Ujong Kareung, Sukajaya, Sabang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Ujong Kareung
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiAceh
KotaSabang
KecamatanSukajaya
Luas... km²
Jumlah penduduk... jiwa
Kepadatan... jiwa/km²

Ujong Kareung adalah desa di kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh, Indonesia.

Luas area Gampong Ujong Kareung adalah 122,6 ha. Ujong Kareung berada di garis lintang 5052’ 52, 10” U dan 950 20’ 39, 27” dengan elevasi 85 mdPL. Ujong Kareung adalah sebuah gampong yang sangat indah diiringi dengan kekayaan wisata yang luar biasa. Seiring berkembangnya waktu dan teknologi di zaman ini tidak melunturkan semangat masyarakat Gampong Ujong Kareung untuk tetap menjaga kelestarian tradisi, budaya, dan agama yang telah ada turun temurun sejak zaman dahulu.

Ujong Kareung terletak mulai dari Cassanemo hingga berujung di Mata Ie yang terdiri dari empat lorong. Gampong ini memiliki banyak keunggulan yang dapat dilestarikan seperti wisata dan potensi gampong lainnya berupa cengkeh dan kelapa. Mata pencaharian masyarakat Gampong Ujong Kareung kebanyakan sebagai nelayan, petani dan 70% adalah pegawai. Masyarakatnya memiliki kebiasaan dimana pada setiap hari minggu mengadakan pengajian khusus ibu-ibu untuk menjaga kelestrian syari’at Islam di lingkungan bermasyarakat.

Salah satu wisata di Gampong Ujong Kareung adalah Pantai Ujung Kareung, pantai ini dikatakan sangat berbeda dengan pantai lainnya yang menyajikan pasir putih yang panjang, namun di pantai ini justru banyak sekali bebatuan di sekitar bibir pantai yang ukurannya cukup besar. Sehingga banyak sekali cekungan-cekungan unik di pinggiran pantai. Kebiasaan orang berkunjung ke Pantai Ujung Kareung biasanya untuk menyalurkan hobi mereka seperti memancing karena Ujong Kareung memiliki pantai yang strategis untuk memancing. Hal ini dikarenakan memancing sambil menikmati panorama alam yang tak pernah terlintas sebelumnya, tentu saja ini akan menjadi aktivitas paling menyenangkan sepanjang liburan berlangsung. Selain pantai yang indah, kita juga bisa menikmati wisata lainnya seperti Batu Daun dan Taman Laut serta masih banyak wisata lainnya yang sangat menarik di gampong yang satu ini.

Perbatasan wilayah Gampong Ujong Kareung:

· Sebelah utara berbatasan dengan Gampong Ie Meule

· Sebelah selatan berbatasan dengan Gampong Anoi Itam

· Sebelah barat berbatasan dengan Gampong Cot Ba’u

· Sebelah timur berbatasan langsung dengan laut lepas

Program pembangunan yang telah ada pada Gampong Ujong Kareung adalah:

1. Program usaha BALADA (bawah, laut, darat) untuk membantu perekonomian warga Gampong Ujong Kareung.

2. Sudah tersedianya masjid dan Mandi Cuci Kakus (MCK) di Gampong Ujong Kareung.

3. Industri kerajinan kecil yang telah berdiri dan dikelola oleh masyarakat yaitu kerajinan dari batok kelapa.

A. Pendidikan, Agama, Ekonomi, dan Sosial Budaya

Gampong Ujong Kareung memiliki sebuah Sekolah Dasar (SD) yaitu Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Ujong Kareung yang terletak tepat di samping kantor Geuchik. Sekolah ini terdiri dari sembilan guru yang mempunyai potensi di semua bidang ilmu pelajaran. Syari’at Islam yang tertanam di dalam hati masyarakat Ujong Kareung, membuat gampong ini sangat damai dimana masyarakat yang ramah, tekun dan rukun saling bahu membahu dalam memajukan Gampong Ujong Kareung menjadi gampong dambaan dan tauladan agama bagi penduduk sekitarnya. Adat istiadat yang telah ada sejak dulu di gampong ini didasari pada ketentuan agama Islam agar tercipta gampong yang syari’at dan sejahtera. Perbedaan adat istiadat sosial budaya di gampong ini sama sekali tidak pernah terlihat karena masyarakat Ujong Kareung hidup dalam beragam budaya tetapi tetap menjunjung tinggi nilai agama Islam.

B. Prasarana dan Sarana

Sarana dan prasarana yang terdapat di Ujong Kareung tergolong lengkap. Berikut sarana dan prasarana yang terdapat di Gampong Ujong Kareung, yaitu sebuah balai gampong, sebuah buah masjid, tujuh buah mushalla, dan sebuah puskesmas. Kondisi jalanan di gampong sudah sangat baik. Ditinjau dari hierarki kelas jalan yang menjadi lintasan angkutan sekolah, rata-rata lintasan berada pada jalan lokal kecuali rute Sabang–Ujong Kareung–Cot Ba’u. Dari segi frekuensi dan jadwal operasi angkutan sekolah hanya beroperasi pada jam masuk dan pulang sekolah. Kondisi yang terjadi adalah bus sekolah beroperasi pada pagi hari berangkat dari pool dalam keadaan kosong dan kembali lagi ke pool setelah mengantar pelajar ke sekolah dalam keadaan kosong juga. Hal ini dilihat dari sisi ekonomi sangat tidak menguntungkan karena kilometer efektif dan kilometer kosong yang terjadi sama setiap harinya. Idealnya untuk suatu operasional angkutan umum, kilometer kosong disarankan 3% dari total kilometer tempuh perhari.

Permasalahan yang ada di bidang prasarana dan sarana di Gampong Ujong Kareung adalah belum adanya teknologi dalam pengembangan pemanfaatan air, petunjuk arah ke situs-situs wisata gampong, dan belum tersedianya nama jalan di setiap lorong gampong.

C. Produksi

Seperti yang telah di jelaskan pada sub-bab sebelumnya, bahwa Gampong Ujong Kareung telah memiliki industri kecil yang dikelola oleh masyarakat yaitu industri yang memproduksi kerajinan batok kelapa.

D. Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan

Siklus kesehatan masyarakat di Gampong Ujong Kareung dapat dikatakan baik. Penanganan masalah kesehatan juga terbilang baik terlihat dari fisiologis umum warganya. Dalam bidang kebersihan lingkungan di Gampong Ujong Kareung masih diperlukan pengembangan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit baik dari golongan zoonosis maupun non zoonosis. Kebersihan wisata Pantai Ujong Kareung juga perlu diperhatikan agar memacu ketertarikan wisatawan untuk berkunjung ke gampong indah yang satu ini.

E. Administrasi dan Pemerintahan Gampong

Administrasi Gampong Ujong Kareung sudah tertata dengan baik. Hal initerlihat dari adanya pembagian tugas yang jelas pada setiap perangkat-perangkatgampong yang ada. Kekuasaan pemerintahan gampong tertinggi berada di tanganKeuchik gampong. Selanjutnya Keuchik dalam menjalankan tugasnya akan dibantuoleh seorang sekretaris gampong dan ketua pemuda gampong. Sebagi badan pertimbangan, gampong ini juga memiliki Tuha Peut yang bertindak sebagai lembaga legislatif gampong. Mata pencaharian masyarakat Gampong Ujong Kareung kebanyakan sebagai nelayan, petani dan 70% adalah pegawai. Masyarakatnya memiliki kebiasaan dimana pada setiap hari minggu mengadakan pengajian khusus ibu-ibu untuk menjaga kelestarian syari’at Islam di lingkungan bermasyarakat. Di Ujong Kareung juga terdapat perkumpulan seperti

perkumpulan ibu-ibu PKK.

Pendidikan, Agama, Ekonomi, dan Sosial Budaya