Osa Maliki
Osa Maliki | |||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Potret resmi, 1956 | |||||||||||||
| Ketua Partai Nasional Indonesia | |||||||||||||
| Masa jabatan 27 April 1966 – 15 September 1969 | |||||||||||||
| |||||||||||||
| Informasi pribadi | |||||||||||||
| Lahir | 30 Desember 1907 Padalarang, Priangan, Hindia Belanda (sekarang Jawa Barat, Indonesia) | ||||||||||||
| Meninggal | 15 September 1969 (umur 61) Semarang, Jawa Tengah, Indonesia | ||||||||||||
| Makam | Taman Makam Pahlawan Cikutra | ||||||||||||
| Partai politik |
| ||||||||||||
Osa Maliki Wangsadinata (30 Desember 1907 – 15 September 1969[1]) adalah pejuang Indonesia pada masa revolusi. Lahir dan besar di lingkungan keluarga pengurus mesjid dan mengenyam pendidikan di Taman Siswa hingga kemudian menjadi pengajar dan aktif di berbagai organisasi pergerakan.[2]
Karier Pergerakan dan Politik
[sunting | sunting sumber]Awal Mula Pergerakan
[sunting | sunting sumber]Pada mulanya, Ia menjadi anggota Sarekat Islam juga Pemuda Indonesia yang beraliran kiri. Osa terlibat dalam pemberontakan Partai Komunis Indonesia tahun 1926 melawan Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda sehingga ia dipenjara selama empat tahun hingga kemudian diasingkan ke Boven Digul. Di era pendudukan Jepang, dia mengepalai Seksi Propaganda Djakarta Hokokai dan juga dipenjara selama empat bulan oleh Kempeitai. Selanjutnya menjadi anggota Barisan Pelopor Istimewa.[1][2]
Masa Setelah Indonesia Merdeka
[sunting | sunting sumber]Kemudian, ia semakin dikenal sebagai salah satu anggota Partai Nasional Indonesia (PNI).[3] Selain itu, ia juga menjadi ketua Panitia Peneliti Ajaran Pemimpin Besar Revolusi bentukan MPRS. Ia juga pernah memiliki rumah di Jalan Cendana 37 yang berdekatan dengan kediaman pribadi milik Soeharto.[4] Ketika terjadi konflik politik di Indonesia pada tahun 1960-an, ia menjadi salah satu Ketua PNI bersama Sekretaris Jenderal PNI Usep Ranawidjaja yang kemudian hari disebut sebagai PNI Osa-Usep.[5][6][7][8]
Ia dilantik menjadi anggota DPRGR pada tanggal 25 Juni 1960 dan sempat menjadi Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS). Ia diberhentikan dengan hormat pada tanggal 9 Februari 1968, dan kursinya di DPRGR digantikan oleh Dudy Singadilaga.
Kematian dan pemakaman
[sunting | sunting sumber]Pada malam tanggal 14 September 1969, Osa diundang untuk memberikan pidato pada pembukaan Kongres Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ke-5 di Salatiga, Jawa Tengah. Saat memberikan pidato, ia mengalami serangan jantung dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Salatiga. Kondisinya sedikit membaik, sebelum kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi di Semarang. Di sana, ia dirawat hingga meninggal dunia pada sekitar pukul 15.00 WIB pada 15 September.[9] Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung.[10]
Rujukan
[sunting | sunting sumber]- Anderson, Ben. (2005). Java in a Time of Revolution: Occupation and Resistance, 1944-1946. Equinox Publishing PTE LTD. United State of America.
- Crouch, Harold. (2007). The Army and Politics in Indonesia. Equinox Publishing PTE LTD. United State of America.
- Sophiaan, Manai. (2008). Kehormatan Bagi yang Berhak: Bung Karno Tidak Terlibat G30S/PKI. Visamedia. Jakarta, Indonesia
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 "GELAR PAHLAWAN NASIONAL UNTUK WR SUPRATMAN & NJAI A. DAHLAN - Soeharto". Soeharto. 2016-12-17. Diakses tanggal 2018-02-06.
- 1 2 "Java in a Time of Revolution: Occupation and Resistance, 1944-1946.". Equinox Publishing PTE LTD. 2005. Diakses tanggal 2 Agustus 2015.
- ↑ "Di Balik Nama Osamaliki, Jalan di Salatiga Penghubung Semarang-Solo - Tribun Jateng". Tribun Jateng. 2018-01-02. Diakses tanggal 2018-07-20.
- ↑ Negara (Indonesia), Lembaga Administrasi (1960). Almanak organisasi negara Republik Indonesia. Lembaga Administrasi Negara.
- ↑ "Osa Maliki | SOCIO-POLITICA". socio-politica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-07-20.
- ↑ "PENDJELASAN DPP-PNI TENTANG HUBUNGAN PNI DENGAN PEL. NAWAKSARA - Soeharto". Soeharto. 2016-09-28. Diakses tanggal 2018-07-20.
- ↑ 1915-, Sophiaan, Manai, (2008). Kehormatan bagi yang berhak : Bung Karno tidak terlibat G30S/PKI (Edisi Cet. 2). Jakarta: Visamedia. ISBN 9789791043908. OCLC 465161464. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
- ↑ Taufiq,, Tanasaldy, (2012-1). Regime Change and Ethnic Politics in Indonesia : Dayak Politics of West Kalimantan. Leiden: BRILL. ISBN 9789067183895. OCLC 871838972. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
- ↑ Suara Merdeka (16 September 1969). "Wakil Ketua MPRS Osa Maliki Meninggal Dunia Di Semarang" [Deputy Chairperson of MPRS Osa Maliki Dies in Semarang]. Semarang: Suara Merdeka. hlm. 1. Diakses tanggal 7 December 2021.
- ↑ Kompas (17 September 1969). "Djenazah Osa Maliki Dikebumikan Di Taman Pahlawan Tjikutra" [Osa Maliki's Body Buried in Cikutra Heroes Cemetery]. www.kompasdata.id. Jakarta: Kompas. hlm. 1. Diakses tanggal 7 December 2021.


