Lompat ke isi

Luigi Di Maio

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Luigi Di Maio
Wakil Perdana Menteri Italia
Mulai menjabat
1 Juni 2018
Menjabat bersama Matteo Salvini
PendahuluAngelino Alfano (2014)
Menteri Pembangunan Ekonomi,
Buruh dan Kebijakan Sosial
Mulai menjabat
1 Juni 2018
PendahuluCarlo Calenda (Pembangunan Ekonomi)
Giuliano Poletti (Buruh)
Pemimpin Gerakan Bintang Lima
Mulai menjabat
23 September 2017
PendahuluBeppe Grillo
Wakil Presiden Dewan Perwakilan Italia
Masa jabatan
21 Maret 2013  22 Maret 2018
PresidenLaura Boldrini
PendahuluRosy Bindi
Anggota Dewan Perwakilan Italia
Mulai menjabat
15 Maret 2013
Daerah pemilihanCampania
Informasi pribadi
Lahir6 Juli 1986 (umur 40)
Partai politikGerakan Lima Bintang
AlmamaterUniversitas Napoli Federico II
Tanda tangan

Luigi Di Maio (pelafalan dalam bahasa Italia: [luˈiːdʒi di ˈmaːjo]; lahir 6 Juli 1986) adalah seorang politikus Italia yang awalnya berkiprah sebagai salah satu pendiri "Teman Beppe Grillo" yang merupakan pendahulu Gerakan Bintang Lima pada tahun 2007.[1] Ia lalu terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Italia pada tahun 2013 dan lalu diangkat sebagai Wakil Presiden Dewan Perwakilan Italia. Semenjak 23 September 2017, ia menjadi pemimpin Gerakan Bintang Lima.[2] Di bawah kepemimpinannya, partai tersebut menjadi partai dengan perolehan suara dan kursi terbesar dalam pemilihan umum Italia 2018, walaupun koalisi partai tengah-kanan-lah yang menjadi kekuatan politik terbesar di parlemen.[3] Namun, tidak ada partai yang berhasil memperoleh suara mayoritas.[4] Setelah proses negosiasi yang alot selama berbulan-bulan, partai Gerakan Bintang Lima akhirnya bersekutu dengan Lega yang merupakan partai terbesar di koalisi tengah-kanan, dan kemudian mereka menominasikan profesor hukum perdata Giuseppe Conte sebagai calon perdana menteri pada tanggal 21 Mei 2018. Namun, cobaan kembali muncul setelah Presiden Italia Sergio Mattarella menolak pengangkatan Paolo Savona sebagai Menteri Ekonomi dan Keuangan karena ia dianggap terlalu anti-euro.[5] IConte awalnya sempat mundur, tetapi Di Maio dan Salvini kemudian memutuskan untuk menjadikan Giovanni Tria sebagai Menteri Ekonomi dan Keuangan yang baru pada tanggal 31 Mei 2018. Pemerintahan Conte pun diresmikan pada tanggal 1 Juni 2018 dan Luigi Di Maio diangkat sebagai Wakil Perdana Menteri dan juga Menteri Pembangunan Ekonomi, Buruh dan Kebijakan Sosial.

Kehidupan awal

[sunting | sunting sumber]

Luigi Di Maio dilahirkan di Avellino pada tahun 1986; ia merupakan anak sulung dari tiga saudara laki-laki. Ayahnya yang bernama Antonio adalah seorang wiraswasta properti dan anggota dewan lokal untuk partai neo-fasis Gerakan Sosial Italia, sementara ibunya berprofesi sebagai guru bahasa Italia dan Latin.[6][7]

Di Maio mengambil jurusan teknik di Universitas Napoli Federico II, tetapi ia lalu pindah jurusan ke fakultas hukum. Ia tidak pernah menyelesaikan kuliahnya, tetapi ia merupakan salah satu pendiri organisasi mahasiswa di kedua fakultas tersebut.[8][9]

Catatan kaki

[sunting | sunting sumber]
  1. "Blog di Beppe Grillo - Stiglitz e Le Liste Civiche". Beppegrillo.it. 15 April 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-02-27. Diakses tanggal 2013-06-18. {{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Di Maio candidato premier M5S con quasi 31mila voti
  3. "Elezioni politiche: vincono M5s e Lega. Crollo del Partito democratico. Centrodestra prima coalizione. Il Carroccio sorpassa Forza Italia". 4 Maret 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Sala, Alessandro. "Elezioni 2018: M5S primo partito, nel centrodestra la Lega supera FI".
  5. "Governo, il giorno della rinuncia di Conte. Ecco come è fallita la trattativa su Savona". 27 Mei 2018. Diakses tanggal 2 Juni 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. "Luigi Di Maio, il padre Antonio e gli operai di Pomigliano: "Stava sempre coi fascisti"". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-03-09. Diakses tanggal 2018-06-04. {{cite web}}:
  7. M5s, i due padri fascisti antesignani del "vaffa": il lessico familiare di Di Maio e Di Battista
  8. Scalfarotto attacca Di Maio: "Vorrei vedere il suo curriculum, non è nemmeno laureato"
  9. M5S, conosciamo davvero Luigi Di Maio?

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]