Pendudukan wilayah Yugoslavia oleh Hongaria

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Pendudukan wilayah Yugoslavia oleh Hongaria
Wilayah Yugoslavia yang diduduki dan dianeksasi Hongaria
Peta yang menunjukkan wilayah Yugoslavia yang diduduki dan dibagi-bagi pada tahun 1941
Pendudukan dan pembagian wilayah Yugoslavia pada tahun 1941. Wilayah yang diduduki Hongaria ditandai dengan warna jingga pucat di utara (Bačka dan Baranja) dan barat laut (Međimurje dan Prekmurje).
Negara  Yugoslavia
Diduduki Hongaria 11 April 1941
Dianeksasi Hongaria 14 Desember 1941
Pendudukan Jerman 15 Maret 1944
Wilayah
Pemerintahan
 • Jenis incorporated into existing Hungarian counties
 • Lembaga Bács-Bodrog, Baranya, Zala, Vas
Luas
 • Total 11,475 km2 (4,431 sq mi)
Penduduk (1941)
 • Total kr,1,145,000

Pendudukan wilayah Yugoslavia oleh Hongaria adalah pendudukan dan aneksasi wilayah Bačka, Baranja, Međimurje dan Prekmurje di Kerajaan Yugoslavia oleh Kerajaan Hongaria selama Perang Dunia II. Wilayah-wilayah tersebut pernah menjadi bagian dari Hongaria sebelum tahun 1920, tetapi kemudian diserahkan kepada Yugoslavia berdasarkan Traktat Trianon yang ditandatangani setelah Perang Dunia I. Wilayah ini kini merupakan bagian dari beberapa negara: Bačka saat ini merupakan bagian dari Vojvodina, provinsi otonom di Serbia; Baranja dan Međimurje terletak di Kroasia; dan Prekmurje merupakan bagian dari Slovenia. Pendudukan dimulai pada tanggal 11 April 1941 saat 80.000 tentara Hongaria melintasi perbatasan Yugoslavia untuk membantu invasi Yugoslavia yang dilancarkan oleh Jerman Nazi lima hari sebelumnya. Pasukan Hongaria menghadapi perlawanan dari organisasi Chetnik Serbia, tetapi pasukan Yugoslavia sudah dikalahkan. Pasukan Hongaria secara tidak langsung dibantu oleh Volksdeutsche, minoritas Jerman yang telah membentuk milisi dan melucuti 90.000 pasukan Yugoslavia. Meskipun hanya menghadapi perlawanan sporadis, pasukan Hongaria membunuh banyak warga selama operasi ini, termasuk beberapa Volksdeutsche. Pemerintah Negara Independen Kroasia (yang merupakan negara boneka yang baru dibentuk oleh Blok Poros) kemudian menyetujui aneksasi wilayah Međimurje oleh Hongaria, yang membuat shock orang-orang Kroasia di wilayah tersebut.

Setelah pendudukan dimulai, pemerintah Hongaria segera mengklasifikasi penduduk Bačka dan Baranja menjadi:

  • orang-orang yang tinggal di wilayah tersebut saat masih menjadi bagian dari Hongaria pada tahun 1920, dan
  • orang-orang Serbia yang datang ke wilayah tersebut setelah menjadi bagian dari Yugoslavia

Mereka kemudian mulai memasukkan ribuan orang Serbia ke kamp konsentrasi dan mengusir mereka ke Negara Independen Kroasia, wilayah Montenegro yang diduduki oleh Italia, dan wilayah Serbia yang diduduki oleh Jerman. Pada akhirnya, puluhan ribu orang Serbia dideportasi dari wilayah pendudukan. Pemerintah Hongaria kemudian melancarkan kebijakan "magyarisasi" kehidupan politik, sosial dan ekonomi di wilayah pendudukan, seperti pemukiman kembali orang-orang Hongaria dan Székely dari wilayah Hongaria lainnya. "Magyarisasi" tidak berdampak kepada Volksdeutsche, yang memperoleh status khusus pada masa pendudukan Hongaria, dan di wilayah Prekmurje pemerintah Hongaria lebih permisif kepada orang-orang Slovenia.

Perlawanan bersenjata berskala kecil dimulai pada pertengahan akhir tahun 1941 dan dibalas dengan tindakan yang keras, seperti penghukuman mati dan pengusiran. Pemberontakan cenderung terkonsentrasi di wilayah yang dihuni orang Serbia di Šajkaška, Bačka selatan. Pada Agustus 1941, pemerintahan sipil mengambil alih administrasi "Wilayah Selatan yang Dikembalikan" (bahasa Hongaria: Délvidék), yang kemudian dianeksasi pada bulan Desember. Pada Januari 1942, militer Hongaria melancarkan serangan yang menewaskan lebih dari 3.300 orang, sebagian besar orang Serbia dan Yahudi.

Pada Maret 1944, saat Hongaria sadar bahwa Blok Poros akan kalah, mereka mulai bernegosiasi dengan Sekutu. Akibatnya, Jerman mengambil alih wilayah-wilayah Hongaria, termasuk wilayah Yugoslavia yang telah dianeksasi. Setelah itu, orang-orang Yahudi yang tersisa di wilayah tersebut diangkut ke kamp pemusnahan, yang mengakibatkan kematian 85% orang Yahudi di wilayah pendudukan. Sebelum mundur dari Balkan akibat serangan Tentara Merah Soviet, Jerman mengevakuasi 60.000–70.000 orang Volksdeutsche dari wilayah Bačka dan Baranja ke Austria. Bačka dan Baranja dikembalikan kepada Yugoslavia saat Jerman diusir dari wilayah tersebut oleh Tentara Merah pada akhir tahun 1944. Međimurje dan Prekmurje tetap diduduki hingga minggu-minggu terakhir Perang Dunia II.

Referensi[sunting | sunting sumber]