Partai Merdeka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Partai Merdeka
Ketua umum Hasannudin M Kholil
Sekretaris jenderal Aji Erlangga
Didirikan 10 Oktober 2002
Kantor pusat DKI Jakarta
Ideologi Pancasila dan UUD 1945
Kursi di DPR Tidak ada
Situs web
http://www.partaimerdeka.or.id
Politik Indonesia
Partai politik
Pemilihan umum

Partai Merdeka adalah Partai Politik Indonesia yang didirikan oleh Adi Sasono dan saat ini dipimpin oleh Ketua Umum: Hasannudin M. Kholil dan Sekretaris Jenderal: Aji Erlangga Martawireja.

Partai Merdeka didirikan di Jakarta pada tanggal 10 Oktober 2002 dengan Akta Notaris Umar Saili, SH No 4 tanggal 10 Oktober 2002. Selanjutnya Partai ini didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM RI untuk mendapatkan status Badan Hukum.

Melalui serangkain proses verifikasi administrasi dan faktual di lapangan, akhirnya Partai Merdeka dinyatakan lolos dan memenuhi semua persyaratan sebagai partai politik berbadan hukum. Partai Merdeka disahkan sebagai Partai Politik berbadan hukum melalui Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: M-23.UM.06.08. Tahun 2003, tanggal 6 Oktober 2003.

Partai Merdeka pertama kali mengikuti pemilu pada tahun 2004. Sekalipun belum bisa menembus ambang batas parlemen (PT) 2,5% agar bisa menempatkan wakilnya di DPR RI namun Partai Merdeka berhasil memperoleh ratusan anggota DPRD yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada tahun 2009, Partai Merdeka kembali mengikuti Pemilu Legislatif. Hasilnya kurang lebih sama dengan hasil pemilu 2004: belum berhasil menempatkan wakilnya di DPR RI, namun mampu menempatkan wakil - wakilnya di DPRD yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada Pemilu Legislatif 2014, Partai Merdeka absen dari pemilu dan memfokuskan diri pada upaya konsolidasi organisasi dan mempersiapkan sumber daya yang cukup agar bisa mengikuti pemilu legislatif berikutnya.

Forum Persatuan Nasional[sunting | sunting sumber]

Partai ini menjadi salah satu pendiri Forum Persatuan Nasional (FPN) yang dipimpin oleh Oesman Sapta dan didirikan 12 tokoh parpol antara lain Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Patriot, Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) Indonesia, Partai Pelopor, Partai Matahari Bangsa (PMB), Partai Indonesia Sejahtera (PIS), Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Pemuda Indonesia (PPI), Partai Kedaulatan, dan Partai Merdeka.[1]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]