Miku Nakano

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Miku Nakano
Tokoh Go-Tōbun no Hanayome
Miku Nakano.png
Miku Nakano dalam seri anime
Penampilan
perdana
Go-Tōbun no Hanayome Bab 1: "The Quintessential Quintuplets" (2017)
PenciptaNegi Haruba
Pengisi suaraJepang
Miku Itō
Inggris
Felecia Angelle
Biodata
KerabatIchika Nakano (kakak kembar)
Nino Nakano (kakak kembar)
Yotsuba Nakano (adik kembar)
Itsuki Nakano (adik kembar)
Rena Nakano (ibu)
Maruo Nakano (ayah angkat)

Miku Nakano (bahasa Jepang: 中野 (なかの) 三玖 (みく), Nakano Miku) adalah seorang karakter fiksi dan salah satu tokoh protagonis wanita utama dari seri manga dan anime Go-Tōbun no Hanayome yang diciptakan oleh Negi Haruba. Sepanjang cerita berlangsung, ia digambarkan sebagai putri ketiga dari kembar lima Nakano.

Dalam pemungutan suara untuk menentukan popularitas karakter, Miku menduduki peringkat pertama dan menjadi karakter terpopuler dalam seri.

Penciptaan dan konsepsi[sunting | sunting sumber]

Miku adalah gadis pendiam dan tertutup dengan pemikiran pesimis serta tidak percaya diri, bahkan hingga pada titik merendahkan dirinya sendiri.[ch. 4] Berlawanan dengan sifat ini, Miku juga bisa bicara dengan sejujurnya dan tidak ragu untuk mengontrol orang lain.[ch. 5] Miku berminat pada sejarah Jepang serta para tokoh zaman Sengoku dan sangat dipengaruhi oleh filosofi hidup ala mereka.[ch. 3] Namun demikian, ia menyembunyikan fakta ini dari saudari-saudarinya.[ch. 4] Meskipun Miku sedikit memiliki pandangan kehidupan yang negatif—seperti saat dia meminta Fūtarō untuk menyerah kepadanya,[ch. 4] dia adalah yang pertama dari saudari-saudarinya untuk memegang teguh Prinsip Kembar Lima yang diajarkan ibunya. Miku selalu mencoba untuk terus mengikuti prinsip ini, bahkan rela mengorbankan kepentingan pribadinya untuk memastikan semua saudarinya mendapat perlakuan dengan sama dan setara.[ch. 23]

Miku memiliki kemampuan fisik yang lemah (kemungkinan yang terlemah di antara kembar lima) dan buruk dalam memasak.[ch. 5][ch. 4] Ia juga kurang mampu menemukan alasan di balik hubungan antar manusia, menandakan kurangnya pengalaman dalam hal percintaan.[ch. 22] Miku juga kurang bergaul dibandingkan saudarinya yang lain, meskipun ia masih memiliki beberapa teman.[ch. 29] Yotsuba menyatakan bahwa Miku adalah yang paling pintar di antara kembar lima, khususnya pada mata pelajaran Ilmu Sosial.[ch. 2][ch. 20] Berkat kegemarannya, Miku juga termasuk pintar dalam sejarah Jepang. Kemampuannya yang lain adalah mampu meniru penampilan dan kepribadian saudari-saudarinya tanpa dikenali orang lain.[ch. 4][ch. 22]

Negi Haruba menganggap Miku—bersama dengan Nino—sebagai karakter yang cukup sulit untuk digambar dan bisa memakan waktu lama, sambil menyebutkan bahwa salah satu faktornya adalah aksesoris yang digunakan atau rambut mereka yang panjang. Haruba mengatakan bahwa menggambar headphone Miku cukup merepotkannya.[1]

Pengisi suara[sunting | sunting sumber]

Pada versi bahasa Jepang, suara Miku diisi oleh Miku Itō.[2] Setelah membaca manga-nya, Itō mengatakan bahwa dia ingin berperan sebagai Miku, alasannya karena mereka berdua memiliki nama yang sama. Dia juga menganggap sosok Miku sangat menarik karena jarang memperlihatkan ekspresi.[3] Meski demikian, Itō menyatakan bahwa Miku sebenarnya memiliki lebih banyak emosi daripada saudari-saudarinya, dan bahwa dirinya akan "berusaha keras" untuk menampilkan aspek tersebut saat mengisi suaranya.[4] Dalam versi sulih suara bahasa Inggris, suaranya diisi oleh Felecia Angelle.[5]

Penampilan[sunting | sunting sumber]

Miku pada awalnya menolak Fūtarō sebagai tutor, karena ia mengharapkan orang lain yang lebih baik.[ch. 2] Setelah Fūtarō mengetahui bahwa Miku gemar dengan para tokoh zaman Sengoku, Fūtarō menghargai hobinya ini dan membuat Miku mulai menerimanya, meskipun kemudian dia menolaknya lagi karena kurangnya pengetahuan Fūtarō tentang zaman Sengoku.[ch. 3] Atas penolakan ini, Fūtarō belajar keras untuk memperdalam pengetahuannya tentang sejarah zaman tersebut dan kemudian berhasil membuat Miku menerimanya. Kegigihan Fūtarō juga menginspirasi dan memotivasi Miku untuk mulai belajar, membuatnya menjadi yang pertama dari kembar lima untuk menerima Fūtarō sebagai tutor mereka.[ch. 4] Seiring waktu, dia mulai menyimpan perasaan yang kuat terhadap Fūtarō karena sering menghabiskan waktu bersama. Miku bahkan akan cemburu apabila ada gadis lain yang perhatian kepada Fūtarō, termasuk saudari-saudarinya. Menurutnya, dia menyukai Fūtarō karena "kehangatan" yang dipancarkannya. Miku menginginkan Fūtarō untuk dirinya sendiri, tetapi dia juga ingin agar mereka berenam tetap bersama.[ch. 38]

Kepribadiannya yang bertolak belakang dengan Nino, membuat mereka berdua sering terlibat pertengkaran kecil. Perselisihan keduanya memuncak ketika Nino kembali menolak untuk belajar bersama dengan Fūtarō dan para saudarinya.[ch. 39] Miku memintanya untuk berhenti bersikap seperti itu, tetapi Nino justru merobek kertas uji coba ujian yang telah disiapkan Fūtarō. Sebelum Miku melakukan sesuatu, Itsuki menampar Nino dan memintanya minta maaf kepada Fūtarō.[ch. 39] Peristiwa ini membuat Nino kabur dari apartemen mereka.[ch. 40] Keesokan harinya, Miku dan Fūtarō menemukan Nino yang untuk sementara tinggal di hotel.[ch. 40] Meski pada awalnya dia menolak kehadiran mereka, usaha terus-menerus dari Fūtarō agar dapat berbicara baik-baik dengan Nino membuahkan hasil.[ch. 42] Setelah beberapa kejadian, Miku mengunjungi Nino di hotel barunya,[ch. 45] dan setelah berbincang-bincang tentang kejadian belakangan, Miku mampu menasihati Nino untuk menjadi orang yang lebih baik.[ch. 46]

Setelah mengetahui bahwa Fūtarō mengundurkan diri sebagai tutor mereka, Miku dan para saudarinya mengunjungi restoran tempat Fūtarō bekerja pada Malam Natal demi memintanya untuk kembali menjadi tutor mereka.[ch. 49] Meskipun Fūtarō menolak untuk kembali menjadi tutor mereka karena sebelumnya pernah gagal, Miku mengingatkannya untuk tidak menyerah.[ch. 50]

Penerimaan[sunting | sunting sumber]

Tanggapan kritikus[sunting | sunting sumber]

Paul Jensen dari Anime News Network menilai kebiasaan Nino yang terkadang tidak berbahaya dan kadang-kadang bertabiat buruk tetap "menghibur seperti biasa".[6]

Popularitas[sunting | sunting sumber]

Dalam sebuah pemungutan suara di majalah Weekly Shonen Magazine edisi ke-47 yang diterbitkan pada tanggal 24 Oktober 2018, Miku menduduki peringkat pertama dengan 2393 suara.[7]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Rujukan
  1. ^ 『五等分の花嫁』作者 春場ねぎ先生の作画現場に突撃取材! [Author of the "The Quintessential Quintuplets" Negi Haruba, coverage at the scene!] (dalam bahasa Jepang). Weekly Shonen Magazine. 23 Januari 2019. Berlangsung pada 7:53. Diakses tanggal 26 Februari 2019. 
  2. ^ Sherman, Jennifer (19 Oktober 2018). "The Quintessential Quintuplets Anime Reveals Visual, Cast, Staff". Anime News Network. Diakses tanggal 24 Februari 2019. 
  3. ^ Konnosuke, Yoshino (9 Januari 2019). "『五等分の花嫁』花澤香菜×竹達彩奈×伊藤美来×佐倉綾音×水瀬いのりインタビュー|もしもキャスト5人が同じ家で生活したら?". Animate Times. Diakses tanggal 26 Februari 2019. 
  4. ^ Nakamura, Mika (31 Januari 2019). "「五等分の花嫁」で運命を感じた伊藤美来「五つ子タレントになりたいと思います(笑)」". Hominis. Diakses tanggal 26 Februari 2019. 
  5. ^ Yu, Apphia [@soymilkpudding] (31 Januari 2019). "Yo, I'll be directing the dub for The Quintessential Quintuplets this season, and it's gonna be A+. Check out this adorable romcom now!" (Twit). Diakses tanggal 1 Februari 2019 – via Twitter. 
  6. ^ Jensen, Paul (15 Februari 2019). "The Quintessential Quintuplets - Episode 6 Review". Anime News Network. Diakses tanggal 22 Februari 2019. 
  7. ^ "「五等分の花嫁」お嫁さんにしたいキャラ投票は三玖、四葉、五月!". Ota Suke (dalam bahasa Jepang). 24 Oktober 2018. Diakses tanggal 22 Februari 2019. 
Keseluruhan seri
Volume tunggal