Pemilihan umum Presiden Amerika Serikat 1976

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pemilihan umum Presiden Amerika Serikat 1976
Bendera Amerika Serikat
1972 ←
2 November 1976 → 1980

538 suara elektoral di lembaga pemilihan umum
270 suara elektoral untuk menang
Kehadiran pemilih 53,6%[1] 1.6 pp
  Carter cropped.jpg Gerald Ford, official Presidential photo.jpg
Calon Jimmy Carter Gerald Ford
Partai Demokrat Republik
Negara bagian Georgia Michigan
Pendamping Walter Mondale Bob Dole
Suara elektoral 297 240
Negara bagian 23 + DC 27
Suara rakyat 40.831.881 39.148.634
Persentase 50,1% 48,0%

Presiden petahana

Gerald Ford
Republik

Presiden terpilih

Jimmy Carter
Demokrat

Pemilihan umum Presiden Amerika Serikat 1976 adalah pemilihan umum presiden ke-48 yang diadakan di Amerika Serikat. Pemilu ini berlangsung pada hari Selasa tanggal 2 November 1976. Dalam pemilu ini, calon dari Partai Demokrat, Jimmy Carter, berhasil mengalahkan calon petahana dari Partai Republik, Gerald Ford. Kemenangan Carter menjadi satu-satunya kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu presiden yang diadakan antara tahun 1968 hingga 1992.

Presiden Richard Nixon mengundurkan diri pada tahun 1974 akibat skandal Watergate, tetapi sebelumnya ia mengangkat Ford sebagai Wakil Presiden sesuai dengan Amendemen ke-25 Konstitusi Amerika Serikat. Setelah Nixon mundur, Ford menjadi presiden, dan dalam bursa pencalonan Partai Republik ia bersaing dengan mantan Gubernur California yang konservatif, Ronald Reagan. Ford berhasil menang tipis dalam konvensi partai tersebut. Sementara itu, Jimmy Carter awalnya tidak terlalu dikenal, tetapi akhirnya menjadi pemenang dalam konvensi Partai Demokrat dan berhasil mengalahkan Jerry Brown dan Mo Udall dengan kampanye sebagai seorang moderat yang berada di luar Washington.

Ford melancarkan "strategi kebun mawar" dan mencoba menggambarkan dirinya sebagai pemimpin yang berpengalaman. Carter menekankan posisinya sebagai reformis yang "tidak ternodai" oleh Washington. Dalam survei-survei yang dilakukan setelah Carter secara resmi dicalonkan sebagai presiden, Carter mengungguli Ford dengan perbedaan suara yang cukup besar akibat performa ekonomi yang buruk, jatuhnya Vietnam Selatan, dan pengampunan Richard Nixon oleh Presiden Ford. Performa Ford dalam survei-survei kembali menguat setelah diadakannya debat presiden pertama, dan perbedaan suara di antara keduanya semakin mendekat menjelang hari pemilu.

Pada akhirnya Carter berhasil memenangkan pemilu ini dan memenangkan negara-negara bagian di selatan dan timur laut, sementara Ford mendominasi negara bagian di barat.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Dave Leip's Atlas of U.S. Presidential Elections". uselectionatlas.org. Diakses tanggal October 21, 2012. 

Bacaan lanjut[sunting | sunting sumber]