan Kriteria Penilaian: (1) Kualitas Sumber Daya Manusia, (2) Kualitas Manajemen, 3Kualitas Kegiatan Mahasiswa, dan (4) Kualitas Penelitian danPublikasi dengan skor total 1.258 serta berada pada cluster 3. Dariperingkat tersebut, UNIDAYAN telah berhasil mengungguli sebagianbesar Perguruan Tinggi di Sulawesi Tenggara dan peringkattertinggi di Kota Baubau dan sekitarnya.

Tridharma Perguruan Tinggi yaitu Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2015 yang lalu, terdapat satu Penelitian Hibah BersaingDIKTI yang berhasil diraih oleh Dosen Fakultas Teknik UNIDAYAN.Pada tahun 2016 sebagaimana Surat MENRISTEK DIKTI DirektoratJenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Nomor:0299/E3/2016 Tentang Penerima Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di Perguruan Tinggi Tahun 2016 mengumumkan bahwa terdapat satu Penelitian Disertasi Doktor dan lima proposalPenelitian Dosen Pemula DIKTI yang kembali berhasil diraih.Sedangkan untuk penerima Hibah Pengabdian pada Masyarakatdiraih oleh Dosen Fakultas Pertanian UNIDAYAN.

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2016 sebagaimana Surat MENRISTEK DIKTI Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Nomor 116/B3.1/KM/2016Tentang Hasil Evaluasi PKM Lima Bidang Tahun 2016mengumumkan bahwa terdapat tiga orang mahasiswa UNIDAYAN yang menerima Hibah PKM.

Fakultas dan Program Studi[sunting | sunting sumber]

  1. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    1. Pendidikan Sejarah
    2. Pendidikan Ekonomi
    3. Pendidikan Bahasa Inggris
    4. Pendidikan Matematika
  2. Fakultas Ilmu Hukum
    1. Ilmu Hukum
  3. Fakultas Sosial Politik
    1. Ilmu Administrasi Negara
    2. Sosiologi
  4. Fakultas Ekonomi
    1. Manajemen Perusahaan
    2. Akuntansi
  5. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
    1. Budidaya Perairan
  6. Fakultas Teknik
    1. Teknik Sipil
    2. Teknik Mesin
    3. Teknik Informatika
    4. Teknik Pertambangan
  7. Fakultas Kesehatan Masyarakat
    1. Ilmu Kesehatan Masyarakat
  8. Fakultas Pertanian
    1. Agroteknologi
  9. Pascasarjana (S2)
    1. Administrasi Negara, dengan 2 konsentrasi yaitu :
      1. Ilmu Admistrasi Negara
      2. Ilmu Administrasi Keuangan Daerah

10. Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

11. Lembaga Penjaminan Mutu

12. UPT Perpustakaan

No Fakultas Program Studi Jenjang Peringkat Akreditasi
1. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Sosiologi S.1 Terakreditasi B
Administrasi Negara S.1 Terakreditasi
2. Hukum Ilmu Hukum S.1 Terakreditasi B
3. Kesehatan Masyarakat Ilmu Kesehatan Masyarakat S.1 Terakreditasi
4. Ilmu Kelautan dan Perikanan Budidaya Perairan S.1 Terakreditasi B
5. Pertanian Agroteknologi S.1 Terakreditasi
6. Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pendidikan Bahasa Inggris S.1 Terakreditasi
Pendidikan Matematika S.1 Terakreditasi
Pendidikan Sejarah S.1 Terakreditasi B
Pendidikan Ekonomi S.1 Terakreditasi
7. Teknik Teknik Sipil S.1 Terakreditasi
Teknik Mesin S.1 Terakreditasi
Teknik Informatika S.1 Terakreditasi
Teknik Pertambangan S.1 Terakreditasi
8. Ekonomi Manajemen Perusahaan S.1 Terakreditasi
Akuntansi S.1 Terakreditasi
9. Pasca Sarjana Administrasi Negara S.2 Terakreditasi

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Templat:Perguruan Tinggi di Indonesia