Suku Mongol

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Mongol
Mongolian Musician.jpgMongolian women.jpg
Genghis Khan Bogd Khan
Daerah dengan populasi signifikan
 Tiongkok (5,8 juta)
 Mongolia (2,4 juta)
 Rusia (0,5 juta)
Bahasa
Bahasa Mongol
Agama
Mayoritas Buddhisme Tibet dengan Shamanisme. Sebagian kecil Kristen, Ateisme dan Islam.
Etnis terkait
Khalkha, Daur, Buryats, Hazara, Dörbed, Kalmyks, Oirats, Chahar, Tümed, Ordos, Bayad, Dariganga, Uriankhai, Üzemchin, Zakhchin

Suku Mongol (bahasa Mongol; Монголчууд; Hanzi: 蒙古族, hanyu pinyin: mengguzu) adalah sebuah suku dari lima suku besar di Republik Rakyat Tiongkok, yang sebagian besar mendiami Mongolia Dalam. Selain itu, mereka juga banyak terdapat di Mongolia. Di seluruh dunia terdapat sekitar 8,5 juta orang-orang suku Mongol.

Tempat tinggal[sunting | sunting sumber]

Suku Mongol bermukim di wilayah Mongolia. Permukiman mereka membentang dari perbatasan selatan Siberia dan sebelah utara Tiongkok Daratan. Permukiman mereka juga membentang hingga ke perbatasan timur Turkistan. Suku Mongol menjadi suku dengan pemukim mayoritas di wilayah Mongolia pada abad keenam Hijriah.[1]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Zaghrut, Fathi (April 2022). Artawijaya, ed. Tragedi-Tragedi Besar dalam Sejarah Islam. Diterjemahkan oleh Irham, Masturi. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar. hlm. 110. ISBN 978-979-592-978-9.