Represi psikologis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Represi psikologis atau represi psikis atau represi adalah usaha psikologis seseorang yang bertujuan untuk meredam keinginan, hasrat, atau instingnya sendiri.[1] Keinginan, harapan, fantasi, atau perasaan dapat direpresentasikan dalam pikiran sebagai pemikiran, bayangan, dan ingatan.[1] Represi terjadi ketika dorongan dari luar, yang berlawanan dengan keinginan seseorang, mulai mengancam seolah-olah akan terjadi penderitaan bila keinginan itu tercapai, yang dengan demikian membuat seseorang terlibat konflik dengan dirinya sendiri;[1] Respon represi pada ancaman itu dalah dengan mencoba menghilangkan keinginan itu dari kesadaran diri[1] dan menahannya atau menundukkannya dalam alam bawah sadar. Represi berperan dalam banyak penyakit mental, dan dalam psikis kebanyakan orang.[1] Represi adalah proses yang bekerja dengan tidak disadari oleh orang yang mengalaminya.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e Laplanche pp.390, 392
  2. ^ MeSH Defense+Mechanisms