Jalan Lingkar Selatan-Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Berkas:Jalan Pansela.jpg
Suasana Jalan Pantai Selatan Jawa di Kebumen, Jawa Tengah

Jalur Lingkar Selatan-Selatan (JLSS), Jalur Pantai Selatan Jawa (JPSJ),[1] Jaringan Jalan Lintas Selatan (JJLS), Jalur Selatan Kebumen[2] atau Jalur Daendels adalah sebuah jalan lingkar sepanjang 130 kilometer[3] yang menghubungkan antara Kabupaten Cilacap, Kabupaten Kulonprogo, Purworejo dan Kebumen.[3] Jalur tersebut dijadikan sebagai salah satu dari tiga akses menuju Yogyakarta International Airport.[4] Dulunya dikenal sebagai jalan yang padat kendaraan, rawan kecelakaan dan rawan aksi kejahatan kriminal,[3] jalan tersebut kemudian diubah layaknya jalan tol pada masa pemerintahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.[5]

Pembangunannya dimulai pada dimulai sejak Oktober 2015 dan selesai pada Desember 2018.[6] Meskipun demikian, jalan tersebut sudah mulai dibuka pada Juni 2018 untuk arus mudik meskipun belum boleh dilewati bus dan truk.[7]

Jalan lingkar tersebut sempat terkendala dengan ganti rugi lahan.[1]

Jalan ini sudah ada sejak abad ke-4 dan menjadi jalur upeti kerajaan di Pulau Jawa. Jalur ini dipakai oleh Diponegoro ketika melawan Belanda dalam Perang Jawa. Jalan ini dinamai Jalan Daendels bukan merujuk pada Gubernur Jendral Hindia-Belanda Herman Willem Daendels, tetapi pada Augustus Dirk Daendels, asisten residen Ambal, wilayah pecahan dari Bagelen—sekarang masuk wilayah Kabupaten Purworejo—yang menjabat pada 1838. Penamaan ini disengaja untuk menurunkan pamor Diponegoro. Untuk membedakan dengan Jalan Raya Pos yang juga disebut Jalan Daendels, pemerintah kolonial Hindia Belanda menyebut Jalan Daendels selatan sebagai "Jalan Utama".[8]

Referensi[sunting | sunting sumber]