Sampai Nanti, Hanna!
| Sampai Nanti, Hanna! | |
|---|---|
| Sutradara | Agung Sentausa |
| Produser | Dewi Umaya Rachman |
| Ditulis oleh | Swastika Nohara |
| Pemeran | |
| Sinematografer | Gandang Warah |
| Penyunting | Wawan I Wibowo |
Perusahaan produksi | Pic[k]lock Films bekerjasama dengan Azoo Projects dan Fortius Corporation |
Tanggal rilis |
|
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Indonesia |
Sampai Nanti, Hanna! adalah film drama Indonesia tahun 2024 yang disutradarai Agung Sentausa yang diproduksi oleh Pic[k]lock Films, bekerja sama dengan Azoo Projects dan Fortius Corporation, serta dibintangi oleh Bio One, Febby Rastanty, dan Ibrahim Risyad. Film ini berkisah mengenai seorang pria bernama Gani yang menyimpan perasaan sukanya pada Hanna selama bertahun-tahun.[1][2][3][4] Proses pengambilan gambar dilakukan di Bandung, Jakarta, dan Belanda.
Sampai Nanti, Hanna! ditayangkan di bioskop Indonesia pada 5 Desember 2024.[5]
Sinopsis
[sunting | sunting sumber]Gani adalah seorang mahasiswa Bandung yang sederhana dan pendiam. Gani adalah pria yang percaya bahwa cinta sejati hanya datang sekali seumur hidup. Diam-diam, Gani memiliki perasaan cinta yang mendalam terhadap Hanna, seorang wanita berani yang selalu teguh pada prinsipnya. Hanna, yang tumbuh dalam lingkungan penuh batasan, memiliki keinginan kuat untuk melarikan diri dari tekanan dan menentukan arah hidupnya sendiri. Selama bertahun-tahun, Gani menyimpan cintanya pada Hanna tanpa pernah berani mengungkapkannya. Semua perasaannya hanya dituangkan di halaman-halaman diary-nya hingga akhirnya takdir memisahkan mereka. Hanna menikah dengan Arya. Meskipun dari luar hubungan mereka terlihat sempurna, kenyataannya dipenuhi dengan manipulasi dan kekerasan. Akhirnya, Hanna memutuskan untuk keluar dari hidupnya yang toksik dan berjuang untuk menemukan kebahagiaannya sendiri. Setelah begitu lama menyimpan perasaannya tentang cinta dan kesetiaan hanya untuk kenangan dengan Hanna, kini muncul pertanyaan besar. Apakah Gani akan terus menunggunya atau memilih untuk melepaskan dan melanjutkan hidupnya? Di sisi lain, Hanna, yang kini berusaha membebaskan diri dari hubungan yang dipenuhi manipulasi, membutuhkan dukungan untuk menemukan kebahagiaannya yang sejati.
Pemeran
[sunting | sunting sumber]- Febby Rastanty sebagai Hanna
- Juan Bio One sebagai Gani
- Ibrahim Risyad sebagai Arya
- Anjani Dina sebagai Saras
- Jordan Omar sebagai Raka
- Meriam Bellina sebagai Mami Hanna
- Dwi Yan sebagai Papi Hanna
- Ira Wibowo sebagai Mama Arya
- Chico Hakim sebagai Papa Arya
- Jolene Marie sebagai Mirna/ Kakak Hanna
- Martina Aisha sebagai Dina/ Kakak Hanna
- Nala Amrytha sebagai Rida
- Alif Joerg sebagai Satrio
- Ryan Andreas sebagai Benny
- Achmad Afiffudin sebagai Firman
- Akmal Mustapha sebagai Yuda
- Zefoga Fodya Verzharo sebagai Andri[6]
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Media, Kompas Cyber (2024-12-07). "4 Fakta Menarik Film Sampai Nanti, Hanna!". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-12-07.
- ↑ Liputan6.com (2024-12-05). "Gala Premiere Film Sampai Nanti, Hanna! Sukses Digelar: Kisah tentang Luka, Cinta Pertama dan Kesempatan Kedua". liputan6.com. Diakses tanggal 2024-12-07. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ↑ Novita, Cicik (2024-12-04). "Sinopsis Film Sampai Nanti, Hanna! Besutan Agung Sentausa". tirto.id. Diakses tanggal 2024-12-07.
- ↑ antaranews.com (2024-11-02). "Film "Sampai Nanti, Hanna!" bakal ditayangkan awal Desember 2024". Antara News. Diakses tanggal 2024-12-07.
- ↑ Vandayantie, Jacqueline (2023-12-17). "Syuting Film 'Sampai Nanti, Hanna!' di Belanda". Kabar Belanda. Diakses tanggal 2025-09-10.
- ↑ Swastika, Thytha Surya. "Sinopsis Film Sampai Nanti, Hanna!: Sebuah Perjalanan Cinta yang Tak Terduga". www.Pikiran-Rakyat.com. Diakses tanggal 2024-12-07.
- Film Indonesia tahun 2024
- Film berbahasa Indonesia
- Film berbahasa Sunda
- Film multibahasa
- Film drama romantis
- Film tentang keluarga disfungsional
- Film tentang kekerasan dalam rumah tangga
- Film yang disutradarai Agung Sentausa
- Film yang berlatar di Belanda
- Film yang berlatar di Jakarta
- Film yang mengambil gambar di Leiden
- Film yang mengambil gambar di Jakarta
- Film yang mengambil gambar di Bandung