Lesung pipi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Lesung pipit[1] atau zygomaticus major pipit muncul karena adanya variasi struktur otot wajah

Karakteristik[sunting | sunting sumber]

Lesung pipit bisa muncul dan menghilang seiring waktu.[2] Banyak kebudayaan menganggap orang berlesung pipit memiliki daya tarik dan sifat jujur.[butuh rujukan] Lesung pipit dapat diwariskan secara genetik dan disebut sebagai ciri dominan sederhana.[3] Pada beberapa individu, lesung pipit kadang muncul pada suatu waktu tapi di waktu lain tidak muncul. Lesung pipit biasanya ditemukan pada kedua pipi. Jenis yang jarang adalah lesung pipit tunggal, yang terjadi pada satu sisi wajah saja.

Fisiologi[sunting | sunting sumber]

Lesung pipit merupakan deformitas otot wajah.[4] Lesung pipit muncul karena adanya variasi struktur otot wajah yang disebut zygomaticus major. Keberadaan otot zygomaticus major ganda atau bifid bisa dijadikan alasan terbentuknya lesung pipit.[3] Variasi otot bifid ini awalnya berupa satu struktur utuh yang berasal dari dari tulang zigomatis. Ketika tumbuh secara anterior, struktur tersebut terbelah dua. Bundel superiornya masuk ke atas sudut rongga mulut, sementara bundel inferiornya masuk ke bawah sudut rongga mulut.

See also[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kamus Diarsipkan 2014-05-27 di Wayback Machine. Bahasa Indonesia daring
  2. ^ Am J Med Genet. 1990 Jul;36(3):376. Cheek dimples.
  3. ^ a b Pessa, JE; Zadoo, VP; Garza, PA; Adrian Jr, EK; Dewitt, AI; Garza, JR (1998). "Double or bifid zygomaticus major muscle: anatomy, incidence, and clinical correlation". Clinical Anatomy. 11 (5): 310–3. doi:10.1002/(SICI)1098-2353(1998)11:5<310::AID-CA3>3.0.CO;2-T. PMID 9725574. 
  4. ^ "Dimple Creation – Cute as a button, who pays for a deformity?". 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Karakteristik[sunting | sunting sumber]

Lesung pipi bisa muncul dan menghilang seiring waktu.[1] Banyak kebudayaan menganggap orang berlesung pipi memiliki daya tarik dan sifat jujur.[butuh rujukan] Lesung pipi dapat diwariskan secara genetik dan disebut sebagai ciri dominan sederhana.[2] Pada beberapa individu, lesung pipi kadang muncul pada suatu waktu tapi di waktu lain tidak muncul. Lesung pipi biasanya ditemukan pada kedua pipi. Jenis yang jarang adalah lesung pipi tunggal, yang terjadi pada satu sisi wajah saja.

Fisiologi[sunting | sunting sumber]

Lesung pipi merupakan deformitas otot wajah.[3] Lesung pipi muncul karena adanya variasi struktur otot wajah yang disebut zygomaticus major. Keberadaan otot zygomaticus major ganda atau bifid bisa dijadikan alasan terbentuknya lesung pipi.[2] Variasi otot bifid ini awalnya berupa satu struktur utuh yang berasal dari dari tulang zigomatis. Ketika tumbuh secara anterior, struktur tersebut terbelah dua. Bundel superiornya masuk ke atas sudut rongga mulut, sementara bundel inferiornya masuk ke bawah sudut rongga mulut.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Am J Med Genet. 1990 Jul;36(3):376. Cheek dimples.
  2. ^ a b Pessa, JE; Zadoo, VP; Garza, PA; Adrian Jr, EK; Dewitt, AI; Garza, JR (1998). "Double or bifid zygomaticus major muscle: anatomy, incidence, and clinical correlation". Clinical Anatomy. 11 (5): 310–3. doi:10.1002/(SICI)1098-2353(1998)11:5<310::AID-CA3>3.0.CO;2-T. PMID 9725574. 
  3. ^ "Dimple Creation – Cute as a button, who pays for a deformity?". 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]