Rajapolah, Tasikmalaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Rajapolah
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Barat
Kabupaten Tasikmalaya
Luas 16,92 km²
Jumlah penduduk 37.558
Kepadatan 2.219,73 jiwa/km²
Desa/kelurahan 8 desa

Rajapolah adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Luas wilayah 1.692,04 ha terdiri dari :

  • Luas darat : 659,17 ha
  • Luas sawah : 941 ha
  • Luas kolam/empang : 91,87 ha

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Desa[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Rajapolah terbagi menjadi 8 desa:

  • Manggungjaya, dengan luas 231,835 ha
  • Tanjungpura, dengan luas 157,270 ha
  • Sukaraja, dengan luas 220,335 ha
  • Rajapolah, dengan luas 110,685 ha
  • Dawagung, dengan luas 290,681 ha
  • Manggungsari, dengan luas 415,24 ha
  • Rajamandala, dengan luas 133,571 ha
  • Sukanagalih, dengan luas 148.315 ha

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk: 37.558 jiwa terdiri dari:

  • Laki-laki : 18.569 orang
  • Perempuan : 18.989 orang

Mata pencaharian[sunting | sunting sumber]

Mata pencaharian penduduk meliputi

  • Petani : 13.208 orang
  • Pedagang : 1.019 orang
  • Pegawai Negeri : 416 orang
  • TNI/POLRI : 92 orang
  • Pensiunan : 49 orang
  • Pengusaha : 425 orang
  • Pengrajin : 4.256 orang

Potensi unggulan[sunting | sunting sumber]

Potensi industri dan perdagangan[sunting | sunting sumber]

lndustri yang paling menonjol di Kecamatan Rajapolah adalah industri rumah tangga antara lain:

Perajin anyaman Rajapolah tempo dulu tengah menyiapkan bahan baku.

Kedua komoditas tersebut merupakan produk unggulan sebagai tonggak dan penggerak ekonomi mikro Kecamatan Rajapolah sebab berdasarkan perhitungan nilai produksi dari dua komoditas ini melebihi nilai hasil pertanian. Sebagai bahan perbandingan nilai produksi tahun 2002 adalah sebagai berikut:

  • Industri Kecil: Rp 78.414.975.000
  • Pertanian: Rp 21.480.065.000

Komoditas ini mampu menyerap tenaga kerja cukup banyak dan mempunyai ciri khas yang khusus yang tidak dimiliki oleh daerah lain, sehingga mempunyai peluang yang panjang untuk terus dikembangkan. Efek dari industri kecil dimaksud mampu juga mendorong atau mengangkat aspek lain sehingga semua sektor maju dan kondusif. Untuk memasarkan hasil produksi tersebut, Kecamatan Rajapolah sejak tahun 1989 dicanangkan sebagai Pusat Pemasaran Kerajinan Rakyat Tasikmalaya.

Pertanian dan peternakan[sunting | sunting sumber]

  • Padi
  • Ayam
  • Itik
  • Kambing
  • Ikan

Pranala luar[sunting | sunting sumber]