Pulau Lawas, Bangkinang, Kampar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pulau Lawas
Negara Indonesia
ProvinsiRiau
KabupatenKampar
KecamatanBangkinang
Kodepos
28463
Kode Kemendagri14.01.15.2001 Edit the value on Wikidata
Luas8,75 km²
Jumlah penduduk3.094 jiwa
Kepadatan353 jiwa/km²

Pulau Lawas merupakan salah satu Desa yang ada di kecamatan Bangkinang , Kabupaten Kampar, provinsi Riau, Indonesia.sa Pulau Lawas masuk wilayah Kecamatan Bangkinang. Dengan luas wilayah 875 ha, dimana 85% berupa daratan yang bertapografi dataran, 15% dataran dimanfaatkan sebagai lahan pertanian yang dimanfaatkan untuk persawahan tadah hujan.

Iklim Desa Pulau Lawas sebagaimana desa-desa lain di wilayah Indonesia mempunyai iklim kemarau dan penghujan, hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam pada lahan pertanian yang ada di Desa Pulau Lawas Kecamatan Bangkinang.

Desa Pulau Lawas merupakan salah satu Desa dari 9 Desa atau Kelurahan di wilayah Kecamatan Bangkinang.

Jarak Desa Pulau Lawas ke ibu kota kecamatan 1,5 km dengan waktu tempuh 5 menit, jarak dengan ibu kota kabupaten 5 km dengan waktu tempuh 30 menit dan dengan ibu kota provinsi 60 km dengan waktu tempuh 1,5 jam dengan menggunakan kendaraan umum dan dengan kemudahan sarana transportasi umum yang dapat ditemui setiap hari.

Luas Desa Pulau Lawas adalah 875 ha. Luas Kantor Desa Pulau Lawas adalah 1.252 , luas tanah kuburan  adalah 3,0 ha, luas tanah lapangan olahraga adalah 1.800 , dan luas tanah masjid musholla 9.000.

Adapun profil Dusun Desa Pulau Lawas adalah sebagai berikut :

NO. NAMA JABATAN JUMLAH
1. Darlis Kadus I “Dusun Pulau Lawas” 1 Orang
2. Akmal Kadus II “Dusun Kampung Deling” 1 Orang
3. Ilfendri Kadus III “Dusun Kampung Godang” 1 Orang

SEJARAH[sunting | sunting sumber]

Desa Pulau Lawas adalah nama suatu wilayah di Kecamatan Bangkinang. Pada zaman dahulu Desa Pulau Lawas merupakan hutan belukar, sejalan dengan perkembangan pendusuk pada waktu itu, sesuai dengan adat istiadat setempat wilayyah ini dikuasai oleh pucuk adat (ninik mamak) yang bergelar Datuk Rajo Deko. Ninik mamak (Datuk Rajo Deko) membawa anak kemenakannya untuk membuka perkampungan baru yang sekarang disebut Desa Pulau Lawas. Datuk Rajo Deko membawahi 4 (empat) persukuan yaitu :

1.     Suku Melayu Datuk Tuo

2.     Suku Melayu Datuk Mudo

3.     Suku Datuk Patio

4.     Suku Haji Besar Melayu

Pada waktu itu perkampungan baru ini belum memiliki nama, untuk memberi nama kampung baru ini dilaksanakan musyawarah yang dihadiri oleh cerdik pandai, alim ulama dan ninik mamak yang dihadiri oleh :

1.     Bukhori

2.     Mansyur

3.     Ahmad BKN

4.     Syaidan

5.     Muhammad Saleh

6.     Abbas BA

Dalam musyawarah tersebut diambil suatu keputusan dengan nama Desa “Pulau Lawas”  dengan catatan pada waktu itu terdiri dari 3 (tiga) Kampung atau Dusun yaitu :

1.     Kampung Godang

2.     Kampung Deling

3.     Pulau Lawas

Yang sampai sekarang disebut Dusun Kampung Godang, Dusun Kampung Deling dan Dusun Pulau Lawas.

Sejalan dengan hal tersebut di atas untuk memberi nama desa diambil dari nama Dusun Pulau Lawas yaitu Desa Pulau Lawas, wali mudanya pada saat itu diambil dari tokoh masyarakat Dusun Kampung Deling yaitu Peltu Syaidan, dan tempat kedudukan (kantor wali mudanya) berkedudukan di Dusun Kampung Godang sampai saat sekarang.

Sesuai dengan perkembangan zaman, pada tahun 1988 ketiga Dusun tersebut di atas dijadikan sebuah Desa dengan nama Desa Pulau Lawas dan pimpinannya disebut Kepala Desa Pulau Lawas yang sampai saat ini telah berganti 9 (Sembilan) kali Kepala Desa sebagai berikut :

No Nama Masa Jabatan
1 Peltu Syaidan Tahun 1970 s/d 1988
2 Zulkifli Pjs. Tahun 1988 s/d 1989
3 Hasan Usman Tgl 15 Juni 1989 s/d 14 April 1999
4 Azhari, S.Sos. Tgl 15 April 1999 s/d 4 Desember 2007
5 Kamaruddin Zen Tgl 5 Desember 2007 s/d 9 November 2009
6 Murniati Pjs. Tgl 10 November 2009 s/d 15 Oktober 2010
7 Nazaruddin Tgl 16 Oktober 2010 s/d 16 Oktober 2016
8 Juprizal Pj. Tgl 17 Oktober 2016 s/d 17 April 2017
9 H. Dasril, S.Sos. Pj Tgl 18 April s/d 27 Desember 2017
10 Andri Nuras, S.H. Tgl. 28 Desember 2017 s/d sekarang

POTENSI DESA[sunting | sunting sumber]

POTENSI SUMBER DAYA ALAM[sunting | sunting sumber]

1.1 POTENSI UMUM

BATAS DESA/ KELURAHAN KECAMATAN
Sebelah utara Pasir Sialang Bangkinang
Sebelah selatan Sungai Kampar
Sebelah timur Sungai Tonang Bangkinang
Sebelah barat Muara Uwai Bangkinang

1.2 LUAS WILAYAH MENURUT PENGGUNAAN

Tanah Sawah

JENIS SAWAH Luas (Ha)
1.   Sawah irigasi teknis 0
2.   Sawah irigasi ½ teknis 0
3.   Sawah tadah hujan 67
4.   Sawah pasang surut 0
Total luas (1+2+3+4) 67

Tanah Kering

JENIS TANAH KERING Luas (Ha)
1.   Tegal/ Ladang 0
2.   Pemukiman 452
3.   Pekarangan 71
Total luas (1+2+3) 623

Tanah Basah

JENIS TANAH BASAH Luas (Ha)
1.   Tanah Rawa 0
2.   Pasang Surut 0
3.   Lahan Gambut 0
4.   Situ/Waduk/Danau 0
Total luas (1+2+3+4) 0

Tanah Perkebunan

JENIS PERKEBUNAN Luas (Ha)
1.   Tanah Perkebunan Rakyat 0
2.   Tanah Perkebunan Negara 0
3.   Tanah Perkebunan Swasta 0
4.   Tanah Perkebunan Perorangan 154
Total luas (1+2+3+4) 154

Tanah Fasilitas Umum

JENIS FASILITAS UMUM Luas (Ha)
1. Kas Desa/Kelurahan (a+b+c+d) 3
a. Tanah bengkok 0
b. Tanah titisara 0
c. Kebun desa 3
d. Sawah desa 0
2. Lapangan Olahraga 1
3. Perkantoran pemerintah 0,50
4. Ruang publik/taman kota 0
5. Tempat pemakaman desa/umum 1,5
6. Tempat pembuangan sampah 0
7. Bangunan sekolah/perguruan tinggi 1
8. Pertokoan 2
9. Fasilitas pasar 0
10. Terminal 0
11. Jalan 2
12. Daerah tangka panair 0
13. Usaha perikanan 0
14. Sutet/aliran tegangan tinggi 0
Total luas (1+2+3+4+5+…+14) 8

Tanah Hutan

JENIS HUTAN Luas (Ha)
1. Hutan lindung 0
2. Hutan produksi (a+b) 0
a. Hutan produksi tetap 0
b. Hutan terbatas 0
3. Hutan Konservasi 0
4. Hutan adat 0
5. Hutan asli 0
6. Hutan sekunder 0
7. Hutan buatan 0
8. Hutan mangrove 0
9. Hutan suaka (a+b) 0
a. Suaka alam 0
b. Suaka margasatwa 0
10. Hutan rakyat 0
Total luas (1+2+3+…+10) 0
Luas Desa/Kelurahan (A+B+…+F) 875


1.3 IKLIM

Curah hujan mm
Jumlah bulan hujan 4 Bulan
Kelembapan
Suhu rata-rata harian
Tinggi tempat dari permukaan laut mdl

1.4 JENIS DAN KESUBURAN TANAH

Warna tanah (Sebagian besar) Abu-Abu
Tekstur tanah Pasir
Tingkat kemiringa tanah -
Lahan kritis (Ha) -
Lahan terlantar (Ha) -
Tingkat erosi tanah
Jenis Erosi Luas (Ha)
Tanah Erosi Ringan 0,02 Ha
Tanah Erosi Sedang -
Tanah Erosi Berat -
Tanah Yang Tidak Ada Erosi 874,98 Ha

1.5 TOPOGRAFI

BENTANGAN WILAYAH

Keberadaan

(P=Ada)

Luas (Ha)

1.   Desa/ kelurahan dataran rendah P 874,98 Ha
2.   Desa/ kelurahan berbukit-bukit
3.   Desa/ kelurahan dataran tinggi/ pegunungan
4.   Desa/ kelurahan lereng gunung
5.   Desa/ kelurahan tepi pantai/ pesisir
6.   Desa/ kelurahan kawasan rawa
7.   Desa/ kelurahan kawasan gambut
8.   Desa/ kelurahan aliran sungai
9.   Desa/ kelurahan bantaran sungai P 0,02

LETAK

Keberadaan

(P=Ada)

Luas (Ha)

1.   Desa/ kelurahan kawasan perkantoran P 0,50
2.   Desa/ kelurahan kawasan pertokoan/ bisnis P 2
3.   Desa/ kelurahan kawasan campuran
4.   Desa/ kelurahan kawasan industry
5.   Desa/ Kelurahan kepulauan
6.   Desa/ Kelurahan pantai/ pesisir
7.   Desa/ Kelurahan kawasan hutan
8.   Desa/ Kelurahan taman suaka
9.   Desa/ Kelurahan kawasan wisata
10.  Desa/ Kelurahan perbatasan dengan negara lain
11.  Desa/ Kelurahan perbatasan dengan provinsi lain
12.  Desa/ Kelurahan perbatasan dengan kabupaten lain
13.  Desa/ Kelurahan perbatasan antar kecamatan lain
14.  Desa/ kelurahan DAS/ bantaran sungai
15.  Desa/ kelurahan rawan banjir P 0,02
16.  Desa/ kelurahan bebas banjir
17.  Desa/ kelurahan potensial tsunami
18.  Desa/ kelurahan rawan jalur gempa bumi

Orbitasi

1.   Jarak ke ibu kota kecamatan (km) 2 Km
a.  Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan kendaraan bermotor (Jam) 0,10 Jam
b.  Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan berjalan kaki atau kendaraan non bermotor (Jam) 0,50 Jam
c.  Jumlah Kendaraan umum ke ibu kota kecamatan (Unit)
2.   Jarak ke ibu kota kabupaten/ kota (km) 12 Km
a.  Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan kendaraan bermotor (Jam) 0,50 Jam
b.  Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan berjalan kaki atau kendaraan non bermotor (Jam) 1 Jam
c.  Kendaraan umum ke ibu kota kabupaten/ kota   (Unit)
3.   Jarak ke ibu kota provinsi (km) 60 Km
a.  Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan kendaraan bermotor (Jam) 2 Jam
b.  Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan berjalan kaki atau kendaraan non bermotor (Jam) 5 Jam
c.  Kendaraan umum ke ibu kota provinsi (Unit)

POTENSI SUMBERDAYA MANUSIA[sunting | sunting sumber]

2.1 JUMLAH

a. Jumlah laki-laki 1.582 Orang
b. Jumlah perempuan 1.512 Orang
c. Jumlah total (a+b) 3.094 Orang
d. Jumlah kepala keluarga 794 KK
e. Kepadatan Penduduk (c / Luas Desa) 3,5 per km

2.2 USIA

Usia Laki-Laki Perempuan Usia Laki-Laki Perempuan
0-12 bulan 25 23 39 tahun 21 21
1 tahun 25 25 40 19 21
2 32 29 41 17 19
3 29 36 42 18 15
4 27 22 43 21 18
5 26 23 44 15 13
6 33 29 45 16 17
7 25 24 46 19 22
8 32 31 47 19 18
9 41 31 48 14 13
10 42 45 49 12 15
11 44 38 50 15 17
12 31 28 51 15 16
13 29 27 52 11 13
14 37 30 53 14 12
15 32 27 54 9 14
16 30 30 55 14 13
17 40 37 56 13 11
18 31 36 57 8 6
19 32 27 58 8 12
20 32 30 59 13 12
21 37 32 60 7 6
22 39 33 61 7 4
23 32 35 62 6 6
24 31 29 63 9 5
25 33 33 64 10 9
26 30 30 65 7 8
27 35 33 66 8 6
28 34 32 67 6 4
29 30 29 68 5 7
30 35 34 69 3 6
31 19 21 70 7 3
32 23 20 71 3 3
33 23 26 72 3 4
34 17 19 73 5 5
35 23 22 74 4 5
36 17 21 75 5 4
37 17 19 Diatas 75 4 2
38 22 21 Total 1.582 1.512

2.3 PENDIDIKAN

TINGKATAN PENDIDIKAN

Laki-laki

(Orang)

Perempuan

(Orang)

1.   Usia 3-6 tahun yang belum masuk TK 82 67
2.   Usia 3-6 tahun yang sedang TK/ playgroup 61 59
3.   Usia 7–18 tahun yang tidak pernah sekolah 0 0
4.   Usia 7–18 tahun yang sedang sekolah 437 380
5.   Usia 18-56 tahun tidak pernah sekolah 1 0
6.   Usia 18-56 tahun tidak tamat SD 3 5
7.   Usia 18- 56 tahun tidak tamat SLTP 25 30
8.   Usia 18 – 56 tahun tidak tamat SLTA 35 42
9.   Tamat SD/ sederajat 44 41
10.  Tamat SMP/ sederajat 41 47
11.  Tamat SMA/ sederajat 172 155
12.  Tamat D-1/ sederajat 0 0
13.  Tamat D-2/ sederajat 5 9
14.  Tamat D-3/ sederajat 4 7
15.  Tamat S-1/ sederajat 40 39
16.  Tamat S-2/ sederajat 12 7
17.  Tamat S-3/ sederajat 0 0
18.  Tamat SLB A 0 1
19.  Tamat SLB B 0 0
20.  Tamat SLB C 0 0
Jumlah 925 888
Jumlah Total 1.813

2.4 MATA PENCARIAN POKOK

JENIS PEKERJAAN

Laki-laki

(Orang)

Perempuan

(Orang)

1.   Petani 13 22
2.   Buruh tani 0 5
3.   Buruh migrant perempuan 0 0
4.   Buruh migrant laki-laki 0 0
5.   Pegawai Negeri Sipil 35 49
6.   Pengrajin industri rumah tangga 3 27
7.   Pedagang keliling 3 0
8.   Peternak 21 5
9.   Dokter swasta 0 0
10.  Bidan swasta 0 2
11.  Pensiunan TNI/POLRI 4 0
Jumlah 79 110
Jumlah Total Penduduk (orang)                                   3.094

2.5 AGAMA/ALIRAN KEPERCAYAAN

AGAMA

Laki-laki

(Orang)

Perempuan

(Orang)

1.   Islam 1.582 1.512
2.   Kristen 0 0
3.   Katholik 0 0
4.   Hindu 0 0
5.   Budha 0 0
6.   Khonghucu 0 0
7.   Kepercayaan Kepada Tuhan YME 0 0
8.   Aliran Kepercayaan lainnya 0 0
Jumlah 1.582 1.512

2.6 KEWARGANEGARAAN

KEWARGANEGARAAN Laki-laki (Orang) Perempuan (Orang)
1. Warga Negara Indonesia 1.582 1.512
2. Warga Negara Asing 0 0
3. Dwi Kewarganegaraan 0 0
Jumlah 1.582 1.512

2.7 ETNIS

ETNIS Laki-laki ( Orang ) Perempuan ( Orang )
1. Aceh 0 0
2. Batak 3 0
3. Nias 0 0
4. Sabu 0 0
5. Rote 0 0
6. Sumba 0 0
7. Ternate 0 0
8. Tolaki 0 0
9. Buton 0 0
10.Muna 0 0
11. Mikongga 0 0
12. Wanci 0 0
13. Mbojo 0 0
14. Samawa 0 0
15. Asia 0 0
16. Afrika 0 0
17. Australia 0 0
18. China 0 0
19. Amerika 0 0
20. Eropa 0 0
Jumlah 3 0

2.8 CACAT MENTAL DAN FISIK

JENIS CACAT FISIK Laki-laki

(Orang)

Perempuan (Orang)
1. Tuna rungu 1 0
2. Tuna wicara 1 1
3. Tuna netra 0 1
4. Lumpuh 2 0
5. Sumbing 0 0
6. Cacat Kulit 0 0
7. Cacat fisik/tuna daksa lainnya 1 0
Jumlah 5 2
Jenis Cacat Mental
1. Idiot 0 0
2. Gila 0 0
3. Stress 4 0
4. Autis 0 0
Jumlah 4 0

2.9 TENAGA KERJA

TENAGA KERJA Laki-laki

(Orang)

Perempuan

(Orang)

1. Penduduk Usia dari 0- 6 tahun 0 0
2. Penduduk Usia 7-18 tahun yang masih sekolah 0 0
3. Penduduk Usia 18-56 tahun (a+b) 833 772
a. Penduduk Usia 18-56 tahun yang bekerja 626 99
b. Penduduk Usia 18-56 tahun yang belum/ tidak bekerja 96 627
4. Penduduk Usia 56 tahun keatas 27 14
Jumlah (1+2+3+4) 1.582 1.512
Jumlah total (laki-laki + perempuan ) 3.094

2.10 KUALITAS ANGKATAN KERJA

ANGKATAN KERJA Laki-laki

(Orang)

Perempuan

(Orang)

1. Penduduk usia 18-56 tahun yang buta aksara dan huruf/ angka latin 2 1
2. Penduduk usia 18-56 tahun yang tidak tamat SD 3 5
3. Penduduk usia 18-56 tahun yang tamat SD 37 39
4. Penduduk usia 18-56 tahun yang tamat SLTP 40 45
5. Penduduk usia 18-56 tahun yang tamat SLTA 133 147
6. Penduduk usia 18-56 tahun yang tamat perguruan tinggi 32 55
Jumlah 247 292

POTENSI KELEMBAGAAN[sunting | sunting sumber]

3.1 LEMBAGA PEMERINTAH

PEMERINTAH DESA/KELURAHAN
Dasar hukum pembentukan Pemerintah Desa/Kelurahan Ada Perda/Keputusan

Bupati/Camat

Belum Ada Dasar Hukum

Dasar hukum pembentukan BPD Ada Perda/Keputusan Bupati/Camat

Belum Ada Dasar Hukum

Jumlah apparat pemerintahan Desa/Kelurahan 9 orang
Jumlah perangkat Desa/Kelurahan 6 unit kerja
Kepala Desa/Lurah Ada
Sekretaris Desa/Kelurahan Ada
Kepala Seksi/ Urusan Pemerintahan Ada-Aktif
Kepala Seksi/Urusan Perencanaan Ada-Aktif
Kepala Seksi/Urusan Pemberdayaan Masyarakat Tidak Ada
Kepala Seksi/Urusan Kesejahteraan Rakyat Tidak Ada
Kepala Seksi/Urusan Umum Ada-Aktif
Kepala Seksi/Urusan Keuangan Tidak Ada
Kepala Seksi Perekonomian Tidak Ada
Kepala Seksi Data dan Informasi Tidak Ada
Jumlah staff 4 orang
Jumlah dusun di desa atau sebutan lain 3 dusun/lingkungan aktif
Kepala Dusun Kampung Godang Aktif
Kepala Dusun Kampung Deling Aktif
Kepala Duaun Pulau Lawas Aktif
Kepala Dusun/Lingkungan … Aktif/Tidak
Kepala Dusun/Lingkungan … Aktif/Tidak
Tingkat Pendidikan Aparat Desa/Kelurahan SD, SMP, SMA, Diploma, S1, S2, S3
Kepala Desa/Lurah S1
Sekretaris Desa/Kelurahan SLTA
1.     Nama SYAMSURI, H.S.
2.     Status Kepegawaian Non PNS
3.     Pangkat/Golongan -
4.     NIP -
5.     Pendidikan SLTA
6.     Pelatihan yang pernah diikuti -
Kepala Seksi/Urusan Pemerintahan YENDRI
Kepala Seksi/Urusan Perencanaan ABDILLAH PAHLEVI, S.E.
Kepala Seksi/Urusan Pemberdayaan Masyarakat -
Kepala Seksi/Urusan Kesejahteraan Rakyat -
Kepala Seksi/Urusan Umum ROSI FATMARENI
Kepala Seksi/Urusan Keuangan ROSSA LINNA, S.Pd.
Kepala Seksi Perekonomian -
Kepala Seksi Data dan Informasi -
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA
Keberadaan BPD Ada-Aktif
Jumlah anggota BPD 9 orang
Pendidikan Anggota BPD
1.     Ketua BPD
a.   Pendidikan S1
b.   Nama Ir. MUHAMMAD YUNUS
c.   Pelatihan yang pernah diikuti -
d.   Jenis kelamin LAKI-LAKI
2.     Wakil Ketua BPD
a.   Pendidikan S1
b.   Nama ABU BAKAR, S.E.
c.   Pelatihan yang pernah diikuti -
d.   Jenis kelamin LAKI-LAKI
3.     Sekretaris BPD
a.   Pendidikan SMA
b.   Nama H. ASRAR
4.     Anggota BPD
a.   Nama NAZARUDDIN, S.Pd
Pendidikan S1
b.   Nama H. ASMANIDAR, M.Pd
Pendidikan S2
c.   Nama YURNALIS
Pendidikan SMA
d.   Nama FATHUDIN, S.HI
Pendidikan S1
e.   Nama MAKMUR
Pendidikan SMA
f.   Nama MUHAMMAD SYUKUR
Pendidikan SMA

3.2 LEMBAGA KEMASYARAKATAN

NAMA LEMBAGA DASAR HUKUM PEMBENTUKAN JUMLAH LEMBAGA JUMLAH PENGURUS RUANG LINGKUP KEGIATAN JUMLAH JENIS KEGIATAN
LKMD/LKMK
LPMD/LPMK ATAU SEBUTAN LAIN 1 12 DESA
PKK 1 70 DESA
RUKUN WARGA 6 6 DESA
RUKUN TETANGGA 14 14 DESA
KARANG TARUNA - - - - -
KELOMPOK TANI/NELAYAN 1 3 DESA
LEMBAGA ADAT - - - - -
BADAN USAHA MILIK DESA 1 6 DESA
ORGANISASI KEAGAMAAN - - - - -
ORGANISASI PEREMPUAN LAIN - - - - -
ORGANISASI PEMUDA LAINNYA 3 15 DESA
ORGANISASI PROFESI LAINNYA - - - - -
ORGANISASI BAPAK - - - - -
KELOMPOK GOTONG ROYONG - - - - -
PWI - - - - -
IDI - - - - -
PARFI - - - - -
PENCINTA ALAM - - - - -
WREDATAMA - - - - -
KELOMPOK PEMIRSA - - - - -
PANTI ASUHAN - - - - -
YAYASAN - - - - -

3.3 TINGKAT PARTISIPASI POLITIK

JENIS

PEMILU

Yang Sudah Punya Hak Pilih Yang Memanfaatkan Hak Pilih
Laki-Laki

(Orang)

Perempuan

(Orang)

Laki-Laki

(Orang)

Perempuan

(Orang)

1.     Pemilihan Kepala Desa 1.060 1.063 921 882
2.     Pemilihan Bupati 1.060 1.063 907 865
3.     Pemilihan Gubernur 1.081 1.064 912 895
4.     Pemilihan Parlemen 1.085 1.069 953 937
5.     Pemilihan Presiden 1.085 1.069 920 912

REFERENSI[sunting | sunting sumber]

Data Profil Desa dan Kelurahan Pulau Lawas,Juni 2022,Tim Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi Unri 2022 Desa Pulau Lawas.