Tangisan Issabela

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Tangisan Issabela
Sutradara Anto Agam
Pemeran Kirana Larasati
Irwansyah
Gary Iskak
Indah Ayu Putri
Helsi Herlinda
Juwita Thofany Sanjaya
Piet Pagau
Lagu pembuka Issabela, Amy Search
Lagu penutup Issabela, Amy Search
Negara Bendera Indonesia
Bendera Malaysia
Jumlah episode 104
Produksi
Produser Dhamoo Punjabi, Manoj Punjabi
Durasi 90 menit
Rumah produksi MD Entertainment
Rilis
Jaringan penyiar Indosiar
Tanggal rilis Senin, 6 Juli 2009 – Jum'at, 6 November 2009
Kronologi
Diawali oleh Muslimah

Tangisan Issabela adalah salah satu judul sinetron stripping yang ditayangkan di stasiun televisi Indonesia, Indosiar.

Pemain[sunting | sunting sumber]

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Ratna adalah tipikal perempuan yang keras, ambisius, dan materialistis. Pantaslah dia mati-matian menentang putri sulungnya, Issabela, berpacaran dengan Ferdi yang miskin. Ratna mendorong Issabela yang cantik untuk menjadi model. Buatnya, itu adalah tiket menuju hidup mewah. Keinginannya terwujud saat Issabela berkenalan dengan Pangeran Imran Hasan dari Malaysia di sebuah pesta. Issabela tidak sengaja mempermalukan Imran saat pesta berlangsung hingga pria itu jadi mendendam. Imran yang arogan dan licik berusaha memiliki Issabela dengan cara apapun supaya dendamnya terbalas.

Imran memperalat Ratna agar Issabela mau menerima lamarannya. Ia juga berhasil menggagalkan niat Issabela yang hendak kawin lari dengan Ferdi. Issabela putus asa dan mengancam akan bunuh diri. Tentu saja Ratna ketakutan dan mengembalikan semua hadiah dari Imran. Untuk kedua kalinya, Imran dipermalukan Issabela.

Selang beberapa bulan, Issabela pergi ke Malaysia untuk sebuah tawaran pemotretan. Ternyata itu hanyalah skenario Imran untuk menjebak Issabela. Dengan cara licik, Imran berhasil menikahi Issabela. Saat tersadar, Issabela syok mendapati dirinya sudah di dalam istana Imran dan berstatus istri pangeran. Ia berusaha kabur. Tapi Imran terus menerus mengeluarkan ancaman menakutkan. Hidup Issabella bagaikan di neraka. Sementara anggota keluarga Imran Hasan yang lain juga bersikap dingin dan angkuh pada Issabella. Dalam kondisi terpuruk, Ferdi datang ke istana berusaha membebaskannya. Tapi Imran terlalu tangguh untuk dijatuhkan begitu saja.