Sistem kristal kubik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Sistem kristal kubus)
Jump to navigation Jump to search
Sebuah batu berisi 3 kristal pirit (FeS2). Struktur kristal pirit adalah kubus sederhana.
Model jaringan sebuah sistem kubik sederhana.
The primitive and cubic close-packed (also known as face-centered cubic) unit cells.

Dalam kristalografi, sistem kristal kubik (atau isometrik) adalah sistem kristal di mana sel satuan berada dalam sebuah bentuk kubus. Sistem ini merupakan sistem yang paling sederhana dan paling umum yang ditemukan pada kristal dan mineral.

Ada 3 macam kristal kubik yang umum ditemui, yaitu:

  • Kubus sederhana[1](primitive cubic, simbol Pearson: cP)
  • Kubus berpusat-badan[1](body-centered cubic, bcc, simbol Pearson: cI),
  • Kubus berpusat-muka[1] (face-centered cubic, fcc, simbol Pearson: cF, juga dikenal sebagai cubic-close packed, ccp).

Setiap kristal dibagi menjadi varian lain seperti di bawah ini.

Ada 3 Kisi Bravais yang membentuk sistem kristal kubik:

Kisi Bravais
Nama Kubus sederhana Body-centered cubic (berpusat-badan) Face-centered cubic (berpusat-muka)
Simbol Pearson cP cI cF
Sel satuan Lattic simple cubic.svg Lattice body centered cubic.svg Lattice face centered cubic.svg

Sistem kubus sederhana terdiri dari titik kisi pada setiap sudut kubusnya. Setiap atom pada titik kisi kemudian dibagi rata ke 8 kubus lainnya sehingga hanya ada ​18 bagian atom pada setiap titik kisi. Dengan ini, setiap sel satuannya memiliki 1 atom (​18 × 8).
Sistem kubus berpusat-badan mempunyai 1 titik kisi pada pusat sel satuan ditambah 8 pada sudut-sudut kubus. Dengan ini, setiap sel satuannya memiliki 2 atom (​18 × 8 + 1).
Sistem kubus berpusat-muka mempunyai titik kisi pada muka (sisi) kubus, setiap titik kisi berisi setengah bagian atom, ditambah titik kisi pada setiap sudut kubus. Dengan ini, setiap sel satuannya memiliki 4 atom (​18 × 8 dari sudut ditambah ​12 × 6 dari muka).

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c International Tables for Crystallography (2006). Vol. A, Section 2.1.3, pp. 14–16. Link

Bacaan lebih lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Hurlbut, Cornelius S.; Klein, Cornelis, 1985, Manual of Mineralogy, 20th ed., Wiley, ISBN 0-471-80580-7