Mittelafrika

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Perkiraan lokasi Mittelafrika ditandai dengan warna biru dan biru tua. Koloni Jerman pada masa sebelum Perang Dunia I ditandai dengan warna biru tua. Wilayah yang dapat dimasukkan (koloni Portugis) ditandai dengan warna biru muda.

Mittelafrika (bahasa Jerman: [ˈmɪtl̩ˌʔaːfʁika], "Afrika Tengah") adalah istilah yang mengacu kepada kawasan geostrategis di Afrika tengah dan timur. Seperti konsep Mitteleuropa, konsep ini dirumuskan sesuai dengan angan-angan kebijakan luar negeri Kekaisaran Jerman sebelum Perang Dunia I untuk mendominasi kawasan tersebut. Perbedaannya adalah Mittelafrika kemungkinan akan menjadi koloni Jerman di Afrika, sementara Mitteleuropa adalah zona pembatas antara Jerman dengan Kekaisaran Rusia yang akan diisi dengan negara-negara boneka.

Berdasarkan pemikiran strategis Jerman, jika kawasan yang terletak di antara koloni Afrika Timur Jerman (Rwanda, Burundi, dan Tanganyika), Afrika Barat Daya Jerman (Namibia, tidak termasuk Teluk Walvis), dan Kamerun dapat dikuasai, maka Jerman akan menguasai wilayah luas yang membentang dari pesisir Samudra Atlantik hingga pesisir Samudra Hindia. Sumber daya alam di Cekungan Kongo sendiri sangat kaya, sehingga kawasan ini akan memberikan kekayaan kepada Jerman dan membantu Jerman menjadi negara yang berdikari.

Referensi[sunting | sunting sumber]