Sumberejo, Plandaan, Jombang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sumberejo
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenJombang
KecamatanPlandaan
Kode Kemendagri35.17.15.2012 Edit the value on Wikidata
Luas... km²
Jumlah penduduk... jiwa
Kepadatan... jiwa/km²

Sumberejo adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur. Namun sebenarnya nama Desa ini adalah Sumberjo. Akan tetapi jika browsing di internet maka yang akan tampil adalah nama Sumberejo. Namun demikian nama Sumberjo sendiri secara estimologi dari dua suku kata yaitu Sumber dan Rejo, yang berartikan sumber adalah mata air dan rejo adalah ramai atau dapat diartikan sebagai mata air yang ramai.

Desa Sumberjo terbagi menjadi enam kedusunan. Masing-masing kedusunan memiliki keunikan sendiri-sendiri. Enam Dusun tersebut adalah; Dusun Bancang, Dusun Plosokerep (kedukuhan), Dusun Dolok, Dusun Ngentak, Dusun Sambong, dan Dusun Sumberjo itu sendiri. Sebagian besar masyrakat Desa Sumberjo bermatapencaharian bertani atau bercocok tanam. Hasil pertaniannya diantaranya adalah Padi yang ditanam pada musim penghujan dan Jagung, semangka, garbis, cabai yang ditanam pada musim kemarau. Dalam bidang pendidikan Desa Sumberjo memiliki satu pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) dan dua pendidikan sekolah dasar, yaitu Sekolah Dasar (SD) Negeri Sumberjo 1 dan Sekolah Dasar (SD) Negeri Sumberjo 2.

Salah satu Dusun di Desa Sumberjo yaitu Dusun Bancang. Dusun Bancang memiliki suatu kerajinan tangan berupa Tikar yang dibuat dari tanaman Pandan. Kerajinan tersebut dibuat dari daun Pandan yang dianyam sedemikian rupa sehingga membentuk Tikar. Pengrajin tersebut kebanyakan adalah kaum perempuan. Pengrajin ini melakukan pekerjaan kerajinan tangan tersebut disela-sela mereka melakukan kegiatan bertani atau bercocok tanam. Namun demikian, dengan perkembangan zaman kerajinan tangan Tikar ini semakin lama semakin terkikis oleh perkembangan zaman dan perkembangan teknologi. Jika hal ini tidak segera dijaga maka semakin lama akan segera tergerus dengan perkembangan kemodern-an zaman. Selain kerajinan tangan Tikar tersebut, di Dusun Bancang juga masih tersimpan wisata alam yang belum terjamah oleh masyarakat luar. Diantaranya adalah Wisata Kedung Kerang yang terletak sekitar dua kilometer dari Dusun Bancang. Disebut Kedung Kerang karena di tempat ini terdapat kerang yang diperkirakan sudah berumur jutaan tahn dan sudah ada ketika zaman Praaksara. Dimana ketikan itu pulau jawa sebagian besar masih berbentuk lautan. Kerang-kerang tersebut sekarang sudah berubah bentuk menjadi bebatuan atau mem-fosil sihingga menambah keindahan Kedung tersebut. Ditambah dengan kehijauan daun-daun pepohonan hutan yang masih terjaga kelestariannya begitu rindang.

Masyarakat Desa Sumberjo semakin lama akan semakin berkembang dengan kemajuan Jaman. Kemajuan zaman juga tidak akan menggerus tradisi yang sudah dilakukan secara turun-temurun pada masyarakat Desa Sumberjo karena masih memegang erat warisan leluhurnya. Wilayah yang sangat strategis dan nyaman sebagai tempat tinggal sekaligus prospek. kedepan dalam bidang kepariwisataan. Kebersihan yang selalu dijaga oleh masyarakat dan pelestarian pohon-pohon yang ridang membuat semakin asri Desa Sumberjo. Masyarakat yang guyub dan rukun juga mencerminkan kegotongroyoan yang selalu terjaga disetiap waktu.