Rudi Iteng

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Rudi Itheng
Iteng.jpg
Lahir Muhammad Rudiyanto
2 April 1979 (umur 38)
Bendera Indonesia Tegal, Jawa Tengah
Pekerjaan Aktor, sutradara, guru

Rudi Itheng (lahir di Tegal, 2 April 1979; umur 38 tahun) adalah aktor dan sutradara berkebangsaan Indonesia yang mengawali debutnya senjak di bangku SMA. Selain menulis skenario drama, dia juga menyutradarai banyak lakon yang dipentaskan di berbagai kota di Indonesia, bekerja sama dengan Theatre Embassy, Belanda[1]. Mulai serius menekuni dunia teater sejak sekolah di Madrasah Mua’allimin Muhammadiyah di Yogyakarta, dan dilanjutkan di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penerima Mandom Resolution Award (2004)[2] dan beasiswa manajemen pertunjukkan seni dari Yayasan Seni Budaya Kelola [3]Surabaya dan Bandung, ini sehari-hari bekerja sebagai guru.

Kiprah kesenian[sunting | sunting sumber]

  • Bergabung di di Teater Kidung dan Ayat Indonesia, Solo sebagai aktor dan sutradara (2000)
  • Menerima beasiswa manajemen pertunjukkan seni dari Yayasan Seni Budaya Kelola Surabaya dan Bandung (2001).
  • Mendirikan teater Qi di Tegal, bertindak sebagai aktor, penulis naskah, dan sutradara (2003)[4].
  • Menyutradarai pementasan teater dan performing art di beberapa kota Indonesia, bekerja sama dengan Theatre Embassy, Belanda (2003-sekarang)[5][6].
  • Menjadi juri festival teater (2003-sekarang)
  • Menerima Mandom Resolution Award (2004)[2]
  • Memberikan workshop dan pelatihan teater (2003-sekarang)
  • Menjadi peserta pada Mimbar Teater Indonesia di Taman Budaya Jawa Tengah (2008)
  • Menjadi peserta pada Konggres Teater Indonesia di Yogyakarta (2014).
  • Menulis buku Apakah Itu Teater? sebuah pedoman berteater bagi pemula (2014).

Penyutradaraan[sunting | sunting sumber]

  • Pinangan (2000)
  • Paman Doblang (2000)
  • Lagu Terakhir (2002)
  • Nyanyian Angsa (2003)
  • Kisah Cinta dan Lain-lain (2004)
  • Lamaran (2005)
  • Bunga Dalam Mulut (2005)
  • Sepasang Kidung (2005)
  • Pada Suatu Senja (2006)
  • Kwek-Kwek (2006)
  • Surat Untuk Kekasih (2006)
  • Paman tercinta (2006)
  • Sang Jenderal (2006)
  • Martoloyo Gugat (2007)
  • Empu Sendok (2007)
  • Sang Budha Gautama (2007)
  • Persimpangan (2008)
  • Titik Koma (2008)
  • Dukun Gadungan (2009)
  • Ada Tokek?! (2010)
  • Nyonya-nyonya (2011)
  • Hasrat Durgandini (2011)
  • Barabah (2012)
  • Monumen (2013)
  • Tragedi Rama Shinta (2014)
  • Drama Musikal Rama-Shinta (2014)

Naskah drama[sunting | sunting sumber]

  • Sepasang Kidung (Rias/Rudi Iteng, 2005)
  • Pada Suatu Senja (Rias/Rudi Iteng, 2006)
  • Titik Koma (Rias/Rudi Iteng, 2008)
  • Bungkam (2008)

Sebagai aktor[sunting | sunting sumber]

  • Neker (1999)
  • Awal dan Mira (2000)
  • Kisah Cinta Hari Rabu (2001)
  • Mesin Hamlet (2001)
  • Hanya Satu Kali (2002)
  • Lagu Terakhir (2002)
  • Rumah tak berpintu (2005)
  • Sepasang Kidung (2005)
  • Tanda Silang (2005)
  • Sorak Soray kemerdekaan (2006)
  • Pada Suatu Senja (2006)
  • Sang Jenderal (2006)
  • Empu Sendok (2007)
  • Kolaburasi Damai (2007)
  • Sang Budha Gautama (2007)
  • Titik Koma (2008)
  • Sang Penari (2011)
  • Wabah (2011)

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Juara 2 Baca Cerpen Se-Jawa Tengah (2003)
  • Juara 2 Baca Puisi Se-Jawa Tengah (2004)
  • Mandom Resolution Award (2004)
  • Nominator Sutradara Terbaik Nasional (2006)
  • Pemuda Pelopor untuk Seni, Budaya Kota Tegal (2008)
  • Nominasi Sutradara Terbaik Jawa Tengah (2011)
  • Nominasi Sutradara Terbaik Jawa Tengah (2012)

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]