Taman Balai Kota Bandung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Taman Balai Kota Bandung

Taman Balai Kota Bandung (Aksara Sunda Baku: ᮒᮙᮔ᮪ ᮘᮜᮄ ᮊᮧᮒ ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀ) merupakan sebuah taman kota yang terletak di Kota Bandung.[1][2] Taman ini berada di sebelah selatan Balai Kota Bandung.[1][2] Saat ini, Taman Balai Kota Bandung terdiri dari dua taman yang menyatu, antara lain Taman Dewi Sartika dan Taman Badak.[1][2] Kedua taman tersebut diresmikan oleh Walikota Bandung saat itu, Ridwan Kamil, pada tanggal 19 Desember 2017.[1][2]

Lokasi[sunting | sunting sumber]

Taman Balai Kota Bandung terletak di kawasan yang cukup strategis, dikelilingi oleh Jalan Merdeka di sebelah timur, Jalan Wastukencana di sebelah barat, dan Jalan Perintis Kemerdekaan di sebelah selatan.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Seorang Tuan Tanah dari Priangan bernama Andries de Wilde, dulunya menggunakan tanah Balai Kota Bandung ini sebagai gudang kopi.[3] Tahun 1927, gudang kopi diruntuhkan dan berdirilah ruang kerja wali kota bersamaan dengan taman-tamannya.[3]

Adanya patung badak putih, awalnya karena dalam mitos persyaratan pusat kota Bandung, harus tegak lurus ke jalan raya, lahannya miring ke selatan.[3] Selain itu, kawasan Alun-alun diyakini sebagai tempat berkubangnya badak putih.[3]

Taman Dewi Sartika[sunting | sunting sumber]

Patung Dewi Sartika sebagai ikon khas taman Dewi Sartika (kiri)
Taman Badak dengan ciri khas patung badak putih (kanan)

Taman Dewi Sartika terletak paling selatan di area Taman Balai Kota Bandung.[1][2] Taman yang memiliki luas 4.390 meter persegi ini mempunyai ciri khas patung Dewi Sartika di depan taman.[1][2] Di taman ini pula terdapat area parkir yang digunakan sebagai terminal untuk Bandros (Bandung Tour on Bus).[1][2] Calon penumpang yang ingin menaiki Bandros dapat menuju area Taman Dewi Sartika.[1][2]

Taman Badak[sunting | sunting sumber]

Taman Badak terletak di sebelah utara Taman Dewi Sartika. [1][2] Taman yang memiliki luas 870 meter persegi ini memiliki ciri khas patung badak bercula satu.[1][2] Di taman ini terdapat air mancur dan kolam dangkal yang digunakan sebagai sarana rekreasi anak-anak.[1][2] Di taman ini pula terdapat taman hewan yang mengoleksi hewan-hewan seperti burung, kelinci, dan lain sebagainya.[1][2]

Taman Merpati[sunting | sunting sumber]

Taman Merpati berada persis di sebelah selatan Balai Kota Bandung.[4] Di taman ini terdapat labirin yang mengelilingi pohon dan patung merpati di tiap sisinya.[4] Dinamai Taman Merpati karena saat diresmikannya taman ini, ada 800 ekor burung merpati di taman ini.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i j k l miftah (2017-12-19). "TAMAN DEWI SARTIKA DAN TAMAN BADAK SUDAH LEBIH CANTIK". portal.bandung.go.id. Diakses tanggal 2019-02-03. 
  2. ^ a b c d e f g h i j k l Ispranoto, Tri. "Taman Dewi Sartika dan Badak di Balkot Bandung Makin Cantik". detiknews. Diakses tanggal 2019-02-03. 
  3. ^ a b c d "Fakta Unik Balai Kota Bandung, dari Bekas Gudang Kopi hingga Cerita di Balik Badak Putih". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 2019-02-03. 
  4. ^ a b c "Menyingkap Sejarah Taman Balai Kota Bandung – VIVA". m.viva.co.id. Diakses tanggal 2019-02-06. 

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]