Lompat ke isi

Tamtama

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Beberapa Tamtama berpose bersama dua perwira

Tamtama atau tentara ahli mata-mata (bahasa Inggris: private) adalah golongan pangkat Paling Terendah Dalam Ketentaraan yang Posisinya Satu Tingkat Di Bawah Kelompok Bintara. Pangkat Tamtama dimulai dari Prajurit Dua / Kelasi Dua – Kopral kepala .[1]Pangkat ini biasanya merujuk kepada para anggota Prajurit yang bertugas di garis paling depan dalam kesatuan militer , Berperan sebagai Pelaksana perintah dari Bintara dan Perwira, berperan Sebagai Garda terdepan/ Ujung Tombak Satuan dan sebagai unsur inti dari sebuah pasukan tempur.

Pembagian tamtama di TNI

[sunting | sunting sumber]
Pangkat terendah Tamtama dalam TNI-AD: "Prada" (Prajurit Dua)
Pangkat terendah Tamtama dalam TNI-AU: "Prada" (Prajurit Dua)
Pangkat terendah Tamtama dalam TNI-AL: "Kelasi Dua"

Tamtama terbagi dua yaitu:

  1. Tamtama Kepala
    merupakan golongan pangkat Kopral di TNI, terdiri dari tiga kepangkatan yang dimulai dari pangkat yang paling rendah yaitu Kopral Dua , Kopral Satu, Dan Kopral Kepala
  2. Tamtama
    merupakan golongan pangkat Prajurit di TNI. Di negara lain sepadan dengan Private. Terdapat perbedaan istilah di TNI Angkatan Laut, di mana mereka menggunakan Kelasi sebagai ganti dari istilah Prajurit. Terdiri dari Tiga kepangkatan yang dimulai dari pangkat yang paling Rendah yaitu Prajurit Dua / Kelasi Dua , Prajurit Satu / Kelasi Satu , Dan Prajurit Kepala/ Kelasi Kepala

Pembagian tamtama di Polri

[sunting | sunting sumber]
Pangkat Tamtama Polri terendah: "Bharada" (Bhayangkara Dua)

Terdiri dari enam tingkatan sebagaimana halnya di TNI, menggunakan istilah (dari yang paling tinggi):

  1. Ajun Brigadir Polisi ("Abripol")
  2. Ajun Brigadir Polisi Satu ("Abriptu")
  3. Ajun Brigadir Polisi Dua ("Abripda")
  4. Bhayangkara Kepala ("Bharaka")
  5. Bhayangkara Satu ("Bharatu")
  6. Bhayangkara Dua ("Bharada")

Golongan kepangkatan "Tamtama" di POLRI hanya untuk kesatuan Brimob dan Polairud

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 1994. ISBN 979-407-182-X.