Lompat ke isi

Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
PERWATI
Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyah
Tanggal pendirianMei 5, 1928; 97 tahun lalu (1928-05-05)
Didirikan diBukittinggi
Bahasa resmi
Indonesia
Ketua Umum
Asdirwati Ali
Sekretaris Umum
Wardina Waly
Bendahara Umum
Dewi Heriyati
AfiliasiPersatuan Tarbiyah Islamiyah
Situs webhttps://perwati.org/
Nama sebelumnya
Perwati-Wanita Perti

Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyah (PERWATI) (Jawi: ڤرستوان وانيتا تربيه اسلاميه) adalah organisasi wanita serumpun Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI). Organisasi ini didirikan di Bukittinggi pada 5 Mei 1928. Setelah terjadinya islah antara PERTI dan TARBIYAH tahun 2016, dilakukan pula islah antara Wanita PERTI dan PERWATI atau Wanita TARBIYAH menjadi PERWATI-WANITA PERTI. Pada Muktamar Bersama tahun 2022 di Jakarta, organisasi ini kembali menetapkan nama PERWATI sebagai nama resminya.

Sejarah dan Perkembangan Organisasi

[sunting | sunting sumber]

Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyah (PERWATI) didirikan bersamaan dengan pendirian Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) pada 5 Mei 1928.[1] Pada awal pendirianny, organisasi ini bernama Wanita Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Wanita PTI). Konferensi Perti di Bukittinggi tahun 1938 memutuskan mengubah nama Wanita PTI menjadi Wanita Perti, sekaligus menetapkan Hj. Syamsiyah Abbas sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Wanita Perti.

Susunan Pengurus Besar Wanita Perti pada masa tersebut terdiri atas Hj. Syamsiyah Abbas sebagai Ketua Umum, Syarifah Azma sebagai Ketua, Nurmaya Jamil sebagai Sekretaris I dan Hj. Fatimah Hadi sebagai Sekretaris II. Adapun anggota terdiri dari Hj. Alawiyah Zein, Hj. Salima, Baizar Abbas, Rosmaniah Sy, Salmah Ahmad, Hj. Zulbaidah dan Hj. Rabiah Jamil.

Pada tahun 1938, Syamsiyah Abbas mendirikan Madrasah Tarbiyah Islamiyah bernomor seri 130 khusus putri yaitu MTI Putri Bengkawas, Banuhampa, Agam.[2] Pada tahun 1940, MTI yang dipimpin Ummi Hj. Syamsiah Abbas tercatat memiliki sekitar 250 orang murid.[3]

Sejak tahun 1939, Syamsiyah Abbas juga menjabat Guru Besar Kuliah Syar'iah Wanita Perti Bengkawas. Pada tahun 1945 bersamaan dengan berubahnya Perti menjadi Partai Islam Perti, Wanita Perti turut mengubah namanya menjadi Wanita Islam Perti. Pada tahun 1946, Syamsiyah Abbas membangun Lasykar Muslimat Indonesia sebagai sayap militer Wanita Perti, setelah sebelumnya Perti membentuk Lasykar Muslimin Indonesia (Lasymi).

Pada tahun 1950, Wanita Islam Perti resmi menjadi anggota Kongres Wanita Indonesia (Kowani).[4][5] Hj. Syamsiyah mengakhiri masa jabatannya sebagai Ketua Umum Wanita Islam Perti pada tahun 1954[6] dan digantikan oleh Hj. Rabi'ah Jamil. Pada tahun 1959, Rabi'ah Jamil diangkat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan menjadi perempuan pertama dari Perti dan Sumatera Barat yang menjadi anggota MPR.[7]

Dalam Kongres Perti ke-IX tahun 1962, Wanita Islam Perti turut merekomendasikan pembentukan Ikatan Pelajar Sekolah Perti (IPSP) sebagai kelanjutan Persatuan Murid Tarbiyah Islamiyah (PMTI). Selain itu, dibentuk juga organisasi gerakan kepanduan yang bernama Pandu Al-Anshar Putra Putri.

Pasca perpecahan Perti–Tarbiyah pada awal masa orde baru, kubu Tarbiyah melalui Munas tahun 1970 membentuk Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyah (Perwati). Sebelumnya pada tahun 1969, aktivitas perempuan Tarbiyah dijalankan melalui Departemen Keputrian PB Tarbiyah yang dibina langsung oleh Ummi Syamsiyah Abbas.

Pada 16 Juni 1984, Syamsiyah Abbas mendirikan STKIP Ahlussunnah Bukittinggi. Tidak lama setelahnya, pada 5 Agustus 1984 didirikan juga STKIP Abdi Pendidikan Bengkaweh yang kemudian atas permintaan Wali Kota Payakumbuh dipindahkan dari Bukittinggi ke Payakumbuh pada tahun 1990 dan menjadi STKIP Yayasan Abdi Pendidikan Payakumbuh.

Sementara itu, di kubu DPP Perti, Wanita Islam Perti yang dibina oleh Ummi Rabi'ah Jamil pada tahun 1987 mengembalikan nama organisasi menjadi Wanita Perti (WP). Baik Wanita Perti maupun Perwati selanjutnya sama-sama tergabung dalam Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI).

Pada tahun 2016, seiring terjadinya islah antara Tarbiyah dan Perti,[8] PP Wanita Perti yang dipimpin Dr. Hj. Nelly Nailatie Ma’arif, MBA binti Ma'rifat Mardjani dan PP Perwati yang dipimpin Dra. Hj. Nilmayetti Yusri, M.Si sepakat bergabung menjadi Perwati-Wanita Perti sekaligus menetapkan Dra. Hj. Asdirwati Ali, M.M sebagai Ketua Umum Perwati-Wanita Perti.[9]

Pada Muktamar Bersama tahun 2022 di Jakarta, disepakati nama Perwati sebagai nama Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyah.[10] Pada muktamar tersebut, Asdirwati Ali terpilih kembali sebagai Ketua Umum PP Perwati periode 2022—2027, dengan Wardina Waly, ST, MM binti Mawardi Waly sebagai Sekretaris Umum dan Dewi Heriyati, SE sebagai Bendahara Umum.[11]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA". wanita perti. 2012-07-19. Diakses tanggal 2023-04-14.
  2. Wahyuni, Etri (2019-09-25). "Hj. Syamsiyah Abbas Tokoh Perti dan Pendidikan Perempuan Minangabau #1". Tarbiyah Islamiyah. Diakses tanggal 2023-04-15.
  3. Putra, Apria (2020-08-19). "Madrasah Tarbiyah Islamiyah Putri Bengkawas Tinggal Sejarah". Tarbiyah Islamiyah. Diakses tanggal 2023-04-15.
  4. "KOWANI | WANITA PERSATUAN TARBIYAH ISLAMIAH" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-04-14.
  5. "KOWANI | PERWATI – WANITA PERTI" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-04-14.
  6. "Ny. Hj. Sjamsijah Abbas - Perti (Pergerakan Tarbiyah Indonesia) - Member Profiles". Konstituante.Net. Diakses tanggal 2023-04-14.
  7. Sastra, Destia. "Rabiah Jamil, Anggota MPRS Perempuan Pertama Berasal Dari Tanah Datar". BAKABA | Bangun Karakter Bangsa. Diakses tanggal 2023-04-14.
  8. beritaraya (2016-10-23). "Islah Persatuan Tarbiyah Islamiyah Perti , Contoh Persatuan di Tengah Keberagaman". Berita Raya Online - Beritarayaonline.co.id. Diakses tanggal 2023-04-14.
  9. "Wakil Presiden Jusuf Kalla Hadiri Rakernas Tarbiyah-Perti bersama Perwati-Wanita Perti - Tribunlampung.co.id". lampung.tribunnews.com. Diakses tanggal 2023-04-14.
  10. Alfaridzi, Muhammad (2022-10-24). "Muktamar Tarbiyah-Perti: KH. Ma'ruf Amin Jelaskan Kontribusi Syekh Sulaiman Arrasuli untuk NKRI". Islami[dot]co (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-04-14.
  11. Tiara, Rahmah Al (2023-03-28). "PP Perwati Siap Menjadi Mitra Kemenag RI - Portal Berita Editor". Diakses tanggal 2023-04-14.