Skadron Pendidikan 203

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Skadron Pendidikan 203
Gambar Skadik 203.png
Lambang Skadik 203
Dibentuk-
NegaraIndonesia
CabangLambang TNI AU.png TNI Angkatan Udara
Tipe unitKomando Pendidikan
Moto"Vidyasana Visesa Viveka Pratama"
Situs webwww.kodikau.mil.id

Skadron Pendidikan 203 disingkat (Skadik 203) merupakan lembaga pendidikan militer TNI Angkatan Udara yang berada di lingkungan Pangkalan TNI AU Sulaiman (Lanud Sulaiman), Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Berdasarkan Skep Kasau Nomor 14/XI/2002 tentang Refungsionalisasi Skadik maka Skadik 203 sebagai unsur pelaksana Lanud Sulaiman dan berkedudukan langsung di bawah Komandan Lanud Sulaiman bertugas melaksanakan pendidikan Sekolah kejuruan lanjutan alat navigasi udara (Sejurla Alnavud), Sekolah kejuruan lanjutan dasar pemeliharaan radio (Sejurlasarharrad), sekolah kejuruan dasar listrik dan elektronika (Sejursarjlislek), Kursus kejuruan lanjutan tamtama avionik (susjurlata Avionik) dan Sekolah kejuruan dasar tamtama avionik (Sejursarta Avionik).[1][2]

Pendidikan yang diselengarakan di Skadik 203[sunting | sunting sumber]

  • Sejurla Alnavud (Sekolah Kejuruan Dasar lanjutan Alat Navigasi Udara) yang mempunyai tujuan pendidikan memberikan bekal pengetahuan, ketrampilan serta sikap perilaku sebagai bintara pemelihara alat navigasi udara, agar kelak dapat melaksanakan pekerjaan sebagai pelaksana dalam bidang pemeliharaan alat navigasi udara dengan baik dan benar. Sedang sasaran pendidikan : memiliki mental dan disiplin yang baik sebagai Prajurit Sapta Marga, berkepribadian dan berjiwa Pancasila dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan, memiliki kesamaptaan jasmani yang baik sesuai tuntutan tugas yang diberikan, dan mampu memeriksa memperbaiki dan memelihara alat bantu navigasi udara dengan tingkat kemahiran 2 atau di bawah pengawasan penyelia/inspektor.
  • Sejursarjlislek (Sekolah Kejuruan Dasar Listrik dan Elektronika) mempunyai tujuan pendidikan memberikan bekal pengetahuan, ketrampilan dasar dalam bidang elektronika umum serta sikap perilaku sebagai Bintara TNI AU untuk dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Adapun sasaran pendidikan memiliki mental dan disiplin yang baik sebagai Prajurit Sapta Marga, berkepribadian dan berjiwa Pancasila dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan, memelihara kesamaptaan jasmani secara berlanjut, mampu menguasai pelajaran listrik dan elektronika secara umum, dan mempunyai ketrampilan menggunakan test instrument dan memelihara secara baik dan benar.
  • Susjurlata Avionik (Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama Avionik) yang mempunyai tujuan pendidikan yaitu memberikan bekal pengetahuan kejuruan dan ketrampilan lanjutan Avionik serta sikap perilaku yang perlu bagi peserta didik, agar setelahp menyelesaikan pendidikan ini dapat melaksanakan pekerjaan sebagai pembantu pelaksana pemeliharaan dan pengoperasian peralatan Avionik secara terbatas. Adapun sasaran pendidikannya yaitu memiliki sikap perilaku yang baik sebagai Prajurit Sapta Marga, berkepribadian dan berjiwa Pancasila dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diberikan, memiliki pengetahuan di bidang elektronika dan Avionik, dapat membantu dan menyiapkan peralatan serta alat ukur untuk pelaksanaan pemeliharaan avionik, dapat menggunakan peralatan dan perkakas yang berhubungan dengan pemeliharaan avionik secara baik, benar dan aman, dapat mengoperasikan peralatan avionik secara terbatas, dan memiliki kesamaptaan jasmani yang baik sesuai dengan kedudukannya sebagai Prajurit TNI AU.
  • Sejursarta Avionik (Sekolah Kejuruan Dasar Tamtama Avionik) mempunyai tujuan pendidikan yaitu memberikan bekal pengetahuan kejuruan dan ketrampilan dasar avionik serta sikap perilaku yang perlu bagi peserta didik agar setelah menyelesaikan pendidikan ini dapat melaksanakan pekerjaan sebagai pembantu pelaksana pemula pemeliharaan dan pengoperasian peralatan avionik. Adapun sasaran pendidikan meliputi memiliki sikap perilaku yang baik sebagai prajurit Sapta Marga, berkepribadian dan berjiwa Pancasila dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan, memiliki pengetahuan dasar elektronika dan mengenal dasar-dasar avionik, dapat membantu menyiapkan peralatan serta alat ukur untuk pelaksanaan pemeliharaan avionik, dapat menggunakan peralatan dan perkakas yang berhubungan dengan pemeliharaan avionik secara terbatas dengan baik benar dan aman, serta memiliki kesamaptaan jasmani yang baik sesuai dengan kedudukannya sebagai Prajurit TNI AU.

Referensi[sunting | sunting sumber]