Sepeda listrik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Sepeda listrik, atau dikenal juga dengan e-bike, powerbike, adalah sepeda yang mempunyai motor listrik sebagai alat bantu geraknya. Perbedaan sepeda listrik dengan sepeda motor listrik adalah, sepeda listrik mempunyai pedal seperti sepeda pada umumnya, yang bisa juga digunakan untuk menggerakkan sepeda listrik tersebut, sedangkan sepeda motor listrik hanya mengandalkan motor listrik sebagai penggeraknya. Sepeda listrik menggunakan baterai isi ulang sebagai sumber tenaga motor listrik. Motor listrik membantu untuk mengurangi kelelahan dalam bersepeda, membuat sepeda ini digemari oleh banyak orang, termasuk orang dengan keterbatasan kemampuan fisik dan kaum manula.

Komponen Listrik[sunting | sunting sumber]

Motor penggerak[sunting | sunting sumber]

Motor listrik, sebagai alat bantu penggerak sepeda, bisa dipasang di berbagai posisi, seperti: hub roda depan, hub roda belakang, atau di bagian tengah rangka sepeda. Motor pada hub atau pusat roda akan bekerja dan memutar roda sepeda untuk menggerakkan sepeda. Motor ini tidak berhubungan dengan pedal, jadi pedal dan motor memiliki sistem kerja yang terpisah dan berbeda. Motor hub pada sepeda listrik bisa menggunakan jenis brushless atau brushed. Motor brushless atau gearless motor, terdiri dari kumparan tembaga dan magnet, listrik akan menghasilkan induksi magnet yang membuat motor berputar dan menggerakkan roda sepeda listrik. Sedangkan brushed atau planetary motor, mempunyai sistem mekanika gerigi di dalamnya untuk memutar roda, dan berfungsi juga sebagai gear untuk merubah kekuatan dan kecepatan putaran roda sepeda listrik. Jenis penggerak motor yang populer adalah center drive motor atau mid drive motor, motor listrik berada di tengah rangka sepeda. Motor terhubung dengan pedal dan rantai, menginisiasi atau menguatkan kayuhan pedal ke rantai sepeda, sehingga roda belakang akan berputar dan mendorong sepeda.

Baterai[sunting | sunting sumber]

Sepeda listrik menggunakan baterai yang bisa diisi ulang, Jenis baterai yang biasa digunakan adalah Sealed Lead-Acid (SLA), Nickel-Cadmium (NiCad), Nickel-Metal hydride (NiMH) atau Lithium-ion polymer (Li-ion). Semakin besar kapasitas baterai, semakin jauh jarak yang ditempuh, tetapi semakin banyak beban pada motor (tanjakan, beban bawaan, dan lainnya), akan membuat baterai lebih cepat habis dan jarak tempuhnya semakin pendek. Kapasitas baterai sepeda listrik sering ditulis sebagai Watt-hours (Wh) atau Amp-hours (Ah).

Sensor[sunting | sunting sumber]

Tidak semua sepeda listrik memiliki sensor. Sensor pada sepeda listrik berfungsi sebagai pengatur otomatis untuk menyalakan atau mematikan motor listrik. Sensor di sepeda listrik bisa mendeteksi kecepatan atau torque. Sensor kecepatan akan menghitung kecepatan rotasi pedal atau kecepatan sepeda, dan mengaktifkan motor ketika sepeda mulai dikayuh, atau berhenti ketika sudah di batas kecepatan. Sensor torque akan menghitung seberapa kuat dan seberapa cepat pedal dikayuh, dan mengaktifkan dan mengatur kekuatan dari motor sepeda, berdasarkan kekuatan kayuhan pedal.

Jenis Sepeda Listrik[sunting | sunting sumber]

Pedelec[sunting | sunting sumber]

Sepeda listrik jenis pedelec (pedal electric cycle) dikenal juga sebagai pedal assist. Pemakaian pedelec mirip dengan sepeda konvensional, bisa dikayuh dengan pedal, tetapi dengan adanya motor akan memberikan bantuan tenaga untuk mendorong sepeda. Membuat berat dan beban mengayuh pedal sepeda akan berkurang karena adanya bantuan motor. Motor pada pedelec dibatasi hanya bisa menggerakkan sepeda sampai kecepatan 25km/jam, dan tenaga motor sampai 250 Watt. S-pedelec (speed pedelec) adalah jenis sepeda yang mirip dengan pedelec, tetapi kekuatan motor lebih dari 250 Watt, dan kecepatan motor tidak dibatasi pada 25 km/jam. Karena itu, beberapa negara tidak mengkategorikannya sebagai sepeda, tetapi sebagai moped atau sepeda motor.

Throttle[sunting | sunting sumber]

Jenis sepeda listrik throttle kadang disebut juga sebagai sepeda listrik power-on-demand. Mirip dengan sepeda motor, sepeda listrik ini memiliki throttle di stang untuk mengaktifkan motor listriknya. Semakin jauh atau dalam throttle diputar, maka sepeda akan semakin cepat melaju. Dengan adanya throttle, sepeda listrik jenis ini bisa menggunakan tenaga dari pedal saja, atau tenaga dari motor listrik saja, atau kombinasi dari pedal dan motor listrik.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Perbedaan sepeda listrik dengan sepeda biasa