Siska Yuniati

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Siska Yuniati
Siska Yuniati at Tembi Rumah Budaya, 2012-05-07.jpg
Siska Yuniati tahun 2012
Lahir26 Juni 1980 (umur 40)
Bendera Indonesia Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Warga negaraWarga Negara Indonesia
AlmamaterUniversitas Negeri Yogyakarta
PenghargaanInternet Sehat Blog & Content Award
43 Satyalancana Karya Satya 10 Tahun.png Satyalancana
EtnisJawa

Siska Yuniati (lahir di Bantul, 26 Juni 1980; umur 40 tahun) adalah penulis, penyunting, dan blogger berkebangsaan Indonesia. Siska merupakan salah satu penerima Penghargaan Indonesian ICT Partnership Association dan Penghargaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Sejumlah karyanya memenangi kompetisi menulis, dimuat di media massa lokal dan nasional, serta diterbitkan dalam bentuk buku. Tahun 2018, Siska Yuniati menjadi Ketua Umum Perkumpulan Guru Madrasah Penulis.[1][2][3][4][5][6][7][8][9][10]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Siska Yuniati ketika menjadi narasumber dalam seminar nasional pendidikan karakter yang diselenggarakan SMP Ali Maksum, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, dan Pimpinan Pusat RMI. Krapyak, 11-12 Januari 2012.
Siska Yuniati pada rapat Agumapi (sekarang Pergumapi) di UIN Syarif Hidayatullah, 18 Mei 2017

Siska Yuniati adalah seorang penulis, penyunting,[11] blogger berprestasi,[6] guru bahasa, dan aparatur sipil di Kementerian Agama Republik Indonesia kelahiran Bantul, 26 Juni 1980. Dunia menulis mulai digelutinya sejak bangku sekolah di mana ketika itu dia menjadi ghost writer atau penulis bayangan untuk sebuah lomba menulis puisi. Aktivitas menulis ini terus ditekuninya ketika menapaki jenjang pendidikan tinggi di Universitas Negeri Yogyakarta. Di universitas tersebut, Siska Yuniati mulai melirik media massa nasional. "Mesin Jahit Ibuku" (2004)[1] adalah sebuah tulisan yang diterbitkannya di majalah wanita Ummi yang sekaligus menjadi pelecut baginya untuk terus menulis.[12][13]

Dalam perjalanan karier menulisnya, Siska Yuniati menyadari pentingnya latihan menulis. Sebagai sebuah keterampilan, kemampuan menulis harus selalu diasah dan dikembangkan.[12] Di antara tips untuk meningkatkan kemampuan menulis adalah dengan membiasakan diri menulis buku harian. Pandangannya tentang hal ini beberapa kali dikemukakan dalam artikel yang ditulisnya untuk media massa.[2] Selain pembiasaan, hal lain yang menurut Siska penting dilakukan adalah riset. Sebuah riset berperan penting dan menentukan kualitas karya kreatif.[14] Sepanjang karier menulisnya, Sika Yuniati telah menerbitkan karyanya di media massa lokal, nasional, menerbitkan buku, hingga memenangkan berbagai kompetisi menulis berskala lokal dan nasional.[3][6][8] Siska Yuniati juga tercatat menerima penghargaan dari Indonesian ICT Partnership Association atas kontribusinya dalam menulis artikel kebahasaan di blog pribadinya[4][15][16] dan beberapa penghargaan lain. Selain itu, Siska Yuniati didaulat mengisi seminar dan workshop terkait sastra dan pendidikan.[7][17][18][19]

Tahun 2016, Siska Yuniati bersama guru-guru madrasah di Indonesia mendirikan Asosiasi Guru Madrasah Penulis Indonesia. Asosiasi ini beranggotakan guru, pegawai, kepala madrasah, dan pengawas madrasah di Indonesia yang selain menjalankan profesi utamanya juga berperan sebagai penulis. Di organisasi ini, Siska menjadi ketua umum.[10][20][21] Tahun 2018, organisasi ini berubah nama menjadi Perkumpulan Guru Madrasah Penulis atau Pergumapi. Perubahan nama ini terkait aturan nama organisasi atau perkumpulan yang ditetapkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.[22]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Organisasi[sunting | sunting sumber]

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Karya[sunting | sunting sumber]

Bagian ini memuat sebagian karya Siska Yuniati.

Buku-buku
  • Menulis Resensi Buku (2008)
  • Buku + CD Belajar Pidato dari Bung Tomo, Bung Karno, SBY, Obama, dan 'Abdul Mu'thi (Media Aksara, 2008).
  • Bahasa Indonesia untuk Kelas IX Semester 1 (2010)
  • Bahasa Indonesia untuk Kelas IX Semester 2 (2010)
  • Desa Seribu Cerita (2011, antologi flash fiction)
  • Melodi Cinta Putih Abu-baru (2011, antologi cerpen)
  • Serahim Nira (2012, antologi cerpen)
  • Cinta Bersemi di Rumah Santri (2012, antologi puisi)
  • Dalam Genggaman Tangan Tuhan (2012, antologi flash fiction)
  • Nyawa Ibu (2012, antologi cerpen)
  • Hitam, Putih, Abu-Abu (2012, antologi cerpen)
  • Imogiri Gerbang Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta (2013, kumpulan esai)
  • Potensi Pesisir Kabupaten Bantul (2014, kumpulan esai)
  • Aquarium & Delusi (2016, kumpulan puisi bersama)
  • Eksotisme Gumuk Pasir (2016, kumpulan esai bersama)
  • Matahari Cinta Samudera Kata (2016, kumpulan puisi 216 penyair Hari Puisi Indonesia 2016)[23][24]
  • Cencang Putus, Tiang Tembuk (2016, kumpulan esai bersama)
  • Berbagi Zikir (2017, kumpulan puisi bersama)
  • Buku Pendamping Bahasa Indonesia untuk Kelas IX (2017, buku teks)
  • Serenada Pantai Gesing (2017, kumpulan cerpen)
  • Penerjemah Lautan (2018, kumpulan puisi)
  • Merah Putih Sertifikasi Guru (2018, kumpulan esai)
  • Repertoar Perempuan (2018, kumpulan puisi)
  • Guru Menembus Koran: Inspirasi Gerakan Literasi Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY (2018, kumpulan esai)
  • Solusi Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas IX berdasarkan Kurikulum 2013 (2018)
  • Haru Biru Bergabung dengan Kementerian Agama (2019, antologi esai)
  • Solusi Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas IX Berdasarkan Kurikulum 2013 Edisi 2019--2020 (2019)
  • Pekasam: Antologi Cerpen (2020, antologi cerpen remaja)
  • Menulis Resensi Buku (2020, edisi revisi)
  • Reuni: Nostalgia Kata-Kata (2020, kumpulan cerpen)
Karya suntingan
  • Aku Papua Aku Indonesia (2012)
  • Mimpi Besar (2018)
Karya ilmiah
  • "Resepsi Siswa Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Bantul terhadap Cerpen Remaja pada Surat Kabar Kedaulatan Rakyat"[25]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Majalah Ummi edisi 9/XV/2004.
  2. ^ a b Majalah Bakti edisi No. 216-TH. XVIII-JUNI 2009.
  3. ^ a b Penghujung Tahun, Majalah Bakti edisi 235/Januari 2011.
  4. ^ a b c Pemenang Blog Award Minggu Kelima Maret 2010 Detik.com
  5. ^ Hari Ini, Guru Baca Puisi di Tembi Sragenpos.com
  6. ^ a b c d Nama Pemenang Bulan Bahasa dan Sastra 2010 Badanbahasa.kemdikbud.go.id
  7. ^ a b MGMP Bahasa Indonesia MTs Bantul Gelar Workshop Menulis Kreatif Diy.kemenag.go.id
  8. ^ a b c Gunakan Powerpoint Siska Yuniati Menangkan Lomba Media Pembelajaran Kemenag DIY News.abasrin.com
  9. ^ Hari Ini, Guru Baca Puisi di Tembi Solopos.com
  10. ^ a b Guru Madrasah Deklarasikan Asosiasi Guru Madrasah Penulis Kemenag.go.id
  11. ^ Aku Papua Aku Indonesia Ugm.ac.id
  12. ^ a b "Siska Yuniati: Menulis Ekspresi dan Eksistensi Diri", Kedaulatan Rakyat edisi 28 November 2015.
  13. ^ 50 Naskah Terbaik Pilihan Lomba Menulis Cerita Mini 2012 “Indahnya Peduli, Nikmatnya Berbagi” LAZ Ilmanafia Peduli 1 Windiland.com
  14. ^ Agar Bertenaga, Perlu Riset untuk Menulis Fiksi dan Puisi Nu.or.id
  15. ^ Guru MAN Yogyakarta I Juara Media Pembelajaran Diy.kemenag.go.id
  16. ^ Kusmarwanti Juara Lomba Ibu Menulis Cerpen Krjogja.com
  17. ^ MGMP Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Bantul Adakan Workshop Penulisan Kreatif Diy.kemenag.go.id
  18. ^ Siska Yuniati: Perlu Riset untuk Menulis Fiksi News.abasrin.com
  19. ^ Perlunya Riset dalam Menulis Puisi Nu.or.id
  20. ^ Siska Yuniati Idwriters.com
  21. ^ Guru Madrasah Dirikan Organisasi Penulis PERGUMAPI Koranbernas.id
  22. ^ Sejarah Pergumapi Pergumapi.or.id
  23. ^ Saat Puncak Hari Puisi Buku Puisi Tertebal di Indonesia Diluncurkan Indopos.co.id
  24. ^ "Buku Puisi Tertebal di Indonesia Diluncukan di Puncak Hari Puisi", Tanjungpinang Pos edisi 27 September 2016 halaman 1-2.
  25. ^ Yuniati, Siska; Nurgiyantoro, Burhan (2019-06-17). "Resepsi Siswa Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Bantul Terhadap Cerpen Remaja pada Surat Kabar Kedaulatan Rakyat". Adabiyyāt: Jurnal Bahasa dan Sastra. 3 (1): 1–25. doi:10.14421/ajbs.2019.03101. ISSN 2549-2047. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]