Krueng Kluet, Kluet Utara, Aceh Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Krueng Kluet
Gampong

di Kabupaten Aceh Selatan
Negara Indonesia
ProvinsiAceh
KabupatenAceh Selatan
KecamatanKluet Utara
Luas... km²
Jumlah penduduk... jiwa
Kepadatan... jiwa/km²

Krueng Kluet merupakan salah satu gampong yang ada di kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, provinsi Aceh, Indonesia.[1] Kode wilayah Kemendagri untuk gampong ini yaitu 11.01.02.2012.[1]

Pembagian wilayah[sunting | sunting sumber]

Desa Krueng Kluet terdiri dari tiga buah dusun yaitu Dusun Mata Ie, Dusun Pawoh, dan Dusun Pandan. Masing-masing dusun dikepalai oleh "kepala dusoen" yang dipilih melalui mufakat para tokoh desa. Di Dusun Mata iI inilah terdapat mata air yang menjadi sumber air bagi masyarakat untuk irigasi sawah, mandi, atau minum. Mata air ini berada di kaki gunung sangat terkenal dengan kejernihan dan sejarah mistis. Penyanyi dan penyair religius Rafli Kande pernah datang untuk melihat keindahan mata air ini.

Dusun Pandan berbatasan dengan Gampong Kampung Tinggi dan Dusun Pawoh berbatasan dengan Gampong Kampung Paya.

Meski dikelilingi oleh 2 kampung yang mayoritas berbahasa Kluet, sebanyak 99,9% warga Krueng Kluet berbicara dengan bahasa Aceh. Namun perbedaan tersebut tidak membuat antar desa saling mengejek malahan menambah keunikan dari wilayah kecamatan kluet utara.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Nama Krueng Kluet terdiri dari dua kata: 'Krueng' dan 'Kluet'. 'Krueng' adalah bahasa Aceh yang berarti sungai. Sementara 'Kluet' berasal dari bahasa Arab, yaitu 'khalwat' atau yang dalam bahasa Aceh disebut dengan 'kaluet'. Dari kata ini orang kemudian menyingkatnya dengan 'Kluet'. Jadi secara keseluruha desa ini berarti: Sungai tempat kaluet.

Kaluet adalah tradisi lama para ulama besar dalam Islam yang menghabiskan waktunya untuk memuji Tuhan. Mereka mengasingkan diri dari manusia agar biasa berzikir dan selalu mengingat Tuhan. Konon menurut sejarah lisan, di desa ini ada sebuah sungai di mana banyak aulia berkaluet. Sungai inilah yang kemudian disebut dengan Krueng Kluet, hingga nama ini melekat sapai saat ini.

Bangunan Umum[sunting | sunting sumber]

Di Desa Krueng Kluet terdapat antara lain sebuah Masjid yaitu Masjid Nurul Ikhlas. Masjid berada dipersimpangan jalan raya. Selain itu juga terdapat mushalla atau Dayah disetiap dusunnya. kantor desa letaknya berdekatan dengan masjid jarak nya sekitar 40 m. Bangunan karang taruna atau biasa disebut "rangkang pemuda" oleh warga setempat berada di dekat perbatasan dengan Kampung Tinggi.

Referensi[sunting | sunting sumber]