Teks prosedur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Teks prosedur adalah sebuah teks yang menyajikan langkah-langkah kegiatan atau berbagai tahapan untuk melakukan atau menghasilkan sesuatu. Tujuan penyusunan teks ini untuk memberikan petunjuk kepada seseorang tentang cara membuat suatu produk, memberikan arahan kepada seseorang untuk melakukan suatu kegiatan dan memberikan petunjuk kepada seseorang tentang cara menggunakan benda atau barang tertentu.[1] Ciri khas dari teks prosedur adalah adanya instruksi berupa kalimat imperatif yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Artinya, batasan dan aturan dalam hal bahan atau kegiatan harus dilakukan secara urut dan sistematis.[2] Kaidah kebahasaan teks prosedur meliputi kata kerja imperatif, kalimat saran, konjungsi, kalimat yang menunjukkan penggunaan waktu, kata yang menunjukkan urutan waktu, dan penggunaan kata keterangan cara, keterangan alat, serta keterangan tujuan.[3]

Jenis-Jenis Teks Prosedur[sunting | sunting sumber]

Teks prosedur sederhana[sunting | sunting sumber]

Teks prosedur sederhana adalah teks yang berisi dua atau tiga langkah petunjuk saja. Jadi teks ini sangat singkat dan hanya menyajikan bagian yang dianggap benar-benar pentingn saja. Bagian teks paling awal biasanya tidak disajikan. Contohnya tata cara atau petunjuk mengoperasikan setrika.[4]

Teks Prosedur Kompleks[sunting | sunting sumber]

Teks prosedur kompleks terdiri dari berbagai langkah dan jenjang pada tahapannya. Bahkan, sering terdapat sub-langkah untuk memperjelas petunjuk atau arahan. Selain itu, petunjuk disajikan sangat detail sehingga lebih mudah dipahami dan langsung diikuti. Struktur teks kompleks yang pertama adalah bagian tujuan yang berisi penjelasan maksud dari pembuatan teks prosedur tersebut atau capaian hasil akhir setelah menjalankan langkah-langkah kegiatan dalam panduan. Kedua, bagian langkah-langkah yang berisi tata cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan yang telah dijelaskan sebelumnya.[5]

Teks Prosedur Protokol[sunting | sunting sumber]

Teks prosedur protokol merupakan teks prosedur yang langkah-langkahnya sederhana dan mudah dipahami. Contohnya dalam pembuatan sup, orang yang memasak bebas memilih apakah akan memotong kentang atau wortel terlebih dahulu, karena nantinya bahan-bahan tersebut akan dimasukkan ke dalam kuah sup secara bersamaan.[4]

Struktur Teks Prosedur[sunting | sunting sumber]

  • Tujuan, berisi penjelasan maksud atau hasil akhir yang akan akan dicapai dari pembuatan teks prosedur (dapat berupa judul).
  • Material, berisi informasi tentang alat dan bahan yang dibutuhkan. Tapi, tidak semua teks prosedur terdapat bagian material (umumnya ada dalam  resep masakan).
  • Langkah-langkah, berisi  tata cara yang ditempuh dan tidak dapat diubah urutannya
  • Penegasan ulang

Harapan jika petunjuk itu dijalankan dengan baik dan benar .[6] By Tiara bintang

Ciri Kebahasaan Teks Prosedur[sunting | sunting sumber]

Terdapat 5 ciri kebahasaan yang biasa muncul pada teks prosedur bahasa Indonesia, yaitu:

  • Menggunakan kalimat imperatif atau perintah;
  • Terdapat kata-kata teknis yang berkaitan dengan topik yang dibahas;
  • Menggunakan konjungsi temporal atau kata penghubung yang mengacu pada urutan waktu;
  • Menggunakan pernyataan persuasif;
  • Berisi deskripsi benda atau alat yang digunakan.[7]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Yasmin, Puti (24 November 2020). "Struktur Teks Prosedur: Contoh, Pengertian, dan Ciri ciri Lengkapnya". detiknews. Diakses tanggal 2020-12-23. 
  2. ^ Astuti, Minarni Try (2019-09-06). Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan. Bandung: Penerbit Duta. hlm. 8. ISBN 978-602-463-937-2. 
  3. ^ Ari Welianto. "Teks Prosedur: Pengertian, Struktur, dan Ciri-cirinya". Kompas. Diakses tanggal 27 Oktober 2020. 
  4. ^ a b Abdi, Husni (2019-10-11). "Jenis Teks Prosedur, Ciri-ciri, dan Strukturnya dalam Bahasa Indonesia". liputan6.com. Diakses tanggal 2020-12-23. 
  5. ^ Rahman, Taufiqur (2017-12-23). Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan. Semarang: CV. Pilar Nusantara. hlm. 22. ISBN 978-602-50465-7-5. 
  6. ^ Gifelem, Agustinus G (2018). "Pengaruh Model Pembelajaran CTL Terhadap Kemampuan Menulis Teks Prosedur pada SMA Negeri 3 Kota Sorong". SOSCIED. 1 (1): 23. ISSN 2622-8866. 
  7. ^ "Contoh Teks Prosedur beserta Pengertian, Ciri, dan Strukturnya". Xerpihan. Diakses tanggal 2021-09-04.