Kuda putih (mitologi)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Kuda Putih (Kelangkaan warna putih dari warna kulit kuda) memiliki mitologi yang sangat signifikan dalam budaya dunia. Ini berhubungan erat dengan pertempuran matahari,[1] dengan pahlawan. Kuda putih ini bias jadi ialah kuda jantan, ataupun kuda betina, banyak interprertasi yang mendeskripsikan kuda putih, yang berbeda dengan lainnya. Yang pasti kuda putih ialah, kuda keabuan lengkap dengan pakaian putih, disini putih dijelaskan dengan berbagai variasi sumber agama, dan tradisi budaya.

Gambaran Mitos[sunting | sunting sumber]

Kebanyakan mitologi menyatakan bahwa kuda putih memiliki keunikan bagian tubuh, memiliki sayap (misalnya Pegasus dari mitologi yunani), atau memiliki tanduk (Unicorn). Sebagian dimensi legenda, menggambarkan dengan tujuh kepala (Uchaishravas) atu delapan kaki (Sleipnir), biasanya berkelompok, atau sendirian. Kuda putih juga digunakan untuk menyatakan ramalan, baik itu karier, maupun bala bencana. Biasanya mereka tergambarkan dalam symbol terhormat, seekor kuda putih biasanya sebagai pembantu pahlawan, atau figur dewa dalam beberapa upacara demi menghindarkan peperangan negatif. Dijelaskan bahwa Herodouts seekor kuda putih yang dianggap binatang suci di Istana Achaemenid dari Xerxes the Great (kuasa 486-465 BC),[2] bertolak belakang dengan yang terjadi dengan tradisi lain, yaitu perngorbanan pada Dewa. Pada beberapa budaya mitologi, Kuda putih bertugas untuk melindungi orang yang suci, dalam beberapa pemahaman (seperti Hindu, Kristen, dan Islam), berhubungan dengan matahri atau kereta matahari (Ossetia).

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ The Complete Dictionary of Symbols by Jack Tresidder, Chronicle Books, 2005, ISBN 978-0-8118-4767-4, page 241. Google books copy
  2. ^ "White Horses and Genetics", Archaeology.about.com. Retrieved 2010-04-29.