Lompat ke isi

Rempe, Seteluk, Sumbawa Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Rempe
Negara Indonesia
ProvinsiNusa Tenggara Barat
KabupatenSumbawa Barat
KecamatanSeteluk
Kode pos
84454
Kode Kemendagri52.07.03.2003 Suntingan nilai di Wikidata
Luas455.40 km²
Jumlah penduduk1213 jiwa
Kepadatan2.7 jiwa/km²
Peta
Peta
Peta
Peta
Koordinat:

Desa, atau udik, menurut definisi "universal", adalah sebuah aglomerasi permukiman di area perdesaan (rural). Di Indonesia, istilah Desa adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kecamatan, yang dipimpin oleh Kepala Desa. Sebuah desa merupakan kumpulan dari beberapa unit permukiman kecil yang disebut kampung~

Desa Rempe adalah salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa ini memiliki kodepos 84354.[butuh rujukan]

Jauh sebelum masa kemerdekaan Desa Rempe masih sebuah dukuh atau kampung kecil yang bernaung dibawah Pemerintahan Kerajaan Samawa dengan Sultan Kaharuddin II dan paska kemerdekaan tata praja Kerajaaan Samawa (Sumbawa saat ini) di gabung dalam Pola Pemerintahan Distrik disebut dengan Sunda Kecil terdiri dari Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Dan Kecamatan Seteluk berstatus Wilayah Kecamatan yang Dipimpin oleh Kepala Wilayah Kecamatan yang disebut dengan Demung / Camat. Desa Rempe merupakan salah satu Desa induk dari (Desa Tapir, Desa Rempe, Desa Desaloka) pada tahun 1950 di Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa paska era reformasi dengan dikeluarkan Undang-undang Otonomi Daerah dan pada tahun 2003 terbentuknya Kabupaten Sumbawa Barat bagian pemekaran dari Kabupaten Sumbawa. Seiring terbentuknya Kabupaten Sumbawa Barat, Desa tapir juga melakukan persiapan pemekaran dari Desa Rempe pada tahun 2003, dan Desa Tapir resmi ditetap sebagai Desa Devinitif atau Desa yang Berdiri Sendiri yang diatur dalam PERDA No.13 Tahun 2006. Pada Tahun 2009 selang tiga tahun dari mekarnya Desa Tapir masyarakat Dusun Rempe Loka dan Dusun Seran melalui komite pemekaran Desa melakukan permohonan pemekaran untuk membentuk Desa sendiri. Pada tahun 2009 setalah bergulirnya era Otonomi Daerah sebuah wilayah yang merupakan bagian dari Desa Rempe melakukan pemekaran wilayah sehingga terbentuklah sebuah desa persiapan yang bernama Desa Rempe sesuai dengan Keputusan Bupati Sumbawa Barat Nomor 14 Tahun 2009 Tentang Pembentukan Desa Rempe Sebagai Desa Persiapan di Kecamatan Seteluk yang ditandatangani oleh KH. Zulkifli Muhadli, SH,MM. Tujuan dari pemekaran tersebut ialah untuk mempermudah pelayanan administrasi kepada masyarakat dan didukung dengan sudah terpenuhinya syarat-syarat sebagai sebuah desa baik dari jumlah penduduk maupun luas wilayah. Desa Rempe yang merupakan sebuah desa di Kecamatan Seteluk merupakan daerah Pertanian dan Perkebunan. Namun kondisi masyarakatnya bila ditinjau dari segi perekonomian, pendidikan, infrastruktur, dan sosial budaya masih sangat jauh dari harapan. Diharapkan pada masa yang akan datang terciptanya sebuah tatanan masyarakat, dimana tahap perekonomian, pendidikan, sosial budaya dan infrastrukturnya sudah memadai. Dalam upaya akselerasi di bidang pembangunan tersebut baik yang bersifat fisik maupun non fisik maka dipandang perlu untuk penyusunan RPJM Desa Rempe sehingga implementasi dari proses pembangunan jangka menengah dapat terlaksana dan terukur.[1]

Dengan terpisahnya Dusun Rempe Loka dan Seran dari Desa Rempe pada tahu 2009 maka Desa Rempe membentuk Dusun Baru Pada Tahun 2009 yaitu:

  1. Dusun Rempe Beru
  2. Dusun Kenangan Baru
  3. Dusun Sampir

Sedangkan untuk nama 3 (Tiga)Dusun itu sendiri:

  • Dusun Rempe Beru dulunya adalah nama dusun induk yang pusat pemerintahan Berada di wilayahnya sebelum Dusun Rempe Loka, dan Seran Mekar
  • Dusun Kenangan Baru berasal dari dusun Rempe Beru yang dimusyawarahkan pada Tahun 2010 yang di pecah menjadi Dusun Baru yang menjadi pusat pemerintahan induk saat ini.
  • Dusun Sampir berasal dari Nama Areal Persawawah Yang berada dekat Perumahan Rakyat dan nama tersebut melekat hinga terbuntuk sebuah dusun dan ditetapkan sebagiai nama dusun baru di wilayah Desa Rempe

B. SEJARAH PEMERINTAHAN DESA NAMA-NAMA DEMANG/LURAH/KEPALA DESA SEBELUM DAN SESUDAH BERDIRINYA DESA REMPE

  1. BAJING 1950 -1954
  2. KARTEKEER BASO 1954-1957
  3. BAJING 1957-1961
  4. H M NUR 1961-1965
  5. MAHMET 1965-1969
  6. M. ZAIN 1969-1973
  7. AHMAD (WAHAB) 1973-1978,1978-1983,1983-1988
  8. KARTEKER JUNI SUSANTO 1987-1989
  9. M SALEH 1990-1999
  10. A KARIM 1999 -2007
  11. A WAHAB 2007-2013
  12. IRAWANSYAH 2013-2019
  13. ABDUL WAHAB 2020-2026

1. DEMOGRAFI

Desa Rempe secara administratif termasuk dalam wilayah Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat. Terletak di arah utara dari Kabupaten Sumbawa Barat, dengan jarak 3 Km dari Kantor Kecamatan Seteluk. Jarak Desa Rempe ke kantor Bupati Sumbawa Barat sekitar 15 Km. Waktu tempuh menuju pusat kota kecamatan sekitar 20 – 30 menit, sedangkan waktu tempuh menuju ibukota Kabupaten kira-kira 50 menit.

Desa Rempe terdiri dari 12 RT, 3 RW dan 3 Dusun dengan luas wilayah adalah 455.40  Ha dengan Lahan Produktif 144 Ha, dimana batas-batas desanya adalah sebagai berikut:

a.    Batas wilayah Desa :

Utara      Berbatasan Dengan Desa Seteluk Atas
Timur Berbatasan Dengan Desa Seran
Selatan Berbatasan Dengan Desa Seloto dan Desa Loka
Barat Berbatasan Dengan Desa Desaloka

b. Topografi dan Jenis Tanah

Desa Rempe terbagi atas beberapa wilayah:

  1. Dusun Rempe Beru
  2. Dusun Kenangan Baru
  3. Dusun Sampir
  • Jumlah Rukun Warga  : 3 (tiga)
  • Jumlah RukunTetangga : 12 (dua belas)

Secara geografis Desa Rempe Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat, dilihat dari beberapa aspek tinjauan meliputi:

1.  Iklim:

Suhu udara di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat bervariasi antara 21°–35°C dengan tingkat kelembapan nisbi sebesar ±76%. Wilayah Sumbawa Barat beriklim tropis dengan tipe iklim tropis basah dan kering (Aw) yang memiliki dua musim, yakni musim penghujan dan musim kemarau. Musim kemarau di wilayah Sumbawa Barat berlangsung pada bulan-bulan AprilOktober dengan bulan terkering adalah Agustus. Sementara itu, musim penghujan biasanya terjadi pada bulan-bulan NovemberMaret dengan bulan terbasah adalah Januari yang curah hujan bulanannya lebih dari 250mm per bulan. Curah hujan tahunan di wilayah Simbawa Barat berkisar antara 1.200–1.600mm per tahun dengan jumlah hari hujan berkisar pada 90 hingga 130 hari hujan per tahun.

1.1.  Curah hujan                 : 2000/3000 mm

2.1.  Jumlah bulan hujan     : 6 Bulan

3.1. Suhu rata-rata harian    : 27°C

4.1.  Tinggi tempat                : 13 Meter

5.1.  Bentang Wilayah          : Datar

6.1. Irigasi pengairan teknis : 1,5 Km

2.  Tipologi :

2.1.  Desa kepulauan      :  Ya / Tidak

2.2.  Desa pantai/pesisir :  Ya / Tidak

2.3.  Desa Sekitar hutan :  Ya / Tidak

2.4.  Desa terisolir           :  Ya / Tidak

2.5. Desa perbatasan dengan Kabupaten lain: Ya / Tidak

3.  Orbitasi :

  3.1.  Berada di Ibu Kota Kecamatan: Ya/Tidak

3.2.  Jarak ke Ibu Kota Kecamatan : 3 km

3.3.  Lama tempuh ke Ibu Kota Kecamatan: 20-30 Menit

3.4.  Kendaraan umum ke Ibu Kota Kecamatan: Ya/Tidak

3.5.  Jarak ke Ibu Kota Kabupaten: 15 km

3.6.  Lama tempuh ke Ibu Kota Kabupaten: 50 Menit

3.7.  Kendaraan umum ke Ibu Kota Kabupaten: Ya/Tidak

5.  Luas wilayah :

Luas wilayah Desa Rempe adalah + 455.40  Ha, terdiri dari berbagai jenis tanah yang meliputi:

5.1. Tanah Sawah:   198.00 Ha

5.2.  Tanah Kebun:   33.00 Ha

5.3.  Tanah Hutan :   162.18 Ha

5.4.  Tanah Umum:     4,515 Ha

5.5. Tanah Kering:     90,20 Ha

4. KLIMAYOLOGI

  1. Suhu:20 – 40°C
  2. Curah Hujan: 2000/3000mm
  3. Kelembapan udara: 7°C
  4. Kecepatan angin: 65 RPM

Luas lahan pertanian

  • Sawah teririgasi: 144.00 Ha
  • Sawah tadah hujan: 107.00 Ha
  • Luas lahan pemukiman: 1800 M2
  • Kawasan rawan bencana Banjir: 70 Ha
  1. Rancangan Pembangunan Jangka Menegah Desa Rempe Tahun 2019 s.d 2025