Louis Hjelmslev
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 3 Oktober 1899 Kopenhagen (Denmark) |
| Kematian | 30 Mei 1965 Ordrup (en) |
| Tempat pemakaman | Ordrup Cemetery (en) |
| Profesor Universitas Kopenhagen | |
| 1937 – 1965 | |
| Dosen (Eropa) Universitas Aarhus | |
| 1934 – | |
| Data pribadi | |
| Pendidikan | Universitas Kopenhagen Gammel Hellerup Gymnasium (en) |
| Kegiatan | |
| Penasihat doktoral | Holger Pedersen (mul) |
| Spesialisasi | Linguistik sejarawi dan Strukturalisme |
| Pekerjaan | ahli bahasa, dosen, historical linguist (en) |
| Bekerja di | Universitas Kopenhagen Universitas Aarhus |
| Tertarik dengan | Strukturalisme dan Baltik |
| Murid dari | Antoine Meillet (mul) |
| Karya kreatif | |
| Murid doktoral | Jacob L. Mey (en) |
| Keluarga | |
| Ayah | Johannes Hjelmslev (mul) |
Penghargaan | |
Louis Hjelmslev adalah seorang ahli semiotika dari Denmark pada abad 20.[1] Hjelmslev lahir di Denmark tahun 1899 dan meninggal pada 30 Mei 1965.[1] Dia dikenal sebagai penemu glosemiotika dalam pengertian bahasa tentang konotasi.[1] Usaha ini memperjelas dan mempertajam teori umum tentang bahasa dan linguistik dari Saussure.[1]
Pemikiran
[sunting | sunting sumber]Bahasa bagi Hjlemslev bukanlah sesuatu yang diamati hanya sebagai alat atau sarana pengetahuan umum lagi, atau merupakan cara komunikasi dengan dunia di luarnya.[1] Namun bahasa dianggap sebagai lembaga supra-individu yang harus dipelajari dan dianalisis tersendiri.[1] Jadi, bahasa secara transenden merupakan cara yang memberikan jalan kepada pendekatan imanen dalam telaah bahasa itu sendiri.[1] Bahasa harus disederhanakan secara ketat agar mencapai tinkat generalitasnya yang paling tinggi agar diungkap secara nyata menjadi semakin mudah.[1] Teori diskursus takxonomi Hjlemslev diterjemahkan oleh Hyden White (1996) dalam 4 hal mengenai komunikasi;
- Bentuk dari ekspresi terdapat gramar, syntaks dan lexikon[2]
- Bentuk dari isi terdapat dalam kenyataan, nama-nama, ukuran, lokasi, hubungan spasial dan peristiwa sequensi[2]
- Substansi pengungkapan terdiri dari hal-hal lucu (humor), roman, tragedi, kepahlawanan[2]
- Substansi dari isi yaitu terkait dengan perjuangan kelas dan kepahlawanan.[2]
Karya
[sunting | sunting sumber]Karya yang paling penting bagi Hjlemslev adalah Prolegonema to a theory of Language yang menyatakan bahwa bahasa adalah suatu sistem tanda yang merujuk pada sifat yang ditandainya secara jelas.[1]