Lompat ke isi

Lutung merah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lutung merah[1]
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
P. rubicunda
Nama binomial
Presbytis rubicunda
(Müller, 1838)
Sebaran tempat tinggal lutung merah

Lutung merah (Presbytis rubicunda) atau juga dikenal dengan nama Kelasi[3]adalah spesies primata di dalam famili Cercopithecidae. Keberadaan lutung merah dapat ditemukan di Kalimantan dan Kepulauan Karimata.[2] Lutung merah memiliki ekor panjang dan memiliki bulu berwarna kemerahan, wajah berulas kebiruan. Sedangkan anakan berwarna keputih-putihan dengan bercak hitam pada bagian bawah punggung dan melintang sepanjang bahu. Biasanya kelompok lutung merah ini berjumlah hingga 8 ekor dengan 1 ekor jantan dewasa. Makanan utamanya adalah dedaunan muda dan biji-bijian tumbuhan serta liana.[4]

Lutung merah dapat hidup di perkebunan tertentu dan mungkin keluar dari hutan kemudian memasuki kebun-kebun untuk memakan dedaunan muda dan biji-bijian. Kelestarian populasi lutung merah makin hari makin terancam karena beberapa penyebab utama seperti pembukaan atau penebangan hutan berskala besar, kebakaran hutan, perburuan, dan perdagangan satwa liar.

  1. ↑ Groves, C.P. (2005). Wilson, D.E.; Reeder, D.M. (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Baltimore: Johns Hopkins University Press. hlm. 172. ISBN 0-801-88221-4. OCLC 62265494.
  2. 1 2 "Presbytis rubicunda". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2008. International Union for Conservation of Nature. 2008. Diakses tanggal 2008-12-12. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikan
  3. ↑ Pranadi, Resqi; Junardi; Yanti, Ari Hepi; Marsaidi, Dodi (2025-08-19). "KEPADATAN DAN POLA PERSEBARAN KELASI (Presbytis rubicunda) DI BUKIT BAKA TAMAN NASIONAL BUKIT BAKA BUKIT RAYA KALIMANTAN BARAT". Berita Biologi (dalam bahasa Inggris). 24 (2): 399–410. doi:10.55981/berita_biologi.2025.4945. ISSN 2337-8751.
  4. ↑ Supriatna, Jatna (2008). Melestarikan alam Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. hlm. 24. ISBN 9789794616963. Diakses tanggal 7 Februari 2021.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)