Lompat ke isi

Payangko

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Payangko
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Monotremata
Famili: Tachyglossidae
Genus: Zaglossus
Spesies:
Z. attenboroughi
Nama binomial
Zaglossus attenboroughi

Payangko[2] (Zaglossus attenboroughi), juga dikenal sebagai Nokdiak sentani[3] alah satu dari tiga spesies genus Zaglossus yang terdapat di Papua. Namanya diambil sebagai rasa hormat terhadap Sir David Attenborough. Spesies ini tinggal di Pegunungan Cyclops di Papua.

Ia adalah anggota terkecil dari genusnya, ukurannya lebih mendekati nokdiak moncong-pendek daripada anggota genusnya. Ia memiliki lima kuku pada kaki depan dan belakangnya. Ia juga memiliki bulu pendek yang lebat.

Saat ini diklasifikasikan sebagai sangat terancam kritis oleh IUCN, dan belum terlihat sejak penemuan awalnya pada tahun 1961 hingga penampakan kembali pada November 2023[4]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Zaglossus attenboroughi". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2008. International Union for Conservation of Nature. 2008. Diakses tanggal 28 Desember 2008. {{cite web}}: ; |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki paramater tidak diketahui : |last-author-amp=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Database entry includes justification for why this species is listed as critically endangered
  2. "Papua: Hewan mamalia yang hilang selama 62 tahun ditemukan kembali, ekidna Zaglossus attenboroughi". BBC News Indonesia. 2023-11-10. Diakses tanggal 2026-03-01.
  3. "Checklist of the mammals of Indonesia : scientific name and distribution area table in Indonesia including CITES, IUCN, and Indonesian category for conservation". LIPI. 2019. Diakses tanggal 1 Maret 2026.
  4. "Papua: Hewan mamalia yang hilang selama 62 tahun ditemukan kembali, ekidna Zaglossus attenboroughi". BBC News Indonesia. 2023-11-10. Diakses tanggal 2023-11-25.