Pegunungan Qilian

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pegunungan Qilian, China.
Pegunungan Qilian dari ketinggian.
Pegunungan Qilian dilihat dari Kota Jiayuguan.

Koordinat: 39°12′N 98°32′E / 39.200°N 98.533°E / 39.200; 98.533 Pegunungan Qilian (Tsilien; Hanzi: 祁连山; Pinyin: Qílián Shān; Wade–Giles: Ch'i2-lien2 Shan1; Mongghul: Chileb) adalah sebuah pegunungan di bagian utara Pegunungan Kunlun. Pegunungan Qilian membentuk batas antara Provinsi Qinghai dan Gansu. Pegunungan ini bersama dengan Pegunungan Altyn-Tagh (Altun Shan) dikenal pula sebagai Nan Shan (Hanzi: 南山) yang berarti "Pegunungan Selatan" karena lokasinya yang berada di selatan Koridor Hexi).[1]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Pegunungan Qilian membentang dari wilayah di selatan Dunhuang sepanjang 800 km ke arah tenggara membentuk sisi timur laut dari Dataran Tinggi Tibet dan batas barat daya dari Koridor Hexi.

Puncak Qilian Shan yang terletak 60 km di selatan Jiuquan (39°12′N 98°32′E / 39.200°N 98.533°E / 39.200; 98.533) memiliki ketinggian 5.547 meter. Titik tersebut merupakan puncak tertinggi di pegunungan utama namun terdapat pula dua puncak lain yang lebih tinggi jauh di bagian selatan yaitu Kangze'gyai (38°30′N 97°43′E / 38.500°N 97.717°E / 38.500; 97.717) dengan ketinggian 5.808 meter [2] dan Puncak Qaidam Shan (38°2′N 95°19′E / 38.033°N 95.317°E / 38.033; 95.317) dengan ketinggian 5.759 meter [3]

Pegunungan Nan Shan terhubung di bagian barat dengan Yema Shan dan Altun Shan. Di sebelah timur, pegunungan berada di sebelah selatan dari Danau Qinghai dan berbatasan dengan Daban Shan dan Xinglong Shan di dekat Lanzhou. Puncak Maoma Shan (4.070 m) berada di batas timur tersebut. Bagian dari Tembok Besar dari zaman Dinasti Ming melewati lereng pegunungan di bagian utara di dekat bagian selatan dari Puncak Longshou Shan (3.616 m).

Pegunungan Qilian menjadi sumber dari benyak sungai-sungai kecil yang mengalir ke arah utara yang memasok air bagi aktivitas pertanian di daerah-daerah Koridor Hexi. Sungai-sungai tersebut kebanyakan mengering ketika memasuki Gurun Alashan. Salah satu sungai terbesar dari wilayah Pegunungan Qilian adalah Sungai Ejin (Heihe).

Karakteristik ekosistem dari Pegunungan Qilian disebut sebagai hutan konifer Pegunungan Qilian oleh World Wildlife Fund.[4]

Biandukou (扁都口), di ketinggian lebih dari 3500 m, adalah sebuah celah di Pegunungan Qilian. Celah Biandukou menghubungkan Kabupaten Minle, Gansu di sisi utara dan Kabupaten Qilian, Qinghai di sisi selatan.[5]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kitab Shiji menyebutkan "Pegunungan Qilian" dan Dunhuang ketika berbicara mengenai tanah asal bangsa Yuezhi. Akan tetapi, nama Qilian yang disebutkan tersebut dinilai merupakan nama yang ditujukan untuk Pegunungan Tian Shan, 1,500 km ke arah barat.[6] Nama Dunhuang yang disebutkan juga diartikan lain sebagai Gunung Dunhong.[7] Qilian (祁连) disebutkan sebagai kata bahasa Hun untuk "langit" (天 tiān) menurut komentator Kitab Hanshu dari masa Dinasti Tang, Yan Shigu.[8]

Pegunungan ini sebelumnya dikenal di Dunia Barat sebagai Pegunungan Richthofen yang dinamai dair nama Ferdinand von Richthofen, yang merupakan seorang penjelajah dan geolog serta paman dari the Red Baron.[9]

Nama Pegunungan Qilian digunakan sebagai nama Kabupaten Qilian di Provinsi Qinghai.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Association for Asian Studies, Far Eastern Association (U.S.) (2003). The Journal of Asian studies, Volume 62, Issue 1. Association for Asian Studies. hlm. 262. ISBN 0-691-09676-7. Diakses tanggal 2010-06-28. 
  2. ^ Kangze'gyai
  3. ^ Qaidam Shan - Peakbagger.com.
  4. ^ "Qilian Mountains conifer forests". Terrestrial Ecoregions. World Wildlife Fund. 
  5. ^ http://www.gs.xinhuanet.com/dfpd/2005-12/20/content_5861270.htm
  6. ^ Mallory, J. P. & Mair, Victor H. (2000). The Tarim Mummies: Ancient China and the Mystery of the Earliest Peoples from the West. Thames & Hudson. London. hlm. 58. ISBN 0-500-05101-1. 
  7. ^ Liu, Xinru, Migration and Settlement of the Yuezhi-Kushan: Interaction and Interdependence of Nomadic and Sedentary Societies (2001) [1]
  8. ^ 班固. 漢書: 顏師古註. 祁連山即天山也,匈奴呼天為祁連 
  9. ^ Winchester 2008, hlm. 126.
  • Winchester, Simon. (2008). The Man Who Loved China: the Fantastic Story of the Eccentric Scientist Who Unlocked the Mysteries of the Middle Kingdom. New York: Harper. ISBN 978-0-06-088459-8

Pranala luar[sunting | sunting sumber]