Nabonidus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Ukiran Nabonidus berdoa kepada bulan, matahari dan planet Venus
Silinder Terakota mengenai Nabonidus memperbaiki kuil dewa Sîn, British Museum

Nabonidus (bahasa Akkadia: Nabû-naʾid, "(Dewa) Nabu dipuji") adalah raja Babilon yang memerintah tahun 556-539 SM. Menurut Silinder Nabonidus, ayahnya bernama Nabû-balâssi-iqbi, dan ibunya, Adad-Guppi. Putra sulungnya bernama Belsyazar, yang terbunuh pada malam tentara Persia merebut ibukota Babilon dan peristiwa ini dicatat dalam Kitab Danielpasal 5 pada Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Diduga Nabonidus ditangkap saat melarikan diri dari Babilon dan dihukum mati oleh raja Koresh dari Persia.

Catatan sejarah[sunting | sunting sumber]

Riwayat raja Nabonidus dicatat dalam berbagai lempengan tanah liat, misalnya Tawarikh Nabonidus, dan silinder, antara lain Silinder Nabonidus dan Silinder Koresh, yang ditemukan di reruntuhan istana Babilon dan Persia.[1][2] Sejarahwan Yunani, Herodotus, menuliskan sebagian riwayatnya dengan tambahan cerita-cerita.[3]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ W. Mayer, "Nabonidus Herkunft", in M. Dietrich and O. Loretz (eds.), Dubsar anta-men: Studien zur Altorientalistik (Münster: Ugarit-Verlag 1998), 245-61; Parpola, Simo (2004). "National and Ethnic Identity in the Neo-Assyrian Empire and Assyrian Identity in Post-Empire Times" (PDF). Journal of Assyrian Academic Studies. JAAS. 18 (2): pp. 19. 
  2. ^ Parpola, Simo. "Assyrians after Assyria". University of Helsinki, The Neo-Assyrian Text Corpus Project (State Archives of Assyria). 
  3. ^ J. Oelsner, "Review of R. Rollinger, Herodots babylonischer logos: Eine kritische Untersuchung der Glaubwürdigkeitsdiskussion (Innsbruck: Institut für Sprachwissenschaft 1993)", Archiv für Orientforschung 46/47 (1999/2000:378-80); R. Rollinger, "The Median "empire", the end of Urartu and Cyrus' the Great campaign in 547 B.C. (Nabonidus Chronicle II 16)", Ancient West & East 7 (2008:49-63).

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Didahului oleh:
Labashi-Marduk
Raja Babel
556–539 SM
Diteruskan oleh:
Nebukadnezar IV (mengangkat diri)