Pemasaran hijau

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Pemasaran hijau (dalam bahasa Inggris green marketing) adalah konsep kegiatan pemasaran yang dikembangkan untuk merangsang dan mempertahankan perilaku konsumen yang ramah lingkungan.

Menurut Suhud (2002), pemasaran hijau memiliki komponen-komponen internal dan eksternal.[1] Semua komponen bisnis tersebut harus diusahakan untuk mendukung konsep pemasaran hijau dari perusahaan. Komponen internal dari pemasaran hijau terdiri dari produk (product), harga (price), tempat (place), promosi (promotion), pengolahan informasi (providing information), proses produksi (process), kebijakan (policies), dan sumber daya manusia (people). Sementara itu, komponen eksternal dari pemasaran hijau terdiri dari konsumen (paying customers), pemasok (providers), pemerintah atau dewan (politicians), lembaga swadaya masyarakat hijau (pressure groups), permasalahan lingkungan (problems), prediksi masa depan (predictions), dan mitra kerja perusahaan (partners).

Semua komponen berawalan P tersebut merupakan marketing mix atau bauran pemasaran yang lazim ada dalam setiap rancangan bisnis. Bedanya dengan bauran pemasaran biasa, bauran pemasaran hijau lebih berorientasi terhadap masyarakat serta lingkungan, selain profit penjualan.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Green Marketing". Binus.ac.id. 2017-05-20. Diakses tanggal 2019-11-04. 
  2. ^ "Green Marketing dan Buying Behavior Solusi Ekonomi Selamatkan Bumi". Unair.ac.id. 2019-01-26. Diakses tanggal 2019-11-04.