Opera Beijing

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pementasan sebuah opera Beijing.

Opera Beijing (Hanzi sederhana: 京剧; Hanzi tradisional: 京劇; Pinyin: Jīngjù) adalah seni pentas yang memadukan kemampuan seni drama, menyanyi, tari, dan tidak jarang pula diisi dengan aksi akrobat dan bela diri dengan para pelakonnya memakai pakaian bercorak warna-warni diiringi musik yang merupakan instrumen tradisional negeri Cina.

Menurut beberapa referensi, opera Beijing ini lahir di penghujung abad ke-18 saat kaisar Qianlong dari Dinasti Qing atau Dinasti Manchuria berkuasa. Pertunjukkan yang berakar dari huabu, bentuk-bentuk opera yang lebih kuno dari sejumlah pelosok Cina, itu langsung memikat permaisurinya.

Beberapa hal tentang Opera Beijing[sunting | sunting sumber]

Sebuah topeng yang digunakan dalam opera Beijing.
  • Opera Beijing berakar dari sandiwara tradisional yang dipandu seni bercerita lewat nyanyian, gaoqiang. Kesenian rakyat tersebut dengan berbagai kekhasannya berkembang di wilayah Sungai Yangtze dan Sungai Kuning di wilayah tengah dan utara Cina, serta wilayah Shandong di selatan.
  • Perpaduan dua cabang seni itu dikalangan rakyat jelata melahirkan opera huabu yang banyak menampilkan cerita-cerita rakyat. Pada tahun 1790, sekelompok sandaiwara dari daerah Anhui datang ke Beijing. mereka menetap dan memodifikasi cerita, tata rias wajah, dan musik yang dikenal sebagai Opera Beijing.
  • Di Beijing, banyak teater dan hotel yang secara berkala menampilkan opera tradisional tersebut dengan tarif yang relatif murah bagi opera yang hanya menyajikan beberapa babak dari sebuah atau sejumlah cerita. Sedangkan Opera yang menyajikan cerita yang relatif utuh lebih mahal.
  • Seperti banyak seni tradisional, menyaksikan Opera Beijing tidak harus mengerti bahasa Mandarin. penokohan dan alur cerita paling tidak tergambar dari cat wajah aktor dan nada musik yang dimainkan. Namun mengerti bahasa Cina lebih baik untuk lebih mendalami alur cerita yang dimainkan.
  • Untuk kostum, warna merah umumnya untuk tokoh berkarakter berani dan loyal, ungu untuk yang bijaksana, hitam untuk tokoh yang tegas, kuning bagi tokoh yang brutal sedangkan warna emas dan perak untuk tokoh magis.
  • Melodi yang tenang dan dalam (er huang) yang dimainkan oleh instrumen-instrumen gesek dan petik mengiringi kisah babak opera yang mengisahkan kesedihan, cinta, dan dialog yang serius.
  • melodi yang bersemangat dan cepat serta tegas (xi pi) umumnya untuk mengiringin babak drama yang mengisahkan kemenangan, pertarungan dan kegembiraan.