Mesin cuci

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Front-loading washing machine.

Mesin cuci adalah sebuah mesin yang dirancang untuk membersihkan pakaian dan tekstil rumah tangga lainnya seperti handuk dan sprei. Biasanya terbatas ke mesin yang menggunakan air untuk mencuci, dan tidak seperti cuci kering yang menggunakan cairan pembersih alternatif dan biasanya dilakukan oleh bisnis khusus.

Deskripsi[sunting | sunting sumber]

Mesin cuci dalah alat yang berfungsi untuk mencuci pakaian atau kain baik untuk kebutuhan rumah tangga ataupun untuk kepentingan bisnis, dalam penggunaannya mesin ini sangat membantu sekali dalam meringankan pekerjaan para ibu rumah tangga karena saat mencuci dengan mesin maka para ibu tersebut dapat melakukan kegiatan lain tanpa terganggui oleh kegiatan mencuci.

Menurut penelitian pada tahun 1886 perempuan mengambil air delapan sampai sepuluh kali setiap hari dari mesin pompa air, sumur, atau mata air. Proses mencuci pakaianpun begitu melelahkan dan sangat menyita waktu, dimulai dengan merendam pakaian kemudian menyikatnya satu persatu, setelah itu pakaian akan dibilas dengan air yang baru, dan tahapan yang paling melelahkan adalah saat memeras pakaian dengan tangan lalu menjemurnya di panas matahari.

Mencuci dengan mesin

Teknologi alat pencuci pakaian berkembang dengan beberapa tahapan yaitu dimulai dengan ditemukannya mesin yang terbuat dari kayu tetapi tidak bertahan lama karena banyak kendalanya, selanjutnya dibuatlah mesin yang terbuat dari bahan logam agar dapat menyalakan api dari bawah mesin sehingga dapat menghangatkan air selama proses pencucian berlangsung.

Pada awalnya alat pencuci pakaian adalah sebuah papan yang diciptakan pada tahun 1797. Pada pertengahan tahun 1850-an mesin cuci uap komersial ditemukan dan dijual di Inggris dan Amerika Serikat. Perkembangan teknologi mesin cuci di AS lebih menekankan pada pengembangan mesin untuk mencuci di rumah, meskipun mesin untuk layanan binatu komersial yang banyak digunakan pada abad ke-20 dan awal abad ke-19. Mesin cuci rotary telah dipatenkan oleh Hamilton Smith pada tahun 1858. Karena listrik tidak umum tersedia setidaknya sampai tahun 1930 maka beberapa mesin cuci hanya dapat berputar dengan kecepatan rendah dengan menggunakan bahan bakar bensin.

Generasi awal mesin cuci yang membahayakan

Mesin cuci yang ditemukan sebelum lahirnya mesin cuci listrik modern sangatlah merepotkan dan berbahaya, karena pada mesin cuci generasi awal terdapat bagian-bagian terbuka pada mesin yang dapat menyebabkan cedera pada pemakainya seperti adanya gulungan yang berfungsi memeras pakaian yang apabila kurang hati-hati dapat mengakibatkan tertariknya rambut atau pakaian yang sedang dipakai sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan yang serius, akhirnya mesin cuci seperti ini dilarang untuk diproduksi dan dipasarkan.

Proses modern pemerasan air dengan cara berputar tidak datang begitu saja sampai motor listrik dikembangkan. Putaran memerlukan sumber berkecepatan tinggi dan daya yang konstan, pada awalnya proses pemerasan dilakukan dalam perangkat terpisah yaitu "extractor". Pakaian yang telah dicuci akan dipindahkan dari bak cuci ke keranjang ekstraktor, dan air akan keluar dari saluran yang terpisah. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menghilangkan getaran yang tidak stabil seperti pemasangan keranjang berputar pada bingkai mengambang agar dapat menyerap getaran sekecil apapun.

Proses gabungan

Mesin cuci otomatis yang ada sekarang adalah sebuah penggabungan dua buah mesin yang bekerja secara relevan yaitu mesin pencuci dan pemeras/pengering yang di buat dalam satu paket alat.

Perkembangan Awal mesin cuci
  • Tahun 1691 di Inggris dikeluarkan hak paten pertama kategori mesin cuci yang dapat meremas .
  • Tahun 1782 Jacob Christian Schaffer dari Jerman membuat desain mesin cuci.
  • Henry Sidgier mengeluarkan paten Inggris untuk mesin cuci rotating drum.
  • Pada tahun 1862 dipatenkan sebuah "Penggabungan mesin cuci rotary, dengan rol untuk meremas-remas atau mangling" oleh Richard Lansdale dari Pendleton, Manchester.
  • Hak paten pertama di Amerika Serikat berjudul "Pakaian Cuci" diberikan kepada Nathaniel Briggs of New Hampshire pada tahun 1797.
  • Pada tahun 1836 kantor hak paten terbakar sehingga tidak ada penjelasan tentang perangkat mesin cuci yang bertahan. Sebuah perangkat yang menggabungkan mesin cuci dengan mekanisme pemeras tidak muncul sampai tahun 1843, ketika John E. Turnbull of Saint John, New Brunswick asal kanada mematenkan "Pencuci Pakaian Dengan pemeras Rolls."
  • Margaret Colvin menemukan Washer Triumph Rotary, yang dipamerkan di Paviliun Perempuan di Pameran Internasional Centennial dari 1876 di Philadelphia.

Mesin cuci listrik yang diiklankan di surat kabar dan dibahas pada awal tahun 1904 oleh Alva J. Fisher telah salah dikreditkan dengan penemuan mesin cuci listrik. Kantor Paten AS menunjukkan setidaknya satu paten yang dikeluarkan sebelum Mr Fisher nomor paten US 966.677 (misalnya Woodrow AS paten nomor 921.195). "penemu" dari mesin cuci listrik masih belum diketahui.

Desain mesin cuci meningkat selama tahun 1930-an. Mekanisme mesin tertutup dalam badan , dan lebih banyak perhatian untuk keselamatan listrik dan mekanik. pengering spin diperkenalkan untuk menggantikan mangle daya berbahaya / pemeras. Pada tahun 1940, 60% dari 25.000.000 rumah di Amerika Serikat memiliki mesin cuci listrik. Banyak dari mesin ini menampilkan kekuatan pemeras, meskipun built-in pengering spin yang tidak biasa.

Macam-Macam Mesin Cuci[sunting | sunting sumber]

Terdapat beberapa jenis mesin cuci yang umum digunakan di rumah, beberapa dari jenis ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Bagi anda yang memerlukan informasi tentang jenis mesin cuci yang bagus/baik, atau anda yang masih bingung dalam memilih dan membeli mesin cuci mungkin artikel ini sedikit membantu, untuk lebih jelasnya mari iita baca uraiannya di bawah ini. mesin cuci satu tabung, front loading

Mesin cuci satu tabung/satu pintu

Pada jenis mesin cuci ini terdapat dua bentuk yang berbeda menurut cara memasukkan pakaian ke dalamnya yakni: mesin cuci pintu atas(top loading) dan mesin cuci pintu depan(front loading).

Mesin cuci pintu depan (front loading) memiliki satu buah tabung yg terbuat dari stainles steel. Dengan posisi vertikal dgn sistem kerja yang horisontal. Beberapa kelebihan dari jenis mesin cuci ini adalah:

  • Bentuknya besar sehingga memiliki kapasitas yang mampu menampung banyak cucian.
  • Penggunaan air yg sedikit/hemat.
  • Pakaian yang dicuci tidak mudah rusak karena proses kerjanya tidak menggunakan pulsator dan putaranya tidaklah terlalu cepat.
  • Cara menggunakanya pun sangat praktis hanya dengan menekan satu tombol maka semua proses pencucian akan beres hingga proses pengeringan selesai.

Selain kelebihan, ada juga kekuranganya dari mesin cuci ini yaitu boros penggunaan listrik, selain itu harga mesin cuci ini boleh di bilang masih mahal.

Mesin cuci pintu atas (top loading) memiliki tabung yang terbuat dari stainles steel dengan ukuran lebih besar dibanding mesin cuci dua tabung, hal tersebut dikarenakan mesin memiliki fungsi ganda yaitu pencucian dan pengeringan secara otomatis, sehingga lebih menghemat waktu dan tenaga kita. Karena segalanya sudah serba otomatis maka tidak diperlukan perhatian yang lebih saat proses pencucian. Kelebihan dan kekurangannya tidak jauh beda dengan Mesin cuci pintu depan(front loading), hanya saja kita perlu memperhatikan dalam pemilihan jenis pakaian yang akan dicuci karena mesin ini menggunakan pulsator yang akan memutar pakaian yang memungkinkan pakaian dengan bahan rapuh akan mudah rusak, cara mengatasinya adalah dengan memilih jenis pakaian yang akan dicuci. Kekurangan mesin cuci top loading lainnya adalah boros penggunaan air. Cara kerja mesin cuci top loading dimulai dari tahap mengisi air, setelah itu mencampurnya dengan sabun, kemudian membuang air yang telah dicampur sabun dan mengisinya lagi dengan air bersih (membilas). Sehingga air yang di perlukan dalam proses pencucian pada mesin cuci top loading lebih banyak.[1]

Terdapat dua jenis mesin cuci yang bekerja dengan sistem otomatis, yaitu:

  • Full computerized, mesin cuci akan bekerja sendiri setelah kita menekan tombol sebelum mencuci dan akan berhenti setelah seluruh proses pencuian dan pengeringan selesai.
  • Semi computerized, namanya saja semi berarti belum seutuhnya bekerja secara otomatis, kita akan dilibatkan pada beberapa proses pencucian dari mulai menekan tombol start, pause atau menekan tombol MENU untuk melihat apa yang dilakukan mesin seperti: hanya cuci, hanya membilas, atau hanya mengeringkannya.
Mesin cuci dua tabung/twin tube

Mesin cuci dua tabung/twin tube paling banyak digunakan oleh masyarakat kita, mungkin karena harganya yang lebih ekonomis dibandingkan dengan jenis mesin cuci yang telah dijelaskan sebelumnya. Salah satu kekurangannya adalah cara pengoperasiaannya yang masih manual, yakni masih memakai tombol putar mulai dari memutar tombol untuk mencuci, mengeringkan dan membuang air. Sehingga diperlukan perhatianlebih saat kita melakukan proses pencucian. Sehingga diperlukan tenaga dan perhatian yang lebih.

Kelebihan Mesin cuci dua tabung/twin tube:

  • Hasil cucian yang lebih bersih.
  • Hemat listrik karena pemakaian listrik yg ekonomis sehingga dapat digunakan pada rumah dengan daya listrik 450watt.
  • Perawatan yg mudah dan murah. harga sparepartnya lbh murah dibanding mesin cuci otomatis.

Cara mengoperasikan Mesin cuci dua tabung/twin tube:

  • Pertama merendam cucian di dalam tabug yang berukuran lebih besar(tabung khusus untuk mencuci).
  • Setelah direndam maka mulailah dengan proses pencucian dan pembilasan di dalam tabung tersebut.
  • Terakhir adalah proses pengeringan dengan menggunakan tabung yang berukuran kecil yakni tabung khusus untuk mengeringkan.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]