Kota Depok

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Terminal Depok)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Koordinat: 6°22′21″S 106°49′39″E / 6.37250°S 106.82750°E / -6.37250; 106.82750

Kota Depok
(Dari atas, kiri ke kanan): Universitas Indonesia, Masjid Ukhuwah Islamiyah, Crystal of Knowledge, Masjid Dian Al-Mahri dan Margo City
(Dari atas, kiri ke kanan): Universitas Indonesia, Masjid Ukhuwah Islamiyah, Crystal of Knowledge, Masjid Dian Al-Mahri dan Margo City
Lambang Kota Depok
Lambang
Motto: 
Paricara Dharma, Depok Friendly City Bahasa Jawa: Dhépok
Peta lokasi Kota Depok
Peta lokasi Kota Depok
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
Hari jadi27 April 1999; 21 tahun lalu (1999-04-27)
Dasar hukumUndang-Undang Nomor 12 Tahun 1999
KoordinatLS 6° 22' 21 BT 106° 49' 39
Pemerintahan
 • Wali KotaMohammad Idris
 • Wakil Wali KotaPradi Supriatna
 • Sekretaris DaerahHardiono
Luas
 • Total200,29 km2 (7,733 sq mi)
Peringkat luas wilayah24
Populasi
 • Total3.657.734
 • Peringkat14
 • Kepadatan9.275,22/km2 (2,402,270/sq mi)
 • Peringkat17
Demografi
 • Suku bangsaJawa, Betawi, Sunda, Batak, Minangkabau, dll
 • AgamaIslam 92,97%
Kristen 6,45%
- Protestan 2,73%
- Katolik 1,58%
Buddha 0,29%
Hindu 0,17%
Konghucu 0,06%
Lainnya 0,06%[1]
 • BahasaIndonesia, Jawa, Betawi, Sunda
Zona waktuUTC+7 (WIB)
Kode telepon021
- Kecamatan Pancoran Mas
- Kecamatan Beji
- Kecamatan Sukmajaya
- Kecamatan Cilodong
- Kecamatan Cimanggis
- Kecamatan Tapos
- Kecamatan Cipayung
- Kecamatan Limo
- Kecamatan Cinere
0251
- Kecamatan Sawangan
- Kecamatan Bojongsari
Kecamatan11
Kelurahan63
Situs webwww.depok.go.id

Kota Depok adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak tepat di selatan Jakarta, yakni antara Jakarta dan Bogor. Dahulu, Depok adalah kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bogor, yang kemudian mendapat status kota administratif pada tahun 1982.

Sejak 27 April 1999, Depok ditetapkan menjadi kotamadya (sekarang:kota) yang terpisah dari Kabupaten Bogor. Berdasarkan data BPS Kota Depok tahun 2020, kota ini terdiri atas 11 kecamatan dan 63 kelurahan, dengan jumlah penduduk terdaftar sebanyak 1.857.734 jiwa.[1]

Depok merupakan kota penyangga Jakarta. Ketika menjadi kota administratif pada tahun 1982, penduduknya hanya 240.000 jiwa, dan ketika menjadi kotamadya pada tahun 1999 penduduknya 1,2 juta jiwa. Sejak bulan Juni 2012, Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail telah menetapkan program One Day No Car, yaitu program satu hari tanpa mobil bagi pejabat pemerintahan kotamadya Depok. Program ini dilakukan setiap hari Selasa.[2]

Pada tahun 2015, Depok merupakan satu dari 10 kota di Indonesia yang mendapatkan Penghargaan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.[3] Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah yang mampu meningkatkan pendapatan daerah. Setiap tahun, Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) disetor ke Kementerian Dalam Negeri sebagai indikator tingkat keberhasilan suatu pemerintahan daerah dalam melaksanakan otonomi daerah.

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Sejarah nama Depok tidak terlepas dari sejarah penjajahan bangsa Belanda terhadap Indonesia. Berdasarkan dokumen Bataviaasch Nieuwsblad (1929), seorang pejabat VOC yang bernama Cornelis Chastelein telah membeli lahan di Mampang dan Depok Lama yang dipergunakan untuk perkebunan.

Dalam menamakan wilayahnya, Cornelis Chastelein menggunakan kata Depok yang sebenarnya sudah ada sejak masa Pajajahan. Namun Cornelis Chastelein menjabarkannya menjadi De Eerste Protestante Organisatie van Christenen, yang berarti Organisasi Kristen Protestan Pertama.[4]

Secara tertulis, bukti yang menyebutkan adanya Depok tercantum dalam naskah Belanda yang menyatakan bahwa Cornelis Chastelein membeli tanah di Depok dari seorang Residen di Cirebon yang bernama Lucas Meur pada 18 Mei 1696.

Kemudian nama Depok tercatat kembali dalam ekspedisi Inspektur Jendral VOC, Abraham van Riebeeck pada tahun 1704 dan 1709, ekspedisi ini merupakan survei wilayah ke pedalaman Sungai Ciliwung.[5]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Depok[sunting | sunting sumber]

Berawal pada akhir abad ke-17 seorang saudagar Belanda, bernama Cornelis Chastelein (1657-1714) membeli tanah di Depok seluas 12,44 km² (hanya 6,2% dari luas Kota Depok yang saat ini luasnya 200,29 km²) atau kurang dari 4 kali luas Kampus Universitas Indonesia.

Pusat titik KM 0 pada Depok zaman dahulu adalah Tugu Depok yang berlokasi di halaman Rumah Sakit Harapan Depok. Dengan harga 700 Ringgit Malaysia, dan status tanah itu adalah tanah partikelir atau terlepas dari kekuasaan Hindia Belanda. Cornelis Chastelein menjadi tuan tanah, yang kemudian menjadikan Depok memiliki pemerintahan sendiri, lepas dari pengaruh dan campur tangan dari luar.

Daerah Otonomi Chastelein ini dikenal dengan sebutan Het Gemeente Bestuur van Het Particuliere Land Depok. Pada zaman kemerdekaan, Depok menjadi sebuah kecamatan yang berada di lingkungan Kewedanaan (Pembantu Bupati) wilayah Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Kemudian pada tahun 1976 perumahan mulai dibangun baik oleh Perumahan Nasional maupun pengembang yang kemudian diikuti dengan dibangunnya Kampus Universitas Indonesia, serta meningkatnya Perdagangan dan Jasa yang semakin pesat sehingga diperlukan kecepatan pelayanan.

Pada tahun 1981 Pemerintah membentuk Kota Administratif Depok berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 1981 yang peresmiannya pada tanggal 18 Maret 1982 oleh Menteri Dalam Negeri (H. Amir Machmud) yang terdiri dari 3 Kecamatan dan 17 Desa, yaitu:

  1. Kecamatan Pancoran Mas, terdiri dari 6 Desa, yaitu Desa Depok, Desa Depok Jaya, Desa Pancoran Mas, Desa Mampang, Desa Rangkapan Jaya, Desa Rangkapan Jaya Baru.
  2. Kecamatan Beji, terdiri dari 5 Desa, yaitu: Desa Beji, Desa Kemiri Muka, Desa Pondok Cina, Desa Tanah Baru, Desa Kukusan.
  3. Kecamatan Sukmajaya, terdiri dari 6 Desa, yaitu: Desa Mekarjaya, Desa Sukmajaya, Desa Sukamaju, Desa Cisalak, Desa Kalibaru, Desa Kalimulya.

Selama kurun waktu 17 tahun Kota Administratif Depok berkembang pesat baik dibidang Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan. Khususnya bidang Pemerintahan semua Desa berganti menjadi Kelurahan dan adanya pemekaran Kelurahan, sehingga pada akhirnya Depok terdiri dari 3 Kecamatan dan 23 Kelurahan, yaitu:

  1. Kecamatan Pancoran Mas, terdiri dari 6 Kelurahan, yaitu: Kelurahan Depok, Kelurahan Depok Jaya, Kelurahan Pancoran Mas, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru.
  2. Kecamatan Beji terdiri dari 6 Kelurahan, yaitu: Kelurahan Beji, Kelurahan Beji Timur, Kelurahan Pondok Cina, Kelurahan Kemiri Muka, Kelurahan Kukusan, Kelurahan Tanah Baru.
  3. Kecamatan Sukmajaya, terdiri dari 11 Kelurahan, yaitu: Kelurahan Sukmajaya, Kelurahan Sukamaju, Kelurahan Mekarjaya, Kelurahan Abadijaya, Kelurahan Baktijaya, Kelurahan Cisalak, Kelurahan Kalibaru, Kelurahan Kalimulya, Kelurahan Cilodong, Kelurahan Jatimulya, Kelurahan Tirtajaya.

Kotamadya Depok[sunting | sunting sumber]

Dengan semakin pesatnya perkembangan dan tuntutan aspirasi masyarakat yang semakin mendesak agar Kota Administratif Depok diangkat menjadi Kotamadya dengan harapan pelayanan menjadi maksimum.

Di sisi lain Pemerintah Kabupaten Bogor bersama-sama Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperhatikan perkembangan tesebut, dan mengusulkannya kepada Pemerintah Pusat dan Dewan Perwakilan Rakyat.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1999, tentang pembentukan Kotamadya Depok yang ditetapkan pada tanggal 20 April 1999, dan diresmikan tanggal 27 April 1999 berbarengan dengan Pelantikan Penjabat Walikota Madya Depok yang dipercayakan kepada Badrul Kamal yang pada waktu itu menjabat sebagai Walikota Administratif Depok.

Momentum peresmian Kotamadya Depok dan pelantikan penjabat Walikota Madya Depok dapat dijadikan suatu landasan yang bersejarah dan tepat untuk dijadikan Hari Jadi Kota Depok.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1999, wilayah Kotamadya Depok meliputi wilayah Administratif Kota Depok, terdiri dari 3 kecamatan sebagaimana tersebut diatas ditambah dengan sebagian wilayah Kabupaten Bogor, yaitu:

  1. Kecamatan Cimanggis, yang terdiri dari 1 Kelurahan dan 12 Desa, yaitu: Kelurahan Cilangkap, Desa Pasir Gunung Selatan, Desa Tugu, Desa Mekarsari, Desa Cijajar, Desa Curug, Desa Harjamukti, Desa Sukatani, Desa Sukamaju Baru, Desa Tapos, Desa Cisalak Baru, Desa Cimpaeun, Desa Leuwinanggung.
  2. Kecamatan Sawangan, yang terdiri dari 14 Desa, yaitu: Desa Sawangan, Desa Sawangan Baru, Desa Cinangka, Desa Kedaung, Desa Serua, Desa Pondok Petir, Desa Curug, Desa Bojongsari, Desa Bojongsari Baru, Desa Duren Seribu, Desa Duren Mekar, Desa Pengasinan, Desa Bedahan, Desa Pasir Putih.
  3. Kecamatan Limo yang terdiri dari 8 Desa, yaitu: Desa Limo, Desa Meruyung, Desa Cinere, Desa Gandul, Desa Pangkalan Jati, Desa Pangkalan Jati Baru, Desa Krukut, Desa Grogol.
  4. Dan ditambah 5 Desa dari Kecamatan Bojong Gede, yaitu: Desa Cipayung, Desa Cipayung Jaya, Desa Ratu Jaya, Desa Pondok Terong, Desa Pondok Jaya.

Pemekaran Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Pemekaran kecamatan di Kota Depok dari 6 menjadi 11 kecamatan merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 08 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kecamatan di Kota Depok, yang diharapkan akan berdampak positif bagi masyarakat.

Dengan bertambahnya jumlah kecamatan tersebut, akan semakin mendekatkan pelayanan sehingga memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai keperluannya yang membutuhkan layanan aparatur pemerintah di kecamatan.

Di samping itu, dengan pemekaran ini menjadikan setiap kecamatan hanya akan membawahi 4 hingga 7 kelurahan saja, dimana sebelumnya 6 hingga 14 kelurahan, diharapkan camat dapat lebih intensif untuk berkoordinasi dengan para lurah dan aparaturnya sehingga dapat memperkokoh fungsinya dalam mensukseskan program-program yang digulirkan Pemerintah Kota melalui berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Adapun selengkapnya nama Kecamatan dan Kelurahan hasil pemekaran berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 08 Tahun 2007 yang disahkan oleh DPRD Kota Depok, sebagai berikut:

  1. Kecamatan Pancoran Mas meliputi wilayah kerja: Kelurahan Pancoran Mas, Kelurahan Depok, Kelurahan Depok Jaya, Kelurahan Mampang, Kelurahan Rangkapan Jaya, dan Kelurahan Rangkapan Jaya Baru.
  2. Kecamatan Beji meliputi wilayah kerja: Kelurahan Beji, Kelurahan Beji Timur, Kelurahan Kemiri Muka, Kelurahan Pondok Cina, Kelurahan Kukusan, dan Kelurahan Tanah Baru.
  3. Kecamatan Cipayung meliputi wilayah kerja: Kelurahan Cipayung, Kelurahan Cipayung Jaya, Kelurahan Ratu Jaya, Kelurahan Bojong Pondok Terong, dan Kelurahan Pondok Jaya.
  4. Kecamatan Sukmajaya meliputi wilayah kerja: Kelurahan Sukmajaya, Kelurahan Mekarjaya, Kelurahan Baktijaya, Kelurahan Abadijaya, Kelurahan Tirtajaya, dan Kelurahan Cisalak.
  5. Kecamatan Cilodong meliputi wilayah kerja: Kelurahan Sukamaju, Kelurahan Cilodong, Kelurahan Kalibaru, Kelurahan Kalimulya, dan Kelurahan Jatimulya.
  6. Kecamatan Limo meliputi wilayah kerja: Kelurahan Limo, Kelurahan Meruyung, Kelurahan Grogol, dan Kelurahan Krukut.
  7. Kecamatan Cinere meliputi wilayah kerja: Kelurahan Cinere, Kelurahan Gandul, Kelurahan Pangkalan Jati, dan Kelurahan Pangkalan Jati Baru.
  8. Kecamatan Cimanggis meliputi wilayah kerja: Kelurahan Cisalak Pasar, Kelurahan Mekarsari, Kelurahan Tugu, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Kelurahan Harjamukti, dan Kelurahan Curug.
  9. Kecamatan Tapos meliputi wilayah kerja: Kelurahan Tapos, Kelurahan Leuwinanggung, Kelurahan Sukatani, Kelurahan Sukamaju Baru, Kelurahan Jatijajar, Kelurahan Cilangkap, dan Kelurahan Cimpaeun.
  10. Kecamatan Sawangan meliputi wilayah kerja: Kelurahan Sawangan Lama, Kelurahan Kedaung, Kelurahan Cinangka, Kelurahan Sawangan Baru, Kelurahan Bedahan, Kelurahan Pengasinan, dan Kelurahan Pasir Putih.
  11. Kecamatan Bojongsari meliputi wilayah kerja: Kelurahan Bojongsari Lama, Kelurahan Bojongsari Baru, Kelurahan Serua, Kelurahan Pondok Petir, Kelurahan Curug, Kelurahan Duren Mekar, dan Kelurahan Duren Seribu.

Kota Depok selain sebagai kota otonom yang berbatasan langsung dengan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta juga merupakan wilayah penyangga Ibu Kota Negara yang diarahkan untuk kota pemukiman, kota pendidikan, pusat pelayanan perdagangan dan jasa, kota pariwisata, dan sebagai kota resapan air.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Wali Kota[sunting | sunting sumber]

No Foto resmi Wali Kota
(Lahir–Mati)
Mulai Menjabat Akhir Jabatan Periode Referensi Wakil Wali Kota
Coat of arms of West Java.svg Wali Kota Administratif Depok Lambang Kabupaten Bogor.png
1 Drs.
Moch. Rukasah Suradimadja
(1938–2009)
18 Maret 1982
18 Maret 1984
1
[note 1]
2 Drs. H.
M.I Tamdjid
(1940–2012)
20 Maret 1984
20 Maret 1988
2
3 Regent of Subang Abdul Wachyan.jpg Drs. H.
Abdul Wachyan,
M.Si
(1943–2018)
22 Maret 1988
22 Maret 1991
3
4 Drs.H.
Mochammad Masduki,
M.Si

(1944–)
24 Maret 1991
24 Maret 1992
4
5 Dr.
Sofyan Safari Hamim,
M.Si
(1943–)
25 Maret 1992
25 Maret 1996
5
6 Drs. H.
Badrul Kamal

(1945–)
27 Maret 1997
27 April 1999
6
Coat of arms of West Java.svg Wali Kota Depok Lambang Kota Depok.png
1 Drs. H.
Badrul Kamal

(1945–)
27 April 1999
15 Maret 2005
7
[note 2]
Yus Ruswandi
2 Mayor of Depok Nur Mahmudi Ismail.jpg Dr. Ir. H.
Nur Mahmudi Ismail
M.Sc

(1965–)
26 Januari 2006
26 Januari 2011
8
(2005)
[6]
Yuyun Wirasaputra
26 Januari 2011
26 Januari 2016
9
(2010)
[7]
Mohammad Idris
3 Mayor of Depok Mohammad Idris.jpg KH. Dr.
Mohammad Idris,
M.A.

(1961–)
17 Februari 2016
Petahana
(2021)
10
(2015)
[8]
Pradi Supriatna

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kota Depok
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Kota Depok
2019-2024
Jenis
Jenis
Pimpinan
Ketua
Tengku Muhammad Yusuf Saputra, PKS
sejak 27 September 2019
Wakil Ketua
Yeti Wulandari, Gerindra
sejak 27 September 2019
Wakil Ketua
Hendrik Tangke Allo, PDIP
sejak 27 September 2019
Wakil Ketua
Tajudin Tabri, Golkar
sejak 27 September 2019
Komposisi
Anggota50 Orang
Partai & kursi
Pemilihan
Pemilihan terakhir
17 April 2019
Tempat bersidang
Gedung DPRD Kota Depok
Kota Depok
Indonesia
Situs web
DPRD Kota Depok

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Depok atau disingkat DPRD Kota Depok adalah Lembaga Legislatif tingkat Kota yang berada di wilayah Kota Depok. Anggota DPRD Kota Depok dipilih berdasarkan daftar terbuka dari partai dalam Pemilihan Umum yang diselenggarakan setiap lima tahun bersamaan dengan pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah seluruh Indonesia.

Periode 1999-2004[sunting | sunting sumber]

Selama kurun waktu 3 tahun DPRD kota Depok mengalami perubahan jumlah Fraksi dan susunan kepengurusan dalam Fraksi, yang semula pada awal pembentukannya berjumlah 6 Fraksi yang ditetapkan dengan Keputusan DPRD Kota Depok No. 01 Tahun 1999 tentang Penetapan Pimpinan dan Keanggotaan Fraksi-Fraksi DPRD Kota Depok masa Keanggotaan 1999-2004 yang terdiri dari: Fraksi PDIP, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi Madani (Gabungan dari PK, PKB, PBB dan PKP), Fraksi TNI dan Polri.

Selanjutnya melalui Keputusan DPRD Kota Depok Nomor 06 tahun 1999 Fraksi DPRD menjadi 7 Fraksi, dimana Partai Keadilan memisahkan diri dari Fraksi Madani dan pembentuk Fraksi Partai Keadilan.

Dengan semakin berkembangnya peran dan fungsi DPRD Kota Depok sebagai Badan Legislatif Daerah dan dalam rangka menghadapi tantangan millennium ke-2 serta pelaksanaan Otonomi Daerah seluas-luasnya, maka DPRD Kota Depok menetapkan Alat Kelengkapan DPRD yang terdiri dari Pimpinan DPRD, komisi-komisi dan panitia-panitia.

Oleh karena itu DPRD Kota Depok untuk pertama kalinya melakukan Pemilihan Pimpinan DPRD pada tanggal 27 September 1999 dan terpilih Sutadi, S.H sebagai Ketua DPRD, H. Naming D. Bothin, M. Hasbullah R, S.Pd dan Muhammad Amin sebagai Wakil Ketua DPRD yang pada tanggal 15 Oktober 1999 dilantik menjadi Pimpinan DPRD Kota Depok periode 1999-2004 dengan Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Barat No. 60 Tahun 1999 tentang Pelantikan Pimpinan DPRD Kota Depok.

Pimpinan
Ketua Sutadi, SH (PDIP), sejak 15 Oktober 1999
Wakil Ketua
  • Naming D. Bothin (Golkar), sejak 15 Oktober 1999
  • Hasbullah Rahmad (PAN), sejak 15 Oktober 1999
  • Letkol Muhammad Amin (TNI/Polri), sejak 15 Oktober 1999
No. Fraksi Anggota
1. PDIP 12 Kursi:
  • Agus Sutondo
  • Bernhard
  • C.P.S Silaban
  • Syamsirwan
  • Togu Sibuea
  • Sasono
  • Rini Sunarisasi
  • Sutadi
  • Manahan Panggabean
  • Siswanto
  • Rintis Yanto
  • M. Limbong
2. PPP 7 Kursi:
  • Mazhab HM
  • Harun
  • Usman
  • Azhari
  • Istikhori
  • Damanhuri
  • Rafi Ahmad
3. PAN 7 Kursi:
  • Hasbullah Rahmad
  • Ahmad Dahlan
  • Kusdiarto
  • Haryono
  • Bambang Prihanto
  • Mulani MK
  • Sutikno
4. Golkar 6 Kursi:
  • Naming D. Bothin
  • Amsir
  • Ratna Nurianah
  • Mahruf Aman
  • Adung Sodik
  • Syahrir Sahid
5. PK 3 Kursi:
  • Imam Budi Hartono
  • Bambang Sutopo
  • Abdullah
6. PKB 2 Kursi:
  • Syiabuddin Ahmad
  • Salim Ibrahim
7. PBB 1 Kursi:
  • Mansuria
8. PP 1 Kursi:
  • Dadang Ibrahim
9. PKP 1 Kursi:
  • Hiras Toni Hutapea
10. TNI/Polri 5 Kursi:
  • Muhammad Amin
  • Palgunadi
  • Sumaris Sudamara
  • Endang Widartih
  • Saliman Mintaredja
Jumlah 45 Kursi

Selanjutnya dibentuk alat-alat kelengkapan DPRD yang terdiri dari Panitia Musyawarah, Panitia Anggaran dan komisi-komisi dan ditetapkan dengan Keputusan DPRD Kota Depok Nomor 07 tahun 1999 tentang Penetapan Susunan Pimpinan dan Anggota Alat-alat Kelengkapan DPRD Kota Depok Masa Bakti 1999-2004.

Kemudian alat-alat kelengkapan DPRD kecuali Pimpinan DPRD mengalami 2 kali pergantian susunan pimpinan dan keanggotaan, yaitu pada tanggal 20 Februari 2001 yang ditetapkan dengan Keputusan DPRD Kota Depok No. 07 tahun 2001 tentang Penetapan Perubahan susunan Pimpinan dan Kenggotaan Alat-alat Kelengkapan DPRD Kota Depok tahun 2001-2002 dan tanggal 2 April 2002 yang ditetapkan dengan Keputusan DPRD Kota Depok No. 04 Tahun 2002 tentang Penetapan Perubahan Susunan Pimpinan dan Keanggotaan Alat-alat Kelengkapan DPRD Kota Depok tahun 2002-2003 sebagai berikut:

  • Ketua Panitia Anggaran - Bambang Sutopo
  • Ketua Komisi A - Damanhuri
  • Ketua Komisi B - Ahmad Dahlan
  • Ketua Komisi C - Bernhard, SH
  • Ketua Komisi D - Agus Sutondo
  • Ketua Komisi E - Kusdiarto

Periode 2004-2009[sunting | sunting sumber]

Pimpinan
Ketua H. Naming D. Bothin (Golkar)
Wakil Ketua
  • Drs. Amri Yusra, M.Si (PKS)
No. Fraksi Anggota
1. PKS 12 Kursi:
  • Drs. Amri Yusra, M.Si
  • Muhammad Supariyono, A.Md. Ak
  • Ir. H. Imam Budi Hartono
  • H. Adriyana Wira Santana
  • Jaya Wilakaya
  • Muttaqin, S.Si
  • Nuri Wasisaningsih, S.Pd
  • Qurtifa Wijaya, S.Ag
  • Budi Wahyudi, SE, MM
  • Dedy Martoni, S.Pd, M.Si
  • Drs. Muhammad Said, M.Hum
  • Kuat Sukariyono, A.Md
2. Golkar 8 Kursi:
  • H. Naming D. Bothin, S.Sos
  • Drs. H. Machruf Aman, MM
  • H. Amsir, Hs
  • Hj. Ratna Nuryana, SE
  • H. Naisan, A.Md
  • Babai Suhaimi, SE
  • Lia Kamelia, S.Pd.I
  • H. Soerwarkih
3. Demokrat 8 Kursi:
  • Agung Witjaksono, SH, MM
  • Drs. Rintis Yanto
  • Wahyudi, S.Sos, M.Si
  • Anita Dyah Puspitasari, BSc
  • Lewi Octaviano, A.Md
  • Drs. Murthada Sinuraya, MM
  • Marlyn Agnes Pantouw, S.Sos
  • H. Imam Subardjo
4. PDIP (PDS 1 Kursi) 6 Kursi
  • R. Sugiharto
  • Widya Jaya Antara
  • Siswanto
  • Otto S. Leander
  • Zaenudin
  • Ritandiyono, S.Psi, M.Si
5. PPP (PKB 2 orang)
  • Mazhab HM
  • Muhammad Triyono
  • H. Dadang Ibrahim
  • Sjuhada
  • KH. Syiabuddin Ahmad, S.Pd.I
  • KH. Dr. Ahmad Damanhuri, MA
6. PAN 5 Kursi:
  • M. Hasbullah R., S.Pd, M.Hum
  • Drs. Busri Syahrir, M.Si
  • H. Andah Suhanda Rundih, S.Sos, M.Si
  • H. Ahmad Dahlan
  • Rahmat Sukindar, SH
Jumlah 45 Kursi

Periode 2009-2014[sunting | sunting sumber]

Pimpinan
Ketua Drs. Rintis Yanto (Demokrat)
Wakil Ketua
  • Prihandoko (PKS)
No. Partai politik Anggota
1. Demokrat 16 Kursi:
  • Rintis Yanto
  • Agung Witjaksono
  • Ayi Nurhayati
  • Edi Sitorus
  • Endah Winarti
  • Fahmi Sobri
  • Jeanne Noveline
  • Karno
  • Mochamad Taufik
  • Robby Aswan
  • Septer Edward Sihol
  • Siti Nurjanah
  • Siti Zubaidah
  • Susilawati
  • Sutopo
  • Todung Panabor Lumbantoruan
2. PKS 11 Kursi:
  • Abdul Gofar Hasan
  • Aceng Toha Abdul Qadir
  • Andyarini Kencana Wungsu
  • Muhammad Supariyono
  • Mohamad Said
  • Muttaqin
  • Nur Komariyah
  • Prihandoko
  • Qurtifa Wijaya
  • Sri Rahayu Purwita Ningsih
  • T. Farida Rachmayanti
3. PAN 8 Kursi:
  • Acep Saepudin
  • Enthy Sukarti
  • Fitri Hariono
  • Isdiyanti
  • Lilis Latifah
  • Mazhab HM
  • Nurhasan
  • Siswanto
4. Golkar 7 Kursi:
  • Naming D. Bothin
  • Ardja Djunaidi
  • Babai Suhaimi
  • Ernawati
  • Ervan Teladan
  • Juanah Sarmili
  • Nurhasyim
5. Gerindra 4 Kursi:
  • Femmy Merry Christina
  • Mohammad HB
  • Slamet Riyadi HS
  • Yeti Wulandari
6. PDIP 4 Kursi:
Jumlah 50 Kursi

Periode 2014-2019[sunting | sunting sumber]

Pimpinan
Ketua Hengki Tangke Allo (PDI-P)
Wakil Ketua
  • Muhammad Suparyono (PKS)
  • Igun Sumarno (PAN)
No. Partai politik Anggota Komposisi
1. LOGO- PDIP.svg PDIP 11 Kursi:
  • Veronica
  • Indah Haryani
  • Siti Sutinah
  • Rudi Kurniawan
  • Yuni Indriani
  • Mat Arif
  • Harmanto
  • Sahat Farida Berlian
  • Rahmin Sihaan
  • Agustina Simanjutak
  • Hendrik Tangke Alo
11 / 50
2. Logo Gerindra.svg Gerindra 9 Kursi:
  • Yeti Wulandari
  • Hamzah
  • Rienova Seri
  • Muhamad Sakam
  • Iing Hilman
  • Muhamad HB
  • Hj Resqi
  • Turiman
  • Edi Masturo
9 / 50
3. Contoh Logo Baru PKS.jpg PKS 6 Kursi:
  • Sri Utami
  • Qutifa Wijaya
  • Zeni Faizah
  • Farida Rahmayanti
  • Muhamad Saparyono
  • Muhamad Hafid Nasir
6 / 50
4. Logo PAN.svg PAN 6 Kursi:
  • Titi Sumiati
  • Igun Sumarno
  • Lahmudin Abdulah
  • Nurhasan
  • Azhari
  • Fitri Haryono
6 / 50
5. GolkarLogo.png Golkar 5 Kursi:
  • Nurhasim
  • Babay Suhaemi
  • Tajudin Tabri
  • Juanah Sarmili
  • Supriatni
5 / 50
6. Democratic Party (Indonesia).svg Demokrat 5 Kursi:
  • Edi Sitorus
  • Muhamad Taufik
  • Pradana Mulya
  • Endah Winarti
  • Siti Nurjanah
5 / 50
7. Logo PPP.svg PPP 4 Kursi:
  • Sri Kustiani
  • Qonita
  • Makmun Abdulah
  • Mazhab HM.
4 / 50
8. Logo Hanura.svg Hanura 2 Kursi:
  • Bernat
  • Nurjaman
2 / 50
9. Partai NasDem.svg NasDem 1 Kursi:
  • Sasmita
1 / 50
10. Logo PKB.svg PKB 1 Kursi:
  • Slamet Riadi
1 / 50
No. Partai politik Anggota Komposisi Perubahan kursi (2014)
1. Contoh Logo Baru PKS.jpg PKS 12 Kursi:
  • Imam Musanto
  • T. Farida Rachmayanti
  • T.M Yusuf Saputra
  • Sri Utami
  • Ade Supriyatna
  • Muhammad Supariyono
  • Henky
  • Qurtifa Wijaya
  • Ade Firmansyah
  • Khairullah
  • Habib Syarif Gasim Husin Al Attas
  • Hafid Nasir
12 / 50
6 kursi
2. Logo Gerindra.svg Gerindra 10 Kursi:
  • Edi Masturo
  • Mohammad HB
  • Rezky M. Noor
  • Yeti Wulandari
  • Turiman
  • Hamzah
  • Afrizal A. Lana
  • M. Iman Yuniawan
  • Priyanti Susilawati
  • Irfan Rifai
10 / 50
1 kursi
3. LOGO- PDIP.svg PDIP 10 Kursi:
  • Imam Turidi
  • Hermanto
  • Indah Ariani
  • Fransiscus Samosir
  • Rudi Kurniawan
  • Ikravany Hilman
  • Yuni Indriany
  • Mad Arif
  • Veronika Wiwin
  • Hendrik Tangke Allo
10 / 50
1 kursi
4. GolkarLogo.png Golkar 5 Kursi:
  • Supriyatni
  • Tajudin Tabri
  • Juanah
  • Nurhasim
  • Nurdin Al Ardiasoma
5 / 50
Steady
5. Logo PAN.svg PAN 4 Kursi:
  • Nurhasan
  • Azhari
  • Igun Sumarno
  • Lahmudin Abdullah
4 / 50
2 kursi
6. Democratic Party (Indonesia).svg Demokrat 3 Kursi:
  • Edi Sitorus
  • Endah Winarti
  • Mochamad Taufik
3 / 50
2 kursi
7. Logo PKB.svg PKB 3 Kursi:
  • Tati Rachmawati
  • Abdul Hamid
  • Babai Suhaimi
3 / 50
2 kursi
8. Logo PPP.svg PPP 2 Kursi:
  • Mazhab HM
  • Qonita Luthfiyah
2 / 50
2 kursi
9. LogoPSI.svg PSI 1 Kursi:
  • Oparis Simanjuntak
1 / 50
(baru)

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]

Daftar Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kota Depok terdiri dari 11 kecamatan dan 63 kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 1.809.120 jiwa dengan luas wilayah 200,29 km² dan sebaran penduduk 9.032 jiwa/km².[9][10]

Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Kota Depok, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
32.76.06 Beji 6
32.76.11 Bojongsari 7
32.76.08 Cilodong 5
32.76.02 Cimanggis 6
32.76.09 Cinere 4
32.76.07 Cipayung 5
32.76.04 Limo 4
32.76.01 Pancoran Mas 6
32.76.03 Sawangan 7
32.76.05 Sukmajaya 6
32.76.10 Tapos 7
TOTAL 63

Ikon Kota[sunting | sunting sumber]

Belimbing terpilih sebagai ikon kota Depok. Belimbing yang terkenal dari kota Depok adalah belimbing dewa. Buahnya yang berwarna kuning-orange keemasan, mengandung vitamin C dan A yang cukup tinggi. Rasa manisnya dipercaya sebagai obat herbal penurun darah tinggi atau hipertensi, kencing manis, nyeri lambung, dan lain-lain. Belimbing sangat prospektif dikembangkan di Kota Depok dan kini telah menjadi buah unggulan Kota Depok.

Selain itu belimbing di daerah ini juga sudah dibuat sebagai dodol bersama dengan jambu merah. Namun, seiring maraknya pengembangan perumahan dan atau properti lainnya di daerah utara Kota Depok (perbatasan dengan DKI Jakarta), pohon Belimbing hanya bisa ditemukan di daerah selatan atau ke arah Kota Bogor.

Julukan[sunting | sunting sumber]

  • Kota Belimbing (City ​​of Star Fruit)

Belimbing yang terkenal dari Kota Depok adalah Belimbing Dewa. Belimbing sangat Prospektif dikembangkan di Kota Depok dan kini telah menjadi buah unggulan Kota Depok.

  • Kota Petir (City ​​of Lightning)

Kota Depok dijuluki Kota Petir, dikarenakan Kota Depok adalah satu-satunya kota di dunia yang terdapat petir paling berbahaya di dunia dan paling sering terjadi.[11]

  • Kota Layangan (City of Kite)

Kota Depok dijuluki Kota Layangan, karena di langit Kota Depok dipenuhi banyak layangan yang di terbangkan dari berbagai penjuru Kota Depok.

  • Kota Layak Anak (City ​​Worthy of a Child)

Kota Depok berhasil mempertahankan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dengan predikat Nindya untuk 3 kali secara berturut-turut dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di tahun 2019 sampai dengan sekarang.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Kota Depok memiliki sekitar 2.214 sekolah, 309.743 siswa dan 20.234 guru.[12]

Perguruan Tinggi[sunting | sunting sumber]

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Trayek Angkutan Kota:[sunting | sunting sumber]

  • D01: Terminal Depok-Ridwan Rais-Depok Satu PP
  • D02: Terminal Depok-Proklamasi-Depok Dua PP
  • D03: Terminal Depok-Sawangan-Pasar Parung PP
  • D04: Terminal Depok-Nusantara-Kukusan PP
  • D05: Terminal Depok-Citayam-Stasiun Bojong Gede PP
  • D06: Terminal Depok-Simpangan Depok-Terminal Jatijajar PP[14]
  • D07: Terminal Depok-Pitara-Pasar Citayam PP
  • D07A: Terminal Depok-Pitara-Rawa Denok PP
  • D08: Terminal Depok-BBM-Kampung Sawah PP
  • D09: Terminal Depok-Raden Saleh-Kampung Sawah PP
  • D10: Terminal Depok-Parung Serab-Kampung Sawah PP
  • D10A: Terminal Depok-Boulevard Grand Depok City-Terminal Jatijajar PP
  • D11: Terminal Depok-Akses UI-Palsigunung (PAL) PP
  • D15: Terminal Depok-Curug Agung-Simpang Limo PP
  • D17: Terminal Jatijajar-Banjaran Pucung-Cibubur PP
  • D21: Terminal Sawangan-Bedahan-Duren Seribu PP
  • D25: Terminal Sawangan-Abdul Wahab-Curug PP
  • D26: Terminal Sawangan-Rawa Denok-Pasar Citayam PP
  • D37: Terminal Kampung Rambutan-Cimanggis-Simpangan Depok PP
  • D41: Terminal Kampung Rambutan-Simpangan Depok-Terminal Cibinong PP
  • D61: Desa Limo-Terminal Pasar Minggu PP
  • D66: Simpang Tapos-Gunung Putri-Terminal Cibinong PP
  • D68: Leuwinanggung-Cimpaeun-Terminal Cibinong PP
  • D69: Cisalak-Pekapuran-Leuwinanggung PP
  • D72: Kampung Sawah-Cikaret-Terminal Cibinong PP
  • D79: Cisalak-Leuwinanggung-Kranggan PP
  • D83: Tanah Baru-Cipedak-Lenteng Agung PP
  • D97: Simpang Cisalak-Cibubur PP
  • D102: Parung Bingung-Meruyung-Pasar Pondok Labu PP
  • D105: Terminal Depok-Tanah Baru-Pasar Pondok Labu PP
  • D107: Cisalak-Gas Alam-Leuwinanggung PP
  • D110: Terminal Depok-Gandul-Cinere PP
  • D111: Stasiun Citayam-Kalisuren-Terminal Parung PP
  • D112: Terminal Depok-Ciracas-Terminal Kampung Rambutan PP
  • D114: Cinere-Pasar Ciputat PP
  • D128: Terminal Depok-Warung Sila PP
  • D129: Mekarsari-Tanjung Barat-Terminal Pasar Minggu PP
  • M03: Terminal Depok-Terminal Pasar Minggu PP
  • M04: Depok Timur-Terminal Pasar Minggu PP
  • P01: Cisalak-Terminal Cileungsi PP
  • S16: Terminal Depok-Cinere-Pasar Pondok Labu PP
  • T11: Mekarsari-Terminal Cililitan PP
  • T13: Taman Bunga Wiladatika-Terminal Cililitan PP
  • T16: Jambore-Pasar Rebo PP
  • T19: Terminal Depok-Tanjung Barat-Terminal Pinang Ranti PP

Angkutan Kota lain yang melewati Depok:[sunting | sunting sumber]

  • 02: Ciputat-Lebak Bulus-Pondok Labu PP
  • 06: Parung-Merdeka PP
  • 07: Ciputat-Pamulang-Muncul PP
  • 15: Lebak Bulus-Pondok Cabe-Pamulang PP
  • 19: Ciputat-Cinere-Pondok Labu PP
  • 25: Parung-Rumpin PP
  • 26: Simpang Parung-Pasar Prumpung PP
  • 27: Simpang Parung-BSD PP
  • 28: Parung-Kuripan PP
  • 29: Parung-Depok-Ciputat PP
  • 49: Ciangsana-Pasar Cileungsi PP
  • 106: Parung-Depok-Lebak Bulus PP
  • 117: Parung-Terminal Bojong Gede PP
  • 121: Terminal Cileungsi-Terminal Kampung Rambutan PP
  • 121A: Ciangsana-Terminal Kampung Rambutan PP
  • T02: Terminal Cileungsi-Ciawi PP
  • T05: Terminal Cileungsi-Laladon PP

Trayek Bus:[sunting | sunting sumber]

Terminal[sunting | sunting sumber]

Kota Depok memiliki 3 terminal, yang di antaranya ada 1 Terminal Utama, 1 Terminal Bus, 1 Terminal Cadangan:

  • Terminal Depok (Terminal Utama)

Jl. Margonda Raya No.39, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431.

Jl. Raya Bogor No.12, Jatijajar, Kec. Tapos, Kota Depok, Jawa Barat 16451.

  • Terminal Sawangan (Terminal Cadangan)

Jl. Sawangan Permai No.36, Sawangan Baru, Kec. Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat 16511.

KRL Commuter Line[sunting | sunting sumber]

KRL Commuter Line adalah layanan kereta rel listrik yang di operasikan oleh PT Kereta Commuter Indonesia atau anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

KRL telah beroperasi di wilayah Jakarta sejak tahun 1925 hingga kini melayani rute di wilayah Provinsi DKI Jakarta, Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Lebak, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Rute KRL yang melewati Kota Depok:

Stasiun KRL Commuter Line[sunting | sunting sumber]

Kota Depok memiliki 5 stasiun KRL yang di antaranya ada 1 stasiun transit:

LRT (Light Rail Transit)[sunting | sunting sumber]

LRT adalah layanan kereta api ringan yang didirikan oleh PT LRT Jakarta. Pembangunan LRT dibagi menjadi dua, yaitu LRT Jakarta yang diawasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan LRT Jabodebek yang diawasi oleh perusahaan swasta, PT Adhi Karya.

LRT telah beroperasi sejak tahun 2018 hingga kini melayani rute di Provinsi DKI Jakarta, Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi.

Rute LRT yang melewati Kota Depok:

  • Harjamukti - Cawang PP
  • Harjamukti - Bogor PP

Stasiun LRT[sunting | sunting sumber]

  • Stasiun LRT Harjamukti

Pahlawan Depok[sunting | sunting sumber]

Lahir di Bogor, Jawa Barat, meninggal dalam pertempuran ketika pasukannya menyerang tentara Inggris di Kali Bata, Depok pada tanggal 16 November 1945. Nama ia diabadikan menjadi nama jalan yaitu Jalan Margonda, Depok, Kec. Pancoran Mas.

Lahir di Depok, Jawa Barat, meninggal dalam pertempuran dengan sekutu di Perkebunan Cikasintu, Kec. Cidadap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada tahun 1947. Nama ia diabadikan menjadi nama jalan yaitu Jalan Tole Iskandar, Sukamaju, Kec. Cilodong.

Arif Rahman Hakim adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia yang meninggal karena ditembak sewaktu berlangsungnya demonstrasi mahasiswa yang menuntut Tritura atas pemerintahan Orde Lama di bawah Presiden Soekarno pada tanggal 24 Februari 1966. Nama ia diabadikan menjadi nama jalan yaitu Jalan Arif Rahman Hakim, Depok, Kec. Pancoran Mas.

  • Muchtar

Nama Muchtar menurut cerita adalah nama seorang pejuang Depok. Namanya muncul bersamaan dengan Margonda dan Tole Iskandar ketika terjadi peristiwa perlawanan para pejuang kemerdekaan yang mempertahankan Depok dari tentara NICA Belanda yang menguasai Depok.

Berbeda dengan Margonda dan Tole Iskandar yang jejak sejarahnya dapat di telusuri, nama Muchtar sendiri sulit di telusuri jejak sejarahnya. Nama ia diabadikan menjadi nama jalan yaitu Jalan Muchtar Raya. Jalan Muchtar Raya mempunyai panjang sekitar 4,5 KM yang membentang dari pertigaan Parung Bingung hingga pertigaan Bojongsari yaitu pertemuan dengan Jalan Raya Parung-Ciputat.

Lahir di Baubau, Sulawesi Tenggara. Ia dikenal sebagai Bapak Brimob karena pengabdiannya kepada Kepolisian Republik Indonesia sebagai pelopor terbentuknya Korps Brigade Mobil yang dulu disebut dengan nama Polisi Istimewa. Nama ia diabadikan menjadi nama jalan yaitu Jalan Komjen Pol. M. Jasin, Pasir Gunung Selatan, Kec. Cimanggis.

  • Pamoras

Lahir di Mandailing Natal, Sumatra Barat. Ia dikenal karena kegigihannya melawan tentara VOC sewaktu berada di kawasan Dusun Cibatu, Desa Cijajar atau sekarang menjadi Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis. Nama ia diabadikan menjadi nama jalan yaitu Jalan Pamoras, Abadijaya, Kec. Sukmajaya.

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Perkembangan Kota Depok dari aspek geografis, demografis maupun sumber pendapatan begitu pesat, terutama di bidang administrator pembangunan.

Ada beberapa indikator yang dapat dipergunakan sebagai acuan tentang pertumbuhan ekonomi di Kota Depok. Pertamatama, indeks daya beli masyarakat Depok semakin meningkat dari tahun ke tahun. Sisi daya beli terjadi peningkatan indeks daya beli dari 576,76 pada tahun 2006 menjadi 586,49 pada tahun 2009.

Kedua, capaian Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Depok pada tahun tahun 2009: 6,22%. Kontribusi paling dominan terhadap PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) dan LPE, dari subsektor perdagangan dan jasa.

Ketiga, terjadi peningkatan dari tahun ke tahun pada peranan sektor tersier, yaitu dari 50,42% pada tahun 2006 menjadi 52,77% pada tahun 2009. Indikasi tersebut menandakan bahwa masyarakat Depok sudah dapat memenuhi kebutuhan sektor primer maupun sekunder.

Laju ekonomi yang meningkat tersebut, telah menjadikan Depok sebagai kota jasa dan perdagangan. Hal itu terlihat secara nyata dengan semakin banyaknya layanan sektor jasa dan perdagangan yang bermunculan di Kota Depok, seperti Restauran, Mall, tempat-tempat usaha dan layanan jasa lainnya.[15]

Pada tahun 2011, perekonomian Depok dijadikan percontohan oleh Timor Leste dengan hadirnya Menteri Ekonomi dan Pembangunan Timor Leste, Joe Mendes Gonzales.[16]

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada 2012 pertumbuhan perekonomian Kota Depok mencapai 7,1%. Angka tersebut jauh melebihi pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat sebesar 6,2%.[17]

Usaha jasa perorangan di Depok turut mendorong laju pertumbuhan ekonomi sekitar 10,56%. Layanan jasa yang menyokong perekonomian Depok antara lain dari jasa laundry, service motor dan mobil, salon dan guru private. Usaha-usaha itu berada di tengah-tengah pemukiman masyarakat.[18]

Pusat Perbelanjaan[sunting | sunting sumber]

Mall:

  • Plaza Depok

Jl. Margonda Raya No.32, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431.

  • D'Mall

Jl. Margonda Raya No.88, Kemiri Muka, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16423.

  • Depok Town Square

Jl. Margonda Raya No.1, Pondok Cina, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424.

  • Margo City

Jl. Margonda Raya No.358, Kemiri Muka, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16423.

  • ITC Depok

Jl. Margonda Raya No.56, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431.

  • Depok Town Center

Jl. Raya Sawangan No.1, Rangkapan Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16435.

  • Cinere Bellevue Mall

Jl. Merawan No.23, Pangkalan Jati, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16513.

  • Tip Top Depok

Jl. Tole Iskandar No.3, Mekar Jaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16411.

  • Transmart Dewi Sartika

Jl. Dewi Sartika No.9, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431.

  • Cimanggis Square

Jl. Raya Bogor No.29, Mekarsari, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16452.

  • Mall Cimanggis

Jl. Raya Bogor No.30, Tugu, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16451.

  • Cinere Square

Jl. Cinere Raya No.24, Cinere, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16514.

  • Mall Cinere

Jl. Cinere Raya No.38, Cinere, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16513.

  • Salladin Square

Jl. Margonda Raya No.37, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431.

  • Pesona Square

Jl. Ir H. Juanda No.99, Bakti Jaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16418.

  • The Park Sawangan

Jl. Raya Parung-Ciputat No.1, Serua, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16555.

Pasar:

  • Pasar Cisalak

Jl. Raya Bogor No.31, Cisalak Pasar, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16452.

  • Pasar Simpang Curug

Jl. Ciherang No.11, Sukatani, Kec. Tapos, Kota Depok, Jawa Barat 16454.

  • Pasar Windu

Jl. Nusa Dua Raya No.9, Limo, Kec. Limo, Kota Depok, Jawa Barat 16514.

  • Pasar Sukatani

Jl. Bunga III No.12, Sukatani, Kec. Tapos, Kota Depok, Jawa Barat 16454.

  • Pasar Tugu

Jl. Menpor Palsigunung No.7, Tugu, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16451.

  • Pasar Palsigunung

Jl. Komjen.Pol.M.Jasin No.16, Pasir Gunung Selatan, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16451.

  • Pasar Sawangan

Jl. Sawangan Permai No.37, Sawangan Baru, Kec. Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat 16511.

  • Pasar Agung

Jl. Proklamasi No.41, Abadijaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16417.

  • Pasar Segar Cinere

Jl. Cinere Raya No.66, Cinere, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16514.

  • Pasar Musi

Jl. Banyuasin Raya No.1, Abadijaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16417.

  • Pasar Musi Baru

Jl. Pasar Musi No.14, Abadijaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16417.

  • Pasar Mini

Jl. Bahagia Raya No.18, Abadijaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16417.

  • Pasar Pucung

Jl. Kampung Bedahan No.56, Jatimulya, Kec. Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16413.

  • Pasar Citayam

Jl. Raya Citayam No.88, Bojong Pondok Terong, Kec. Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat 16438.

  • Pasar Kemiri Muka

Jl. Swadaya Raya No.4, Kemiri Muka, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16423.

  • Pasar Reni Jaya

Jl. Reni Jaya Barat I No.5, Pondok Petir, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16517.

  • Pasar Anyelir

Jl. Anyelir No.14, Pondok Petir, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16517.

  • Pasar Muamalah

Jl. Tanah Baru No.23, Tanah Baru, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16426.

  • Pasar Depok Lama

Jl. Dewi Sartika No.18, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431.

  • Pasar Ikan Depok Satu

Jl. Jambu V No.119, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16436.

  • Pasar Depok Jaya

Jl. Nusantara Raya No.53, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16436.

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Rumah Sakit[sunting | sunting sumber]

  • RSUD Depok

Jl. Raya Muchtar No.99, Sawangan Lama, Kec. Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat 16511.

  • RSUD Depok Timur

Jl. Raya Tapos No.1, Cimpaeun, Kec. Tapos, Kota Depok, Jawa Barat 16459.

  • RS Hermina Depok

Jl. Siliwangi Raya No.50, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16436.

  • RS Bhayangkara Brimob

Jl. Komjen.Pol.M.Jasin No.76, Pasir Gunung Selatan, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16451.

  • RS Permata Depok

Jl. Raya Muchtar No.22, Sawangan Baru, Kec. Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat 16511.

  • RS Tugu Ibu

Jl. Raya Bogor No.29, Mekarsari, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16452.

  • RS Sentra Medika

Jl. Raya Bogor No.7, Cisalak, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16416.

  • RS Puri Cinere

Jl. Maribaya No.1, Pangkalan Jati, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16514.

  • RS Simpangan Depok

Jl. Raya Bogor No.36, Sukamaju, Kec. Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16415.

  • RS Citra Medika Depok

Jl. Raya Kalimulya No.68, Kalimulya, Kec. Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16413.

  • RS Mitra Keluarga

Jl. Margonda Raya No.155, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431.

  • RS Harapan Depok

Jl. Pemuda No.10, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431.

  • RS Meilia

Jl. Alternatif Cibubur No.1, Harjamukti, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16454.

Jl. Prof. DR. Bahder Djohan No.1, Pondok Cina, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424.

  • RS Jantung Diagram Cinere

Jl. Cinere Raya No.19, Pangkalan Jati, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16514.

  • RSIA Hasanah Graha Afiah

Jl. Raden Saleh No.42, Sukmajaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16412.

  • RSIA Tumbuh Kembang

Jl. Raya Bogor No.23, Tugu, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16451.

Jl. K.H.M. Usman No.168, Kukusan, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16425.

  • RSIA Citra Arafiq

Jl. Perindustrian No.53, Bakti Jaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16418.

  • RSIA Bunda Aliyah Depok

Jl. Kartini No.2, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431.

  • RSIA Setya Bhakti

Jl. Raya Bogor No.35, Mekarsari, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16452.

  • RSIA Asyifa

Jl. Cinere Raya No.9, Rangkapan Jaya Baru, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16434.

  • RSIA Brawijaya Sawangan

Jl. Raya Parung-Ciputat No.1, Bojongsari Baru, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16516.

Jl. Margonda Raya No.28, Pondok Cina, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424.

  • RSU Bhakti Yudha

Jl. Raya Sawangan No.2, Pancoran Mas, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16436.[19]

Plat Kendaraan[sunting | sunting sumber]

B **** E**[sunting | sunting sumber]

  • Kecamatan Pancoran Mas
  • Kecamatan Beji
  • Kecamatan Sukmajaya
  • Kecamatan Cilodong
  • Kecamatan Cimanggis
  • Kecamatan Tapos
  • Kecamatan Cipayung

B **** Z**[sunting | sunting sumber]

  • Kecamatan Sawangan
  • Kecamatan Bojongsari
  • Kecamatan Limo
  • Kecamatan Cinere

Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat)[sunting | sunting sumber]

  • Puskesmas Mampang

Jl. Nam Nam Raya No.202, Mampang, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16433.

  • Puskesmas Rangkapan Jaya Baru

Jl. Puskesmas No.12, Rangkapan Jaya Baru, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16434.

  • Puskesmas Pancoran Mas

Jl. Pemuda No.2, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431.

  • Puskesmas Depok Jaya

Jl. Melati Raya No.1, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432.

  • Puskesmas Beji

Jl. Bambon Raya No.7B, Beji Timur, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16422.

  • Puskesmas Kemiri Muka

Jl. Ciliwung No.12, Kemiri Muka, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16423.

  • Puskesmas Tanah Baru

Perumahan Depok Mulya III Blok AB No.2, Tanah Baru, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16436.

  • Puskesmas Cipayung

Jl. Kelurahan Cipayung No.8, Cipayung, Kec. Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat 16437.

  • Puskesmas Ratu Jaya

Jl. Permata Depok Regency No.4, Ratu Jaya, Kec. Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat 16439.

  • Puskesmas Bojong Pondok Terong

Jl. H. Dul No.25, Bojong Pondok Terong, Kec. Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat 16436.

  • Puskesmas Abadijaya

Jl. Kerinci Raya No.1, Abadijaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16417.

  • Puskesmas Baktijaya

Jl. Gama Setia Barat IX No.6, Bakti Jaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16418.

  • Puskesmas Sukmajaya

Jl. Arjuna Raya No.1, Mekar Jaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16411.

  • Puskesmas Pondok Sukmajaya Permai

Jl. Pondok Sukmajaya Permai No.14, Sukmajaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16412.

  • Puskesmas Villa Pertiwi

Jl. Annuriyah No.1, Sukamaju, Kec. Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16415.

  • Puskesmas Cilodong

Jl. Kampung Sawah No.18, Jatimulya, Kec. Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16413.

  • Puskesmas Kalimulya

Jl. Raya Kalimulya No.41, Kalimulya, Kec. Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16413.

  • Puskesmas Limo

Jl. Raya Grogol No.4, Grogol, Kec. Limo, Kota Depok, Jawa Barat 16514.

  • Puskesmas Meruyung

Jl. Raya Meruyung No.243, Meruyung, Kec. Limo, Kota Depok, Jawa Barat 16515.

  • Puskesmas Cinere

Jl. Cinere Raya No.30, Cinere, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16514.

  • Puskesmas Gandul

Jl. Prapatan No.19, Gandul, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16512.

  • Puskesmas Cisalak Pasar

Jl. Zamrud VI No.3, Cisalak Pasar, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16452.

  • Puskesmas Cimanggis

Jl. Raya Bogor No.33, Curug, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16453.

  • Puskesmas Pasir Gunung Selatan

Kompleks Villa Kalisari Blok B No.1, Pasir Gunung Selatan, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16451.

  • Puskesmas Mekarsari

Jl. Tipar Raya No.158, Mekarsari, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16452.

  • Puskesmas Harjamukti

Jl. Tumaritis No.3, Harjamukti, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16454.

  • Puskesmas Tugu

Jl. Akses UI No.28, Tugu, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16451.

  • Puskesmas Cilangkap

Jl. Kampung Banjaran Pucung No.42, Cilangkap, Kec. Tapos, Kota Depok, Jawa Barat 16458.

  • Puskesmas Cimpaeun

Jl. Raya Tapos No.51, Cimpaeun, Kec. Tapos, Kota Depok, Jawa Barat 16459.

  • Puskesmas Jatijajar

Jl. Jatijajar I No.9, Jatijajar, Kec. Tapos, Kota Depok, Jawa Barat 16451.

  • Puskesmas Sukatani

Jl. Wijaya Kusuma No.2, Sukatani, Kec. Tapos, Kota Depok, Jawa Barat 16454.

  • Puskesmas Sukamaju Baru

Jl. Kenari Raya No.33, Sukamaju Baru, Kec. Tapos, Kota Depok, Jawa Barat 16455.

  • Puskesmas Tapos

Jl. H. Jamhur No.85, Tapos, Kec. Tapos, Kota Depok, Jawa Barat 16457.

  • Puskesmas Kedaung

Jl. Pertiwi Raya No.31, Kedaung, Kec. Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat 16516.

  • Puskesmas Pasir Putih

Jl. Rambutan No.3, Pasir Putih, Kec. Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat 16519.

  • Puskesmas Pengasinan

Jl. Karet Atas No.77, Pengasinan, Kec. Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat 16518.

  • Puskesmas Cinangka

Jl. Nusa Indah No.46, Cinangka, Kec. Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat 16516.

  • Puskesmas Sawangan

Jl. Raya Muchtar No.73, Sawangan Baru, Kec. Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat 16511.

  • Puskesmas Bojongsari

Jl. Village VII No.4, Pondok Petir, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16517.

  • Puskesmas Duren Seribu

Jl. Delima No.2, Duren Seribu, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16518.

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Keterangan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Pembentukan Kota Administratif Depok di Kabupaten Bogor
  2. ^ Pembentukan Kota Depok

Catatan Kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Kota Depok Dalam Angka 2020". www.depokkota.bps.go.id. Diakses tanggal 9 Juni 2020. 
  2. ^ Sehari Tanpa Mobil, Hemat Energi ala Depok. KOMPAS, Rabu 17 Juli 2013, hal 27.
  3. ^ Rimadi, Luqman (27 April 2015). "Menteri Tjahjo Beri Penghargaan kepada 3 Provinsi Ini". Liputan6.com. Diakses tanggal 9 Desember 2016. 
  4. ^ The Forgotten Bule Depok
  5. ^ Depok: Perdebatan Sebuah Nama
  6. ^ IAN (26 Januari 2006). "Nurmahmudi Resmi Dilantik". Liputan6.com. Diakses tanggal 26 November 2017. 
  7. ^ Soebijoto, Hertanto, ed. (26 Januari 2011). "Siang Ini Nur Mahmudi Dilantik". Kompas.com. Diakses tanggal 22 Desember 2019. 
  8. ^ Sam Law Malau, Budi (17 Februari 2016). Moenanto, Gede, ed. "Aher Lantik Idris dan Pradi Pimpin Kota Depok". Wartakotalive.com. Diakses tanggal 22 Desember 2019. 
  9. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  10. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  11. ^ "Petir Terganas di Dunia Berada di Kota Depok, yang Terparah Terjadi Pada Bulan ini - Grid.ID". www.grid.id. Diakses tanggal 2019-12-25. 
  12. ^ Situs resmi Dinas Pendidikan Kota Depok
  13. ^ "STKIP Arrahmaniyah". www.stkiparrahmaniyah.ac.id. Diakses tanggal 2019-07-02. 
  14. ^ Media, Kompas Cyber. "Semua Bus AKDP Wajib Pindah ke Terminal Jatijajar". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-12-21. 
  15. ^ Perkembangan Ekonomi Kota Depok
  16. ^ "Hah? Timor Leste Mau Belajar Ekonomi ke Kota Depok?"
  17. ^ "Ekonomi Depok Balap Pertumbuhan Ekonomi Nasional"
  18. ^ "Perekonomian Depok Tumbuh dari Jasa Perseorangan"
  19. ^ https://www.sehatq.com/faskes/rumah-sakit/depok.  Tidak memiliki atau tanpa |title= (bantuan)

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]