Jakarta Emergency Dredging Initiative

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Jakarta Emergency Dredging Initiative, atau disingkat JEDI, adalah proyek Bank Dunia yang bertugas untuk membenahi sistem drainase di Jakarta. Bank Dunia memperkirakan total biaya proyek sebesar US$ 135.500.000.[1]

Tujuan JEDI[sunting | sunting sumber]

Tujuan dari JEDI adalah untuk:

  • Mengurangi dampak banjir tahunan di DKI melalui rehabilitasi dan pengerukan floodways, saluran air dan cekungan retensi, sesuai dengan standar praktik internasional.
  • Memberikan keahlian teknis melalui pelatihan untuk memperkuat kapasitas pemerintah DKI untuk mengoperasikan dan memelihara sistem pengendalian banjir, sesuai dengan standar internasional.

Rencana kegiatan[sunting | sunting sumber]

Secara umum, JEDI mencakup perbaikan sungai, waduk dan situ di sekitar kawasan Jakarta. Sedikitnya 13 sungai akan dikeruk, waduk maupun situ yang telah dangkal juga akan dikuras. Sungai yang akan dikeruk adalah:[2]

  • Banjir Kanal Barat
  • Cakung Drain
  • Cengkareng Drain
  • Kali Angke
  • Kali Cideng
  • Kali Kamal
  • Kali Sunter
  • Kali Tanjungan
  • Kali Krukut-Kali Cideng-Tanah Sereal
  • Kali Jelakeng-Kali Pakin-Kali Besar
  • Kali Ciliwung Gunung Sahari
  • Sodetan Sentiong Sunter
  • Kali Grogol – Sekretaris

Pemprov DKI juga akan mengeruk 5 waduk yakni Waduk Pluit, Waduk Melati, Waduk Sunter Utara, Waduk Sunter Selatan, dan Waduk Sunter Timur III. Sedangkan situ yang akan dilakukan rehabilitasi antara lain Situ Mangga Bolong, Situ Babakan, Situ Rawa Dongkal dan Situ Cipondoh.[2]


Referensi[sunting | sunting sumber]