Ranu Bedali
7°57′02.2″S 113°16′15.9″E / 7.950611°S 113.271083°E
| Ranu Bedali | |
|---|---|
| Letak | Lumajang, Jawa Timur |
| Jenis perairan | Danau vulkanik/maar |
| Bagian dari | Lamongan Volcanic Field/LVF; DAS Bondoyudo |
| Terletak di negara | |
| Panjang maksimal | 575 m (1.886 ft) |
| Lebar maksimal | 500 m (1.600 ft) |
| Area permukaan | 25 hektare |
| Kedalaman rata-rata | 28 m (92 ft) |
| Ketinggian permukaan | 250 m (820 ft) |
Ranu Bedali adalah sebuah danau maar (danau kawah vulkanik) yang terdapat di Kecamatan Ranuyoso, Lumajang, Jawa Timur. Terletak sekitar 23 km di sebelah utara kota Lumajang, tidak jauh dari Jalan Nasional Rute 38, Ranu Bedali merupakan bagian dari rangkaian tiga danau wisata di Lumajang; yaitu Ranu Bedali, Ranu Klakah dan Ranu Pakis. Ranu Bedali berjarak lk. 6 km dari Ranu Klakah dan 7 km dari Ranu Pakis.
Danau kawah
[sunting | sunting sumber]Gunung Lamongan dikelilingi oleh sekitar 29 buah cekungan maar (danau kawah) dan 39 kerucut sinder, yang merupakan hasil letusan-letusan parasitik gunung tersebut di masa lampau, yang kemudian membentuk apa yang disebut sebagai Bentang Vulkanik Lamongan (LVF, Lamongan Volcanic Field).[1][2] Sebanyak 13 buah dari antara cekungan kawah itu kini terisi air membentuk danau-danau kawah,[3] di antaranya adalah Ranu Bedali, Ranu Klakah, dan Ranu Pakis di sisi barat gunung; Ranu Lading dan Ranu Logung di sisi selatan; serta Ranu Agung, Ranu Segaran, Ranu Segaran Duwas, Ranu Segaran Merah, dan beberapa yang lain di sebelah timur hingga timur laut LVF.[1]
Ranu Bedali terletak tepat di sebelah timur Ranu Yoso, suatu kawah mati (dry maar) yang namanya digunakan sebagai nama Desa Ranuyoso dan Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Garis tengah Ranu Bedali berkisar antara 500 hingga 575 m, sementara muka air danau terletak di sekitar ketinggian 250 m dpl.[1] Ranu Bedali memiliki luas kurang-lebih 25 ha dan kedalaman 28 m.[4]
Catatan kaki
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 Carn, SA (2000). "The Lamongan volcanic field, East Java, Indonesia: physical volcanology, historic activity and hazards." Journal of Volcanology and Geothermal Research, Vol 95, Issues 1–4, January 2000, pp 81-108. DOI: https://doi.org/10.1016/S0377-0273(99)00114-6
- ↑ Gurusinga, MA, T Ohba, A Harijoko, & T Hoshide (2023). "Characteristics of ash particles from the maar complex of Lamongan Volcanic Field (LVF), East Java, Indonesia: How textural features and magma composition control ash morphology." Volcanica, Vol 6 (2): 415–436, Nov 15, 2023. DOI: https://doi.org/10.30909/vol.06.02.415436
- ↑ Matahelumual, J (1990). "Gunung Lamongan." Berita Berkala Vulkanologi, Edisi Khusus No. 125.
- ↑ Kecamatan Ranuyoso (tt.) Potensi Kecamatan Ranuyoso. Situs internet diakses pada Senin 23/vi/2025

