S/2003 J 23

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
S/2003 J 23
S2003j23ccircle.gif
S/2003 J 23
Penemuan
Ditemukan olehScott S. Sheppard
Tanggal penemuanpictures 2003, discovery 2004
Ciri-ciri orbit
Jari-jari orbit rata-rata
22.740.000 km
700,538 hari
Inklinasi149°
Ciri-ciri fisik
Jari-jari rata-rata
≈ 1 km

S/2003 J 23 adalah salah satu satelit alami Jupiter. Satelit ini ditemukan oleh tim astronom dari Universitas Hawaii yang dipimpin oleh Scott S. Sheppard dkk. pada tahun 2004 dari gambar yang diambil pada tahun 2003.[1][2]

S/2003 J 23 berdiameter sekitar 2 kilometer, dan mengorbit Jupiter pada jarak rata-rata 22.740 Mm dalam 700,538 hari, pada inklinasi sebesar 149° terhadap ekliptika (149° terhadap khatulistiwa Jupiter), dalam arah retrograde dan dengan eksentrisitas sebesar 0,3931.

Satelit ini termasuk dalam kelompok Pasiphae, yaitu kelompok satelit ireguler retrograde yang mengorbit Jupiter pada jarak antara 22,8 hingga 24,1 Gm, dan dengan inklinasi berkisar antara 144,5° hingga 158,3°. Bersama satelit ini, Jupiter untuk saat ini diketahui memiliki 79 satelit.

Satelit ini pada saat ini dinyatakan hilang.[3][4][5][6]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ IAUC 8281: S/2003 J 23[pranala nonaktif permanen] 2004 February 4 (discovery)
  2. ^ MPEC 2004-B81: S/2003 J 23 2004 January 31 (discovery and ephemeris)
  3. ^ Beatty, Kelly (4 April 2012). "Outer-Planet Moons Found — and Lost". www.skyandtelescope.com. Sky & Telescope. Diakses tanggal 27 June 2017. 
  4. ^ Brozović, Marina; Jacobson, Robert A. (9 March 2017). "The Orbits of Jupiter's Irregular Satellites". The Astronomical Journal. 153 (4): 147. Bibcode:2017AJ....153..147B. doi:10.3847/1538-3881/aa5e4d. 
  5. ^ Jacobson, B.; Brozović, M.; Gladman, B.; Alexandersen, M.; Nicholson, P. D.; Veillet, C. (28 September 2012). "Irregular Satellites of the Outer Planets: Orbital Uncertainties and Astrometric Recoveries in 2009–2011". The Astronomical Journal. 144 (5): 132. Bibcode:2012AJ....144..132J. doi:10.1088/0004-6256/144/5/132. 
  6. ^ Sheppard, Scott S. (2017). "New Moons of Jupiter Announced in 2017". home.dtm.ciw.edu. Diakses tanggal 27 June 2017. We likely have all of the lost moons in our new observations from 2017, but to link them back to the remaining lost 2003 objects requires more observations a year later to confirm the linkages, which will not happen until early 2018. ... There are likely a few more new moons as well in our 2017 observations, but we need to reobserve them in 2018 to determine which of the discoveries are new and which are lost 2003 moons. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]